Lebih Untung Mana, Jual Beli Rumah untuk Investasi atau Disewakan?

By on November 11, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 455 kali

Investasi Properti – Lebih untung mana, jual beli rumah untuk investasi atau disewakan? Jawaban untuk pertanyaan ini bisa berbeda-beda. Alasannya karena investasi properti sangat berkaitan erat dengan faktor pendukung. Mulai dari budget hingga strategi Anda.

Jadi, sebelum menemukan jawabannya Anda perlu membuat rincian detail dan penjabaran masing-masing pilihan. Berpedomanlah pada tingkat permintaan dan kebutuhan pasar. Bekali diri dengan informasi terkait perkembangan properti, tren dan trik jitu meraup keuntungan. Lebih jelasnya, mari kita uraikan beberapa poin penting untuk menjawab pertanyaan di atas.

Investasi Jual Beli Rumah

Investasi satu ini berkaitan erat dengan kondisi rumah. Rumah baru, second atau sudah direnovasi sedemikian rupa agar lebih menarik. Semakin baik kondisi rumah, maka akan semakin tinggi nilai jualnya. Belum lagi jika rumah memiliki tambahan fasilitas dan lokasi yang strategis.

Berbisnis jual beli rumah tentunya butuh budget yang sangat besar. Bila ingin mendapatkan keuntungan tentu harus memiliki strategi jitu yang akurat. Jika tidak kerugiannya tidak main-main dan bisa bikin frustasi. Anda bisa mendapatkan rumah untuk diperjualbelikan dengan membeli tanah atau membeli rumah jadi.

Anda perlu tahu keuntungan berinvestasi jual beli rumah memiliki added value sekitar 15-20 persen. Contohnya, Anda membeli tanah di lokasi strategis seharga Rp200 juta. Nilai bangunan yang dikembangkan sekitar Rp150 juta. Berdasarkan cost, total nilai properti Rp350 juta.

Dari total tersebut setidaknya rumah harus terjual sekitar Rp410 juta. Dengan demikian added value (nilai tambah) yang Anda peroleh sekitar 18%. Ini sudah cukup menguntungkan untuk investasi jual beli rumah.

Investasi Penyewaan Rumah

Penyewaan rumah biasanya untuk dikontrakkan atau kos-kosan. Investor yang memilih alternatif ini umumnya melihat berbagai faktor menguntungkan. Baik itu untuk masa sekarang atau masa depan. Jika Anda memilih cara ini perlu jeli dalam melihat pasar dan menerapkan strategi tepat.

Jika bangunan rumah berada di lokasi yang sangat strategis, investor lebih suka menunggu. Lokasi strategis yang ramai, infrastuktur memadai dan berkembang pesat akan menaikkan nilai jual properti tiap tahun. Agar keuntungan berlipat, tentu menunggu adalah cara terbaik.

Sambil menunggu, rumah banyak dimanfaatkan untuk disewakan. Dengan demikian keuntungan jadi lebih banyak lagi. Contohnya harga jual rumah ditetapkan Rp410 juta. Jika disewakan minimal rumah seharga Rp16,4 juta pertahun. Dengan demikian Anda mendapatkan keuntungan 4%. Tingkat sewa rumah berkisar antara 3-5 persen per tahun.

Setelah waktu sewa habis di tahun berikutnya, Anda bisa menjual rumah. Bila added value 15%, maka rumah bisa dijual dengan harga Rp470 juta. Lebih untung mana, jual beli ruamh untuk investasi atau disewakan? Tergantung pilihan dan strategi Anda.

Seberapa Banyak Properti yang Dimiliki?

Selain melihat keuntungan, Anda juga perlu mengukur kemampuan diri. Bila Anda punya budget besar bisa membeli sejumlah rumah sekaligus. Anda bisa langsung menjualnya dan memanfaatkan keuntungan untuk berinvestasi lagi. Cara ini jauh lebih simple karena Anda tidak dipusingkan dengan manajemen dan pengelolaan rumah terlalu detail.

Tapi jika Anda hanya bisa membeli satu atau dua rumah, bisa menunggu sambil disewakan terlebih dahulu. Bersabarlah untuk mendapatkan keuntungan berlipat. Jangan lupa pengelolaan yang baik agar rumah cepat laku dan terjaga kondisinya.

Perhatikan Faktor Penting Lainnya

Poin terakhir sebelum memutuskan pilihan ialah faktor penting lainnya. Di antaranya seperti lokasi banguan yang strategis, fasilitas memadai, kondisi lingkungan yang aman dan nyaman. Cek juga bagaimana propek perkembangan kawasan sekitar dalam beberapa tahun ke depan. Lalu sesuaikan investasi yag dipilih dengan besaran modal yang dimiliki. Jangan lupa untuk selalu mengupdate informasi terbaru dan belajar terkait investasi properti. Dari penjelasan di atas, lebih untung mana, jual beli rumah untuk investasi atau disewakan?