Liburan Keliling Indonesia Dengan Low Budget

By on June 8, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 2,247 kali

Perencanaan Keuangan – Banyak tujuan yang ingin dikunjungi saat memiliki rencana liburan. Salah-satunya adalah mimpi untuk bisa berkeliling Indonesia. Sayangnya, masalah keterbatasan dana dan waktu menjadi kendala setiap orang untuk melakukannya. Bagaimana caranya bisa berkeliling Indonesia dengan bujet murah, namun dapat dilakukan dalam waktu singkat tanpa mengangu jatah cuti.

Terdiri dari belasan ribu pulau dan terkenal dengan keindahan alamnya, banyak wilayah Indonesia yang menjadi destinasi wisata favorit untuk liburan. Sayangnya, keterbatasan bujet dan waktu seringkali jadi hambatan terbesar bagi para pelancong untuk melakukannya. Ternyata, meskipun melancong keliling Indonesia tidaklah murah, namun Anda tetap bisa melakukannya dengan bujet yang pas-pasan.

Berkeliling ketika musim sepi, bermalam di hostel, bersantap di toko kelontong adalah beberapa cara yang dapat Anda gunakan agar tidak bikin kantong Anda jebol. Langkah apa lagi yang bisa dilakukan? Agar kocek tetap aman saat liburan.

1. Perjalanan singkat di musim sepi

Dibanding berlibur dalam waktu yang panjang di musim liburan, bepergian dalam waktu singkat ke tempat-tempat wisata di Indonesia pada musim sepi atau non-liburan malah bisa menghemat bujet Anda secara drastis. Penyebabnya adalah hampir semua tarif untuk berbagai penginapan dan moda transportasi umum sudah pasti naik ketika musim liburan.

2. Tetapkanlah tujuan tertentu

Agar tidak dibingungkan oleh begitu banyaknya destinasi wisata di Indonesia, ada baiknya untuk membuat tujuan utama liburan terlebih dahulu. Sebagai contoh, jika Anda adalah pencinta selancar air dan tujuan utama liburan tahun ini adalah berselancar di berbagai pantai di Indonesia, maka Pantai Plekung (Jawa Timur), Pulau Nias (Sumatera Utara), Pantai Uluwatu (Bali) dan Kepulauan Mentawai (Sumatera Barat) dapat masuk ke dalam daftar tempat wisata yang akan dikunjungi per perjalanan singkat.

3. Cek dan buat daftar biaya

Setelah memiliki tujuan utama liburan—dalam contoh kali ini adalah berselancar air, langkah berikutnya yang perlu dilakukan adalah cek biaya total dari masing-masing perjalanan singkat yang akan dilakukan.

Sebagai contoh, jika biaya total untuk mengunjungi Pantai Uluwatu pada bulan Januari adalah sebesar Rp10 juta, sedangkan biaya total untuk mengunjungi tempat tersebut hanya sebesar Rp5 juta pada bulan Juni. Di sisi lain, biaya total untuk mengunjungi Kepulauan Mentawai pada bulan Januari adalah Rp4 juta dan pada bulan Juni adalah Rp12 juta, maka Anda dapat mengunjungi Kepulauan Mentawai pada bulan Januari dan Pantai Uluwatu pada bulan Juni.

4. Pesan tiket dan penginapan sejak lama

Setelah cek harga tiket dan penginapan, sebaiknya Anda segera membeli tiket dan memesan kamar sesegera mungkin, karena biasanya tarif murah hanya berlaku dalam masa promosi. Jika sudah mendekati hari liburan tersebut, maka tarif promosi tersebut sudah tidak berlaku. Ada cara lain yang bisa dicoba, misalnya menginap di rumah teman atau kerabat yang tinggal di lokasi tempat liburan. Namun, kabarkan mereka dari jauh-jauh hari agar tidak mendadak.

5. Lebih hemat jika punya perlindungan

Setelah transportasi dan akomodasi tersebut siap, langkah berikutnya adalah pemberian perlindungan untuk masing-masing perjalanan liburan yang dilakukan. Anda tentu tidak tahu risiko apa yang bisa terjadi dalam perjalanan Anda. Namun dengan membeli asuransi perjalanan, Anda akan mendapatkan proteksi selama liburan, sehingga bisa lebih tenang di dalam beraktivitas.

Apakah sudah mendapat gambaran kemana tujuan liburan yang akan Anda tuju? Selain mengatur rencana dan menghitung biaya yang diperlukan, jangan lupa untuk membandingkan. Agar Anda bisa lebih hemat dan nyaman dalam melakukan perjalanan liburan.

 

Sumber: cekaja.com