Manakah Yang Harus Anda Pilih, Investasi Reksadana Atau Deposito?

By on June 7, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 1,324 kali

Edukasi dalam dunia investasi dan pasar modal nampaknya harus mulai diperkenalkan ke masyarakat. Saat ini, sudah banyak instrumen ataupun sarana untuk berinvestasi bagi Anda yang ingin mencoba peruntungan di dunia ini. Dua dari sekian banyak sarana investasi ini adalah investasi Reksadana dan Deposito. Kedua sarana investasi ini memang memiliki tujuan yang sama yaitu sebagai wadah bagi para investor menanam modal yang dimilikinya, kemudian modal itu disalurkan ke suatu portofolio investasi agar modal itu dapat berkembang nantinya.

Lalu, apakah yang membedakan Investasi Reksadana dan Deposito? Manakah yang lebih baik, Investasi Reksadana Atau Deposito? Jika membicarakan mana yang lebih diantara kedua sarana investasi ini, mari kita terlebih dahulu mengerti sistem yang dimiliki masing-masing. Mari kita mengulik Reksadana terlebih dahulu. Pada dasarnya, Reksadana dibagi menjadi beberapa macam investasi dan masing-masing jenisnya memiliki tingkat resiko, return, dan jangka waktu yang berbeda. Dalam Reksadana, dana yang Anda miliki akan dipakai untuk membeli produk Reksadana, seperti obligasi, saham, dan lainnya.

Berbeda dengan Reksadana, Deposito adalah produk investasi perbankan yang nantinya akan menyalurkan modal Anda ke dalam bentuk kredit. Perbedaan lainnya antara Investasi Reksadana dan Deposito adalah keuntungan yang diperoleh. Jika keuntungan dalam deposito dapat diprediksi sesuai dengan jangka waktu dan kesepakatan, maka keuntungan Reksadana tidak dapat dipredeksi karena bergantung dengan kondisi pasar modal yang berubah-ubah. Kemudian, modal yang ditanamkan pada investasi deposito nantinya akan dikelola langsung oleh pihak bank yang bersangkutan kemudian modal itu dijual ke pihak lain. Sedangkan proses berlangsungnya investasi di Reksadana cukup berbeda. Pengelolaan dana akan dipegang oleh Manajer Investasi, namun bank Kustodianlah yang nantinya akan menyimpan seluruh dana tersebut. Selanjutnya Manajer Investasi akan berperan sebagai penganalisa dan pengevaluasi laporan yang nantinya akan disampaikan kepada sang investor.

Ketika berbicara tentang resiko, lebih beresiko yang manakah, Investasi Reksadana atau Deposito? Keduanya memang beresiko, namun sepertinya Investasi Reksadana lah yang paling beresiko jika dibandingkan dengan deposito. Namun resiko yang besar ini berbanding lurus dengan return yang besar pula. Ketika berinvestasi di Reksadana, Anda harus mempunyai strategi yang baik. Misalnya saha Ana membeli sebuah produk Reksadana saat harganya sedang turun, kemudian menyimpannya dalam jangka waktu yang Anda inginkan, kemudian produk Reksadana itu dijual ketika harganya sedang naik.

Sampai disini saja, Anda mungkin dapat menentukan manakah yang lebih cocok untuk Anda, Investasi Reksadana atau Deposito? Ini semua kembali kepada keputusan Anda, inginkah menantang resiko itu ataukah bermain-main di titik aman dengan berinvestasi di deposito. Pikirkan kembali dengan matang sebelum berinvestasi ke salah satu dari dua sarana investasi ini.

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty