Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 1 September 2015

By on September 1, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 316 kali

Market Review Hari Ini – Emas kembali kokoh pada sesi perdagangan asia pagi ini. Rebound dari $1134 pada awal sesi asia dan melaju diarea $1140 ( Monex Trader Platform jam 08.09 WIB ). Dipicu oleh data Manufacturing China yang dirilis pagi ini. Kemarin malam emas sempat melemah hingga level  $ 1125. Kemungkinan The Fed untuk menaikan suku bunga bulan September ini masih terbuka saat konferensi bank sentral di Jackson Hole pada akhir minggu lalu. Beberapa data ekonomi Amerika yang dirilis minggu ini akan menjadi perhatian investor emas serta data penting Nonfarm Payrolls yang dirilis Jumat ini. Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan harga emas mengalami koreksi dan test level $ 1128 dan jika berhasil ditembus akan memicu harga untuk test level selanjutnya $ 1121. Jika sentimen positif, kemungkinan harga emas akan kembali test resistance $ 1146 dan jika ditembus akan memicu test level selanjutnya ke $ 1152.

Minyak masih perkasa melanjutkan penguatannya hampir 9% dalam 3 hari beruntun. Goldman Sachs memberikan komentarnya bahwa penurunan produksi minyak di Amerika bisa memicu para pelaku pasar untuk melakukan pembelian ketika harga rendah dan tetap mewaspadai jika suatu saat data EIA dan API terjadi kenaikan produksi minyak di Amerika, maka harga akan kembali dibawah level $ 45. Sementara itu OPEC mengatakan siap berbicara dengan produsen minyak lainnya mengenai rendahnya harga minyak. Secara teknikal, jika sentiment negative, faktor taking profit bisa memicu harga minyak mengalami koreksi. Kemungkinan harga Crude Oil akan test support $ 47.00 dan jika berhasil ditembus akan memicu harga bergerak ke support berikutnya $ 46.50. Jika sentiment positif terus berkembang, kemungkinan harga minyak akan mencoba psikologis price $ 50.00 dan jika berhasil ditembus, kemungkinan minyak akan bergerak diarea $ 51.00 serta akan mencoba bertahan diatas level $ 50-an.

Dollar US bergerak fluktuatif semalam, data aktivotas manufaktur di area Chicago tumbuh lebih lambat dari ekspektasinya di bulan agustus. Fokus hari ini adalah RBA akan mengumumkan rate terbaru nanti jam 11.30 wib. Pergerakan aussie menguat perlahan menjelang data rilis building approvals. Beberapa analis memperkirakan bahwa RBA hari tidak akan merubah tingkat rate sebesar 2.0%.

Hari ini ada beberapa data ekonomi yang dirilis : RBA rate, beberapa data ekonomi dari kawsan Eropa, data manufacturing PMI Inggris, GDP Canada, ISM Manufacturing PMI Amerika. Selain itu data Nonfarm Payrolls US yang dirilis Jumat ini akan dinantikan oleh para pelaku pasar dan tindakan The Fed selanjutnya setelah rilis data Nonfarm untuk merumuskan apakah menaikan suku bunga US atau tidak ? patut kita simak pertemuan The Fed pada pertengahan bulan ini.

Indeks Saham Hangseng dibuka dilevel 21316 Sedangkan Shanghai Comp dibuka turun 1.5%. Sementara itu pagi ini Indeks Dow Jones melemah akibat kecemasan siklus kenaikan rate The Fed. Saham dari sector energy yang melambung tidak mampu mengangkat bursa Wall Street. Peluang kenaikan suku bunga The Fed masih terbuka setelah komentar beberapa pejabat The Fed dalam konferensi bank sentral di Jackson Hole. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 21000 dan jika di tembus, kemungkinan harga akan test level support selanjutnya 20900. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan bergerak diarea resistance 21700.

news

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart AUDUSD time frame 30 menit, terlihat Formasi Channel Down, Kemungkinan kenaikan ke 0.71600

Klik gambar untuk memperbesar

AUDUSD.mM30

 

Pada Chart USDCHF time frame 60 menit  terlihat Formasi Rising Wedge,  Kemungkinan penurunan ke 0.95800

Klik gambar untuk memperbesar

USDCHF.mH1

 

 

Pada Chart XAUUSD time frame 60 menit  terlihat Formasi Triangle,  Kemungkinan kenaikan ke 1146.50

Klik gambar untuk memperbesar

XAUUSD.mH1