Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 11 Februari 2016

By on February 11, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 266 kali

Market Review Hari Ini – Penguatan emas masih berlanjut pada perdagangan sesi Asia pagi ini yang sempat menyentuh level $ 1214. Tadi malam Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan jika penyesuaian kebijakan moneter hanya akan berjalan secara “bertahap” dan memperingatkan tentang risiko perlambatan global terhadap pertumbuhan AS. Dalam testimoni pertamanya di depan Kongres AS sejak kenaikan suku bunga pada bulan Desember lalu, Yellen mengatakan bahwa pengetatan kondisi keuangan dan ketidakpastian seputar China telah menimbulkan risiko untuk pemulihan AS. Namun kecil kemungkinan Fed harus membalikkan siklus pengetatan kebijakan, tambahnya. Laju kenaikan suku bunga yang lebih lambat bisa membantu bullion, aset yang tidak memberikan imbal hasil. Pasar China masih liburan tahun baru imlek, namun para pembeli dari belahan Asia lainnya tampaknya merespon apa yang disampaikan oleh Janet Yellen. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan emas akan test support $ 1186 dan support berikutnya $ 1175. Jika sentimen positif, kemungkinan emas akan test resistance $ 1219 dan resistance berikutnya $ 1225.

Harga minyak kembali melemah, pada perdagangan sesi Asia pagi ini, minyak menyentuh level $ 26.84 merupakan terendah hampir 13 tahun. seiring kekhawatiran tentang kelebihan pasokan global mengimbangi kejutan data yang menunjukkan penurunan stok minyak mentah AS. American Petroleum Institute melaporkan stok minyak di Amerika mengalami kenaikan 2.4 juta barel, stok bensin naik 3.1 juta barel. Sedangkan laporan versi EIA ( Energy Information Administration )secara tak terduga menunjukkan penurunan 800.000 barrel dalam persediaan minyak mentah pekan lalu akibat impor yang lebih rendah. Yang mematahkan estimasi kenaikan 3,1 juta barrel. Analis mengatakan bahwa dengan kebanyakan bursa saham besar di Asia ditutup pekan ini memperingati Tahun Baru Imlek, harga minyak kemungkinan turun disebabkan absennya permintaan dari trader di China.  Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak bergerak diarea support $ 26.00 dan support berikutnya $ 25.00. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test resistance $ 28.50 dan resistance selanjutnya 29.50.

Dollar berupaya menguat jauhi titik terendah 3 ½ bulan di hari Rabu seiring komentar Fed Yellen yang cenderung bernada positif setelah Yellen menegaskan bahwa ekonomi AS mulai mendekat normal, namun para pelaku pasar masih menantikan petunjuk arah suku bunga AS dari Presiden Fed Janet Yellen. Secara keseluruhan Dollar telah merosot lebih dari 3 persen dalam 2 minggu terakhir seiring ekspektasi kenaikan suku bunga di 2016 mulai pudar. Kecemasan atas kejatuhan harga komoditas, pelambatan ekonomi China dan kesehatan sektor perbankan Eropa turut melemahkan Dollar akibat peralihan arus modal ke aset safe haven seperti Yen.

Teknikal Yen dilihat dari Fibonancci 125 – 75 target 23.5% = 114 telah dilewati, jika penguatan yen masih berlanjut kemungkinan siap test 38.2 % = 106. Meskipun pasar jepang libur namun yen bergerak menguat pada sesi Asia pagi ini menyentuh 112.540 kemungkinan BOJ melakukan intervensi dipasar mata uang atas perintah kementrian keuangan. Penguatan yen sangat signifikan sejak awal bulan ini ketika dilevel 121 dan kurang dari 2 minggu sudah menyentuh level 112.

Dollar Kanada, loonie, melemah terhadap dollar AS mengikuti pergerakan harga minyak yang turun setelah EIA melaporkan penurunan stok minyak AS, namun terjadi peningkatan di pusat pengiriman Cushing Oklahoma. Selain itu, Chairwomen Federal Reserve, Janet Yellen, mengatakan kondisi ekonomi AS masih memberikan peluang untuk menaikkan suku bunga secara bertahap. Dalam testimoninya dihadapan Kongres, Yellen mengatakan ekonomi AS menghadapi ancaman global yang dapat menganggu pertumbuhan dan memaksa The Fed untuk menunda kenaikan suku bunga. Yellen juga menegaskan kenaikan suku bunga masih tergantung data-data ekonomi.

Bursa saham AS memudar di akhir jam perdagangan karena spekulasi bahwa the Fed akan menunda kenaikan suku bunga, yang memicu kekhawatiran baru terhadap kekuatan ekonomi Amerika. Dollar AS melemah dan Treasury naik. Indeks Dow turun 0.6%. Indeks S&P 500 hanya sedikit berubah pada penutupan pasar setelah naik sebesar 1.5%. Indeks Nasdaq menjadi satu-satunya indeks utama AS yang mencatat penguatan, ditutup 0.35% lebih tinggi menyusul rally saham perusahaan teknologi.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart AUDUSD time frame 60 menit terlihat Formasi Descending Triangle, Kemungkinan kenaikan ke 0.71800

Klik gambar untuk memperbesar

AUDUSD.mH1

 

Pada Chart USDCAD time frame H4, terlihat Formasi Triangle,  Kemungkinan kenaikan ke 1.40700

Klik gambar untuk memperbesar

USDCAD.mH4

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty