Lebih Dekat Lagi Mengenal Investasi Reksadana

By on April 1, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 3,284 kali

Investasi reksadana adalah satu bentuk investasi yang bisa anda pilih. Reksadana mempunyai bentuk penawaran seperti pengelolaan resiko, mendapatkan kemudahan dalam bidang intrumen investasi yang anda pilih, mendapatkan suatu hasil dari investasi yang dapat berupa saham, pasar  uang dan obligasi ataupun dapat ketiga-tiganya. Ada tiga hal penting dalam bidang reksadana yaitu yang pertama adalah kumpulan dana dari masyarakat, baik dari pihak individu atau perseorangan dan bisa juga suatu lembaga institusi. Hal kedua yakni, investasi bersama yang telah disetujui. Lalu hal ketiga adalah, adanya manager investasi. Yang dimaksud dengan hal ini adalah orang yang ditugaskan sebagai pengelola dana masyarakat. (investor).

Yang perlu kita ketahui tentang reksadana adalah, menurut para ahli, reksadana memiliki keuntungan yang lebih tinggi daripada sistem menabung pada umumnya. Namun yang perlu juga anda ketahui adalah membuka investasi reksadana berarti akan membuka juga peluang dan resiko yang lebih tinggi dari deposito atau tabungan pada umumnya. Namun, peluang hasil yang akan anda dapatkan juga bisa lebih tinggi dari tabungan biasa. Situasi ini cocok dengan bunyi sebuah pepatah: high risk high return, low risk low return. Karena tujuannya yang untuk umum, reksadana umumnya dikondisikan terjangkau, baik dari sisi nilai, kemudahan, dan sarana investasinya. Lalu, untuk membelinya, tidak usah terlalu bingung, anda bisa mendatangi bank-bank seperti bank Mandiri, HSBC ataupun Commonwealth. Bila anda ingin membeli reksadana secara online, anda bisa memilih bank Commonwealth, karena bank ini mempunyai fasilitas internet banking.

Bila anda tertarik untuk membeli reksadana, kenali dulu kebutuhan anda sendiri. Apakah anda membeli reksadana untuk biaya kuliah anak, untuk berlibur. Memiliki rumah atau kebutuhan-kebutuhan anda yang lain. Reksadana sendiri terdiri dari empat macam yaitu Reksadana Pasar Uang yang masuk dalam kategori paling cepat waktunya atau short term. Imbal hasil dari reksadana jenis ini adalah 7% pertahun dengan jangka waktu kurang dari 5 tahun. Lalu ada Reksadana Pendapatan Tetap atau kategori medium term dengan imbal hasil 10% pertahun untuk jangka waktu 5 sampai 10 tahun. Reksadana Campuran, masuk sebagai kategori long term dengan imbal hasil 20% pertahun dalam jangka waktu dibawah 10 tahun. Yang terakhir, Reksadana Saham yaitu termasuk juga kategori long term. Imbal hasil jenis ini adalah 25% pertahun dalam jangka waktu dibawah 10 tahun. Bila anda ingin info lebih dalam, anda bisa langsung mengunjungi bank-bank yang menjual reksadana untuk anda gunakan sebagai investasi reksadana.