Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 11 November 2015

By on November 11, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 342 kali

Market Review Hari Ini – Semakin dekatnya waktu kenaikan suku bunga di AS membuat emas terus tertekan, apalagi setelah rilis data non-farm payrolls yang lebih baik dari ekspektasi. Namun para pelaku pasar juga masih perlu kepastian akan kenaikan suku bunga di bulan Desember seperti keinginan The Fed, terlebih data inflasi yang juga menjadi acuan untuk menaikan suku bunga baru akan dirilis pekan depan. Emas telah mencatat penurunan dalam 9 dari 10 sesi terakhir, sebuah pergerakan yang telah memperlemah outlook teknikal. Para analis menetapkan level terendah 5-1/2 tahun di kisaran $1077/oz yang ditorehkan bulan Juli sebagai support selanjutnya. Suku bunga yang lebih tinggi dapat mengurangi daya tarik emas yang tidak menawarkan bunga, dan sebaliknya akan melambungkan Dollar AS. Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan bisa mengirim emas test support $ 1077 dan test support selanjutnya $ 1070. Jika sentimen positif, kalau ada penguatan maka emas akan test resistance $1100.

Harga minyak mentah kembali melemah hingga level $ 43.58 , pada perdagangan kemarin. Pasokan masih terus membebani pasar menjelang rilis data persediaan AS. Data dari American Petroleum Institute melaporkan persediaan minyak mentah di Amerika mengalami kenaikan 6.3 juta barel, stok bensin turun 3.2 juta barel. Harga minyak langsung terkoreksi dari level $ 44.13 ke level $ 43.59 begitu API melaporkan persediaan minyak di Amerika. Sebelumnya, harga minyak sempat rally ke level tertinggi  pada awal sesi perdagangan AS menyusul ramalan dari National Hurricane Center yang menyebutkan jika badai tropis Kate akan menjadi topan pada Selasa malam. Badai diprediksi akan melewati bagian utara Bermuda dan tetap jauh dari lepas pantai wilayah Pantai Timur AS. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 42.50 dan $ 42.00. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 44.40 dan $ 45.10

Sterling tertekan pada hari Selasa, para trader kembali melihat risiko yang ditimbulkan dari referendum Inggris untuk menentukan keanggotaannya di Uni Eropa. Pembahasan mengenai masa depan Inggris di Uni Eropa memanas setelah PM Inggris mengirim daftar permintaan reformasi ke pimpinan Uni Eropa. Inggris diperkirakan akan mengadakan referendum untuk memutuskan apakah akan bertahan atau keluar dari Uni Eropa atau yang dikenal dengan “Brexit” pada pertengahan 2016, atau lebih cepat dari rencana sebelumnya di tahun 2017. Sebelum referendum tersebut, PM Inggris berusaha untuk memenuhi janjinya semasa kampanye pemilu untuk mereformasi dan negosiasi kembali keanggotaan Inggris di blok 28 negara.

Euro turun mendekati level terendah tujuh bulan, investor mempertimbangkan seberapa besar potensi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve dan kemungkinan penambahan stimulus oleh European Central Bank telah berpengaruh di pasar uang. Euro mendapat tekanan setelah empat anggota dewan ECB mengatakan adanya konsesus jika ECB akan menurunkan suku bunga deposito di bulan Desember. Berbeda dengan ECB, The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga di bulan Desember setelah rillis data tenaga kerja yang apik pada hari Jumat. Fokus trader hari ini adalah pidato Gubernur ECB, Mario Draghi nanti malam jam 20.15 wib.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap up dilevel 22286. Bursa saham AS berakhir sedikit lebih tinggi setelah sesi perdagangan yang choppy pada hari Selasa seiring penguatan di saham-saham kebutuhan konsumen imbangi penurunan di saham Apple dan ketakutan investor terhadap potensi kenaikan suku bunga pada bulan depan. Indeks Dow Jones Industrial Average masih bisa naik 0.16% untuk berakhir di 17,758.21. dan Nasdaq Composite turun 0.24% menjadi 5,083.24. Indeks S&P 500 yang bergerak fluktuatif di sepanjang sesi pada akhirnya ditutup naik 0.15% di 2,081.72 Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 22100. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan melanjutkan kenaikan dan test resistance 22700.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart USDCAD time frame 60 menit  terlihat Formasi Rectangle, Kemungkinan penurunan ke 1.32300

Klik gambar untuk memperbesar

USDCAD.mH1

 

Pada Chart NZDUSD time frame 60 menit, terlihat Formasi Triangle ,  Kemungkinan penurunan ke 0.65000

Klik gambar untuk memperbesar

NZDUSD.mH1

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty