Kisah CEO AirAsia yang Dapat Menginspirasi Anda

By on December 11, 2014 | Artikel ini Sudah di baca 3,309 kali
Tony Fernandes

Inspirasi – Siapa yang tidak mengenal Tan Sri Anthony Francis Fernandes atau akrab disama Tony Fernandes. Tony Fernandes merupakan CEO dari AirAsia. AirAsia yang hampir bangkrut pada tahun 2001 di akuisisi oleh Tony dan sekarang menjadi maskapai terbaik peraih ”World’s Best Low Cost Airline” selama 5 tahun berturut-turut pada 2009 sampai 2013.

Kuat dalam pengetahuan ekonomi

Lahir di Kuala Lumpur merupakan keturuan India-Malaysia, Tony sudah diajari untuk berbisnis. Ibunya merupakan pebisnis peralatan rumah tangga. Karena ingin anaknya maju, orang tua Tony menyekolahkan Tony kecil di sekolah yang unggulan. Pada waktu SMA, Tony bersekolah di The Alice Smith School di Kuala Lumpur, merupakan salah satu British International School di Malaysia. Setelah itu Tony melanjutkan kuliahnya di London School of Economics di London Inggris. Setelah lulus, Tony bekerja sebagai auditor di Virgin Atlantic, sebuah maskapai penerbangan asal Inggris.

Tony sangat kuat dalam mengembangkan pendidikan ekonominya, Tony bahkan sempat menjadi penasihat keuangan Richard Branson, salah satu founder dari Virgin Group. Tony juga mendapatkan Associate Member of the Association of Chartered Certified Accountants (ACCA) pada tahun 1991.

Kembali ke Malaysia

Setelah kembali Malaysia, Tony Fernandes sempat menjadi managing director Warner Music Malaysia termuda dalam sejarah perusahaan. Setelah itu menjadi vice-president Warner Music Group di Asia Tenggara dari tahun 1992-2001. Karena pengalamannya tersebut, perdana menteri Malaysia pada waktu itu Mahathir Mohamad meminta Tony untuk mengakuisisi AirAsia yang akan bangkrut. AirAsia merupakan penerbangan asal Malaysia milik pemerintah, tetapi pejabat yang mempunyai saham di AirAsia bangkrut dan memungkinkan AirAsia juga akan tutup karena hutang. Akhirnya Tony Fernandes membeli AirAsia pada tahun 2001 dari hutang 11 juta dollar.

Menyelamatkan AirAsia

Sekarang AirAsia sudah mencapai 120 destinasi ke seluruh dunia dengan hampir 220 juta penumpang. Dengan taglinenya adalah Now Everyone Can Fly, Tony Fernandes mengubah AirAsia menjadi maskapai yang paling dicari karena harganya yang murah. Pertama yang dilakukan dalam menyelamatkan AirAsia adalah mengubah sistem keuangan. Dengan pengalaman menjadi financial advisor, Tony merubah sistem keuangan dari AirAsia.

Pada waktu mengakuisisi AirAsia, karena hutang AirAsia pada waktu itu hanya memiliki 2 pesawat boeing yang siap beroperasi. Tony langsung merubah logo dan branding dari AirAsia menjadi ekonomi maskapai. Pada waktu itu di Malaysia sangat sedikit orang yang pernah berpergian naik pesawat, akhirnya Tony merubah image AirAsia menjadi maskapai kelas ekonomi. Sekarang? AirAsia sudah mempunyai 120 lebih pesawat, itu semua dilakukan Tony hanya dalam 12 tahun.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Oleh: Dior Asning Kosyu/studentpreneur.co