Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 11 September 2015

By on September 11, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 312 kali

Market Review Hari Ini – Dengan memanfaatkan data ekonomi US berupa barang-barang impor yang turun, emas kembali menanjak hingga level $1115 semalam. Namun kondisi tenaga kerja di Amerika masih stabil. Selain mencermati kondisi pasar tenaga kerja, prioritas The Fed yang lain adalah menjaga tingkat inflasi sebesar 2% setahun, target yang masih belum tercapai. Dalam beberapa waktu belakangan, perlambatan di China, rendahnya harga minyak, dan penguatan Dollar akan menyulitkan the Fed memenuhi target inflasi, setidaknya dalam waktu dekat.Sedangkan peluang kenaikan suku bunga US masih terbuka di bulan ini meski hanya berkisar sekitar 30%. Kenaikan suku bunga merupakan berita buruk bagi perdagangan emas yang imbal hasilnya tidak berdasarkan bunga. Pelaku pasar terus mencari pentunjuk untuk memperkirakan hasil rapat The Fed. Kecemasan akan pelambatan pertumbuhan ekonomi di China dan data ekonomi variatif menambah ketidakpastian akan waktu kenaikan suku bunga di AS. Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan emas akan test psikologis sekaligus support $ 1100 dan jika ditembus, target selanjutnya $ 1090. Jika sentimen positif, kemungkinan harga emas akan kembali test resistance $ 1120 dan $ 1126.

Semalam EIA melaporkan pasokan minyak mentah di Amerika mengalami penambahan sebanyak 2,6 juta barel dibandingkan ekspektasinya bertambah 900.000 barel. Sedangkan laporan sebelumnya dari API ( American Petroleum Institute ) melaporkan stok minyak mentah di Amerika naik 2,1 juta barel sedangkan prediksi analis naik 300.00 barel. EIA juga melaporkan tingkat suplai di pelabuhan utama untuk pengiriman minyak mentah US, Cushing turun 897.000 barel. Penuruan ini kontras dengan ekspektasi adanya kenaikan 400.000 barel. Sedangkan dalam laporan bulanannya, EIA mengatakan tingkat produksi minyak AS turun 140.000 barel per hari di bulan Agustus dibandingkan bulan sebelumnya. EIA menilai produksi minyak mentah US akan berkurang sampai dengan pertengahan tahun depan dan baru akan meningkat lagi di akhir tahun 2016. Minyak bangkit dari level $ 43 menuju level $ 45, karena adanya peningkatan permintaan bensin, meski masih dibayangi kenaikan persediaan minyak mentah US. Pelemahan dollar juga mendorong kenaikan minyak, sementara Wall Street yang menguat menambah sentimen positif.Secara teknikal, jika sentiment negative, Kemungkinan harga akan kembali diarea $ 45.00. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 46.70.

Goldman Sachs memprediksikan Aussie akan ke 0.67 dalam 6 bulan mendatang. Mereka memperkirakan bahwa RBA akan kembali memotong suku bunga menjadi 1,75% pada pertemuan bulan November mendatang. saat ini aussie masih bergerak di area bawah 6 tahun terakhir. PoundSterling menguat terhadap Dollar US dan Euro setelah Bank of England (BoE) mengatakan waktu kenaikan suku bunga semakin dekat. Para penentu kebijakan BoE tidak goyah melihat perlambatan ekonomi di China dan menilai prospek perekonomian Inggris masih positif. Pernyataan optimis ini muncul berbarengan dengan rilis keputusan bank sentral untuk mempertahankan tingkat suku bunga 0,5% dan hasil voting yang menunjukkan hanya 1 dari 9 pejabat yang mendukung untuk menaikkan suku bunga. Sementara itu Yen melemah terhadap pasangan mata uang utama setelah salah seorang penentu kebijakan Jepang mendukung untuk memberikan pasar stimulus moneter tambahan. Save haven Yen gagal memanfaatkan pelemahan mayoritas bursa saham global.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap up dilevel 21624 dan posisi gap berhasil ditutup hanya dalam beberapa menit saja, sedangkan Shanghai Comp dibuka dengan turun 0,3 %. Bursa Saham Wall Street berhasil menguat pada hari Kamis terbantu penguatan saham Apple dan sektor bio-teknologi, namun penguatan masih terbatas akibat kehati- hatian investor jelang rapat moneter Federal Reserve pada pekan depan. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 21300 dan jika di tembus, kemungkinan harga akan test level support selanjutnya 21000. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan bergerak diarea resistance 21800 dan test psikologis price 22000.

news

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart EURUSD time frame 15 menit, terlihat Formasi Rising Wedge, Kemungkinan penurunan ke 1.12410

Klik gambar untuk memperbesar

EURUSD.mM15

 

Pada Chart USDJPY time frame 15 menit  terlihat Formasi Triangle,  Kemungkinan kenaikan ke 121.150

Klik gambar untuk memperbesar

USDJPY.mM15