Kombinasi Analisa Fundamental dan Teknikal

By on September 21, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 404 kali

Investasi Forex – Hal yang sangat penting untuk diperhatikan dan dipertimbangkan dalam keputusan yang akan diambil di dunia pasar forex adalah balance antara analisa fundamental dan teknikal. Mengapa? Karena dengan keseimbangan kedua analisa tersebut akan menjadi acuan yang mendekati akurasi tepat atas keadaan pasar forex tadi. Sebelumnya agar lebih mudah memahami, berikut pembahasan singkat mengenai kedua jenis analisa dan karakteristiknya.

Analisa fundamental dan teknikal

Analisa fundamental secara sederhana adalah analisa yang didasarkan pada perkembangan isu-isu terkini, yang akan mempengaruhi perilaku para pelaku pasar forex secara tidak langsung. Dalam teorinya disebutkan bahwa analisa fundamental yaitu analisa untuk memprediksikan perubahan atau fluktuasi harga forex dengan menelaah berbagai informasi terkait dengan keadaan ekonomi, seperti laporan keuangan, berita ekonomi, berita politik termasuk kebijakan-kebijakan pemerintah yang akan berdampak pada keadaan ekonomi. Jadi dengan analisa fundamental akan didapatkan pemahaman mengenai ukuran penting dari kinerja uang yang bisa diketahui melalui laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas.

Karakteristik dari analisa fundamental adalah analisanya yang menyeluruh dari aspek-aspek yang ada dalam perdagangan forex dan sifatnya berjangka waktu panjang. Sehingga para pelaku perdagangan forex  yang lebih dikenal sebagai trader, akan lebih banyak diuntungkan jika menggunakan analisa fundamental untuk memetakan kemungkinan keadaan pasar forex. Namun sayang, dalam aplikasinya analisa ini memerlukan waktu yang banyak untuk mengumpulkan informasi-informasi yang ada, dan akan sarat dengan subyektifitas karena banyaknya pendapat orang-orang, terutama dalam berita-berita dan pendapat terkait keadaan ekonomi dan politik.

Analisa teknikal yaitu analisa yang menggunakan indikator histori data yang akan menjadi acuan perkiraan keadaan pasar ke depannya. Indikasi-indikasi tersebut antara lain grafik fluktuasi harga pasar sebelumnya, Moving Average, Moving Average Convergence Divergence (MACD), Relative Stregth Index (RSI), dan indikasi lainnya. Semua indikasi ini biasanya ditunjukkan dalam sebuah grafik untuk memudahkan membaca dan menganalisastatus kondisi pasar. Pada dasarnya analisa teknikal ini mengandalkan data yang logis dari sejarah perdagangan forex. Tetapi justru hal tersebut juga yang menjadi kelemahan dari analisa ini. Karena analisa teknikal melihat sejarah data, yang kemudian digunakan sebagai acuan memprediksikan keadaan pasar dan pergerakan perdagangan yang belum tentu sama keadaannya dengan yang sudah berlalu. Di sisi lain, analisa ini juga sangat memerlukan keahlian dalam membaca data grafik, padahal keahlian membaca grafik ini belum tentu sesuai metodenya untuk semua jenis grafik, apalagi untuk melakukan analisa teknikal diperlukan banyak data untuk dianalisa secara silang untuk mendapatkan tingkat akurasi yang tinggi.

Penerapan analisa fundamental dan teknikal secara kombinasi

Masing-masing analisa memiliki karakteristik masing-masing, dari sisi positif maupun negatifnya. Namun, jika keduanya dikombinasikan untuk memprediksikan pasar, akan didapatkan hasil analisa yang lebih baik dan akurat. Dengan penerapan prinsip analisa fundamental yang mmperhatikan isu-isu dan berita yang sedang hangat, memungkinkan membawa pengaruh pada nilai mata uang yang menjadi objek perdagangan forex itu sendiri. Pertimbangan dari  isu yang sedang hangat, yang akan memberikan referensi kemungkinan perkembangan dan dampaknya tadi akan diperkuat dengan analisa terhadap data grafis dari keadaan ekonomi periode sebelumnya. Pertimbangan logis berdasarkan  data dan fakta tadi akan saling melengkapi. Dengan hasil dari kedua analisa tersebut dapat menjadi referensi yang akurat untuk membantu para trader memutuskan tindakan selanjutnya dengan aset mereka, apakah akan dijual, atau membeli atau justru menunggu hingga keadaan lebih menguntungkan nantinya. Jadi, keuntungan bisa diperoleh dari balance antara analisa fundamental dan teknikal.

Incoming search terms: