Kriteria Memilih Investasi Reksadana Yang Sesuai Dengan Anda

By on February 14, 2017 | Artikel ini Sudah di baca 465 kali

Investasi Reksadana – Pertanyaan yang kerap kali dikemukakan ketika membahas Reksadana adalah bagaimanakah memilih investasi Reksadana yang paling baik. Nyatanya, tidak semua orang dapat memilih investasi Reksadana dalam sekali lihat saja. Akibatnya, sebagian orang yang berencana untuk berinvestasi malah mengurungkan niatnya karena kebingungan. Karena itu, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu kriteria memilih investasi Reksadan yang tepat.

Sebenarnya kriteria memilih investasi Reksadana ini adalah sesuatu yang subjektif dan tergantung terhadap pertimbangan masing-masing orang yang biasanya didorong oleh prioritas keuangan dan kebutuhan yang berbeda-beda. Namun, ini dia kriteria memilih investasi Reksadana yang dapat membantu Anda.

Pertama, ingatlah jika banyak sekali jumlah produk dalam berinvestasi di Reksadana. Hampr semuanya memiliki berbagai tawaran yang beragam disertai dengan iming-iming yang besar. Akhir 2012 kemarin, total dari produk Reksadana yang ada di Indonesia adalah 754 produk yang dikelola oleh 73 manajer investasi menurut data Bapepam. Benar-benar jumlah yang tidak sedikit.

Kedua, Anda tentu kebingungan bukan ketika memilih manakah produk yang paling tepat. Coba cari tahu berapa lama Reksadana-Reksadana tersebut berdiri. Pilihlah yang diatas sudah berdiri diatas 5 tahun. Kenapa begitu? Cyclical adalah sifat dasar pasar modal. Bisa saja pasar modal sedang naik atau bahkan sedang turun. Anda tentu menginginkan Reksadana yang pernah melewati kedua masa itu. Reksadana tersebut dikatakan tahan banting jika bisa melewati kedua masa itu tanpa gagal.

Ketiga, ubah mindset Anda. Kebanyakan orang yang terjun ke dunia investasi biasanya menempatkan tingkat keuntungan sebagai faktor utamanya. Namun, dengan begitu Anda dapat dengan mudah termakan iming-iming oleh Reksadana yang mempromosikan diri dengan return yang tinggi. Perlu diingat jika return yang tinggi berarti resikonya pun tinggi pula. Anda harus dapat memikirkan kedua rasio tersebut. Pililah Reksadana yang memiliki return yang biasa saja namun beresiko rendah jika Anda baru saja memulai berinvestasi.

Keempat, akses pembelian reksadana yang mudah. Anda memerlukan proses pembelian yang mudah, karena investasi harus dilakukan secara rutin setiap bulannya. Jika aksesnya tidak mudah, maka jadwal investasi rutin Anda akan menjadi terganggu dan tidak lancar. Akses mudah dapat dikategorikan dengan pembelian secara online atau ada tidaknya fasilitas auto-invest.

Kelima, banyak dana kelolaan Reksadana. Besarnya kepercayaan dari institusi pemodal dan masyarakat ditujukan dari besarnya dana yang dikelola Reksadana tersebut. Biasanya, pemodal institusi kebanyakan mengisi Reksadana dengan dana kelolaan besar. Jadi dapat dikatakan, kriteria Reksadana yang baik adalah yang banyak diisi oleh pemodal institusi.

Itulah dia sedikit kriteria memilih investasi Reksadana yang bisa Anda terapkan. Jika Anda mempunyai kriteria tersendiri yang sesuai dengan tujuan finansial Anda, terapkanlah kriteria tersebut.