Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 11 Agustus 2015

By on August 11, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 351 kali

Market Review Hari Ini – Emas kembali bergerak diatas level $ 1100 setelah semalam Wakil Gubernur The Fed Stanley Fischer mengatakan kepada Bloomberg TV bahwa trend deflasioner global “mencemaskan” bagi The Fed, namun hanya satu dari banyak faktor yang diperhatikan oleh bank sentral. Analis mengatakan komentarnya menimbulkan keraguan mengenai peluang kenaikan suku bunga the Fed untuk pertama kalinya dalam 1 dekade bulan depan. Dollar US langsung meresponnya dengan melemah, hal inilah yang meredupkan harapan pelaku pasar terkait kenaikan suku bunga pada bulan depan. Data ekonomi mulai inflasi, indeks harga personal consumption expenditure juga mendapatkan perhatian serius oleh The Fed dalam mempertimbangkan kebijakan suku bunga. Secara teknikal, Jika sentiment negative, oleh aksi taking profit setelah beberapa sesi perdagangan emas mengalami stagnan dan kemarin mengalami penguatan, kemungkinan emas akan bergerak didekat area psikologis price $ 1100 dan ke $ 1090. Jika sentiment positif terus berkembang, emas bisa kembali menguat setidaknya test resistance $ 1110 dan $ 1115

Minyak berhasil naik kembali setelah memanfaatkan melemahnya dollar US karena komentar Wakil Gubernur The Fed Stanley Fischer. Disisi lain penutupan kilang minyak juga mendukung harga minyak kembali naik setelah selama 3 sesi perdagangan, harga minyak terus merosot. Namun lemahnya tingkat permintaan dan pasokan yang masih berlebihan menjadikan harga minyak terbatas dalam penguatannya. Sementara itu jumlah rig di Amerika yang terus meningkat dan data ekonomi China yang buruk memicu kecemasan mengenai tingkat permintaan yang masih lemah. China adalah Negara pengimpor minyak terbesar dunia dan termasuk konsumen minyak terbesar dunia. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga Crude Oil akan test support $ 42.00 dan jika berhasil ditembus akan memicu harga bergerak ke support berikutnya $ 40.00. Jika sentiment positif, kemungkinan harga Crude akan test resistance $ 45.50 dan akan memicu harga bergerak ke $ 46.00

Dollar US melemah terhadap mata uang rivalnya setelah komentar dari Wakil Gubernur The Fed Stanley Fischer. Para pelaku pasar merespon adanya keraguan mengenai waktu kenaikan suku bunga The Fed. Euro terhadap dollar langsung melejit hingga diatas level 1.10000 namun pada sesi perdagangan asia saat ini pergerakan euro terhadap dollar mengalami koreksi tipis didekat 1.10000 ( Monex Trader Platform jam 08.39WIB). sementara itu berita dari China pagi ini bahwa China melemahkan tingkat refensi yuan 1,9% hal ini direspon oleh mata uang aussie dengan melemah dari level 0.74380 turun ke 0.73600. Bank Rakyat China mengatakan akan menjaga yuan pada tingkat ekuilibrium, memperpanjang jam perdagangan untuk yuan, memperkuat peran pasar dalam yuan dan meningkatkan fleksibilitas nilai tukar. New Zealand Dollar terhadap Dollar US juga mengalami pelemahan karena berita dari China. Drop dari level 0.66270 ke 0.65520

Sementara itu negosiasi antara Yunani dengan pihak kreditur internasional mengenai bailout baru, bernilai 86 milyar euro (94 milyar dollar), dapat mencapai kesepakatan pada hari Selasa. Pada headline reuters yang mengutip dari seorang pejabat pemerintah Yunani bahwa pihak Yunani dan para kreditur menyetujui target anggaran utama untuk tahun 2015.

Indeks Saham Hangseng dibuka langsung naik dengan harga tertinggi saat ini di 24805 mengikuti Wall Street yang semalam juga mengalami penguatan karena adanya komentar dari Wakil Gubernur The Fed Stanley Fischer. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 24500 Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan bergerak diarea resistance 25000.

news

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart XAUUSD time frame 30 menit, terlihat Formasi Channel UP, Kemungkinan penurunan ke 1090

Klik gambar untuk memperbesar

XAUUSDM30