Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 10 September 2015

By on September 10, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 340 kali

Market Review Hari Ini – Penguatan Dollar US telah melukai emas yang drop hingga $ 1101. Bursa Asia dan Eropa yang menguat telah memberikan dukungan untuk Dollar US ikut menguat. Ditambah ekspektasi kenaikan suku bunga US oleh The Fed juga meningkat. Rapat regular The Fed akan diadakan minggu depan, 16 – 17 September. Sementara itu bursa saham Amerika yang gagal mengikuti pergerakan bursa Asia dan Eropa, membuat emas menderita hingga $ 1101 dan menjelang bursa Amerika tutup, emas menguat tipis. Saat ini pergerakan emas sesi asia diperdagangkan dilevel $ 1105 ( Monex Trader Platform jam 08.26 wib ). Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan emas akan test level $ 1100 dan jika berhasil ditembus akan memicu harga untuk test psikologis $ 1090. Jika sentimen positif, kemungkinan harga emas akan kembali test resistance $ 1115 dan $ 1120.

Tadi pagi, API ( American Petroleum Institute ) melaporkan stok minyak mentah di Amerika naik 2,1 juta barel sedangkan prediksi analis naik 300.00 barel. Sedangkan untuk laporan dari EIA ( Energy Information Administration ) akan dirilis nanti malam jam 22.00 wib. Dalam laporan bulanan, EIA memperkirakan rata-rata harga minyak WTI tahun ini $49,23 per barel, turun dari proyeksi sebelumnya $49,62. Untuk tahun 2016 diturunkan menjadi $53,57 dari sebelumnya $54,42. Sementara proyeksi harga minyak Brent tahun ini sebesar 54,07 turun dari sebelumnya $54,40. Penguatan bursa saham global membantu menstabilkan harga minyak mentah pada hari Rabu meski kecemasan mengenai kelebihan pasokan minyak global masih menghantui harga minyak. Disisi lain Negara Rusia dan Meksiko tidak akan mengurangi tingkat produksi minyak meskipun harga minyak di level $ 40 – $ 60. Pada sesi perdagangan asia pagi ini, harga minyak bergerak stabil dikisaran $ 44.10. Secara teknikal, jika sentiment negative, Kemungkinan harga Crude Oil akan test support $ 44.00 dan $ 43.30. Jika sentiment positif, kemungkinan minyak test level $ 45.50

Pada sesi asia, berita ekonomi yang dirilis dari benua Australia, employment change, aktulnya 17.4 K dibandingkan prediksinya 5.2 K dan Unemployment Rate, aktualnya 6.2% sedangkan prediksinya 6.2 %. Untuk data ekonomi dari China yang dirilis adalah CPI Tahunan, aktulnya 2.0% dibandingkan prediksinya 1.9% dan PPI Tahunan, aktualnya -5.9% sedangkan prediksinya -5.6%. Aussie langsung menguat ke level 0.69860, Aussie kembali memangkas pelemahan yang sempat menyentuh level 0.69080.  sementara itu Bank Sentral Selandia baru tadi pagi mengumumkan suku bunga baru 2.75% sesuai dengan prediksi para analis, kalau  RBNZ akan memangkas suku bunga dari 3.00% ke 2.75 %. Harga NZD terhadap Dollar US, langsung melemah tajam hingga level 0.62750 dan pelemahannya berlanjut hingga sesi Asia, 0.62560. RBNZ menginginkan inflasi lebih tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang seimbang.

Pejabat BOJ berkomentar terhadap pergerakan harga minyak yang berfluktuasi akan mempengaruhi inflasi jepang juga ikut berfluktuasi, penurunan harga minyak telah memberikan tekanan ke bawah inflasi Jepang. Sterling melemah terhadap dollar dan euro pada hari Rabu setelah data menunjukkan output sektor manufaktur turun tajam di bulan Juli, mengurangi tekanan pada Bank of England untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Data hari Rabu menambah sejumlah data negatif dari Inggris dalam beberapa pekan belakangan yang telah mendorong mundur ekspektasi investor terhadap waktu kenaikan suku bunga oleh BoE hingga pertengahan tahun depan, dari sebelumnya diperkirakan pada awal tahun 2016. Pelemahan sektor manufaktur telah meningkatkan ketergantungan Inggris pada sektor jasanya yang dominan untuk menggerakkan perekonomian, namun performa sektor jasa juga mengecewakan: pekan lalu, PMI sektor jasa menyentuh level rendah 2-tahun. Agenda hari ini adalah Rapat BOE dilanjutkan publikasi hasil rapat dan suku bunga Inggris jam 18.00 wib.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap down dilevel 21577, sedangkan Shanghai Comp dibuka dengan turun 1,6 %. Bursa Saham Wall Street di awal perdagangan sempat menguat 1%, dan mulai melemah di awal sesi siang. Indeks Dow Jones melemah 239,11 poin atau 1,45% menjadi 16.253,57, S&P 500 kehilangan 27,37 poin atau 1,39% menjadi 1.942,04, dan Nasdaq turun 55,40 poin atau 1,15% menjadi 4.756,53. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 21200 dan jika di tembus, kemungkinan harga akan test level support selanjutnya 21000. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan bergerak diarea resistance 21800 dan test psikologis price 22000.

news

 

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart XAUUSD time frame 240 menit, terlihat Formasi Descending Triangle, Kemungkinan penurunan ke 1100.00

Klik gambar untuk memperbesar

XAUUSD.mH4

 

Pada Chart EURUSD time frame 240 menit  terlihat Formasi Triangle,  Kemungkinan kenaikan ke 1.12900

Klik gambar untuk memperbesar

EURUSD.mH4

 

Pada Chart GBPUSD time frame 60 menit, terlihat Formasi Triangle, Kemungkinan penurunan ke 1.53150

Klik gambar untuk memperbesar

GBPUSD.mH1