Mari Cermati 5 Faktor ini untuk Tekan Risiko Investasi Properti

By on September 20, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 483 kali

Investasi Properti – Sekarang ini, bisnis di bidang properti dianggap sebagai salah satu pilihan investasi paling baik. Rasanya, investasi yang satu ini tidak ada matinya. Selama masih banyak orang yang membutuhkan tempat berteduh dari teriknya matahari dan dinginnya hujan, maka bisnis investasi ini akan terus berjalan. Bahkan diprediksi investasi properti di 2014 lebih besar daripada tahun lalu. Apalagi kalau bukan karena pertumbuhan penduduk dan permintaan akan kebutuhan properti yang berbanding lurus. Bahkan Indonesia dinyatakan sebagai salah satu negara yang memiliki potensi sebagai tujuan investasi yang menguntungkan, menurut survey Japan Bank for International Cooperation atau JBIC.

Sayangnya, investasi properti juga tidak jauh-jauh dari risiko. Meskipun terbilang cukup aman, rasanya riskan sekali jika kita mengabaikan risiko, sekecil apapun itu. Investasi properti jelas ditentukan oleh faktor-faktor penting. Anda perlu mencermati 5 faktor ini untuk tekan risiko investasi properti:

Lokasi Properti

Sebidang tanah atau bahkan sebuah properti yang memiliki ciri yang sama di beberapa tempat belum tentu memiliki harga yang sama pula. Tanah yang bertempat di kota tidak sama dengan yang berada di desa. Tanah-tanah yang berada di wilayah pusat bisnis adalah yang memiliki harga paling besar. Ini dikarenakan banyaknya peminat dan liquiditas yang lebih cepat. Namun sebagai investor properti, Anda juga perlu cermat dalam membidik lokasi-lokasi yang memiliki potensi menjadi strategis dalam beberapa waktu mendatang. Misalnya saja, daerah pinggiran kota yang memiliki akses transportasi dan juga pertumbuhan fasilitas-fasilitas umum disekitarnya.

Properti Bebas Sengketa

Ingat! Jangan pernah mau membeli properti yang tidak jelas statusnya. Misalnya saja, properti yang masih dalam perkara sengketa atau masih menjadi jaminan penggadaian pada pihak lain. Sesuai dengan tema artikel ini, Anda sangat perlu untuk memperhatikan faktor ini untuk membatasi risiko Anda. Sangat tidak dianjurkan untuk membeli tanah sengketa, karena risiko yang akan terjadi di kemudian hari bisa bertambah besar.

Memeriksa Dokumen atau Surat-Surat Tanah Lengkap

Dalam investasi jual-beli properti, unsure legalitas memegang peranan yang sangat penting. Ini tugas Anda untuk memeriksa kelengkapan dokumen properti yang Anda beli, termasuk: Sertifikat tanah, surat Izin Mendirikan Bangunan, blueprint properti, dan juga SPPT PBB di tahun terakhir.

Berasumsi Return Hasil Investasi Properti

Investasi properti yang ideal adalah yang dapat memberikan keuntungan. Biasanya pendapatan dari investasi ini dapat berupa return dari uang sewa dan potensi kenaikan harga di kemudian hari. Kemudian prediksi asumsi return hasil investasi yang bisa Anda dapatkan dari selisih harga jual-beli properti tersebut.

Biaya yang Dikeluarkan

Selain modal untuk membeli properti, nyatanya Anda harus mengeluarkan sejumlah biaya seperti: dana PBB tahunan, perawatan dan renovasi, kebersihan, tagihan listrik dan yang lainnya. Sebaiknya usahakan untuk dapat menekan biaya tersebut serendah mungkin.

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty