Keuntungan Serta Risiko Investasi Reksadana

By on June 19, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 3,948 kali
Investasi Reksadana

Keuntungan Serta Risiko Investasi Reksadana

Investasi yang aman dan memberikan keuntungan tentu menjadi impian setiap orang, Nah, Apabila kita berinvestasi di reksa dana pastinya akan memperoleh keuntungan bagi diri kita sendiri, berikut ini ada beberapa keuntungan yang kita dapatkan dalam berinvestasi reksa dana :

  • Dikelola para Ahli

Sang pengelola reksa dana memang seorang manajer investasi yang memiliki pengalaman di bidangnya yaitu pasar modal. Manajer tersebut berkemampuan dalam memberikan hasil investasi maksimal kepada anda dengan analisis mendalam yang berdasarkan situasi maupun kondisi ekonomi maupun pasar, strategi investasi yang baik serta aset yang dipilih benar-benar sesuai.

  • Investasi Fleksibel dan Praktis

Memilih investasi di reksa dana memang pilihan yang tepat, anda tinggal memberikan dana dan sang manajer akan secara langsung menyusun investasi untuk anda. Jadi yang perlu anda lakukan cukup mengawasi hasilnya melalui NAB. Tak hanya itu, banyaknya produk dari reksa dana sendiri akan mempermudah anda dalam memilihnya sesuai keinginan. Anda pun juga bisa ganti dengan produk yang lain dengan lebih praktis dan fleksibel.

  • Investasinya Terjangkau

Berinvestasi di reksa dana memungkinkan bagi siapa saja untuk melakukannya. Dengan dana investasi terjangkau yaitu Rp. 1 juta saja kita bisa berinvestasi. Bahkan adanya program dari IDM untuk masa depanku, kita bisa memulai investasi hanya dengan Rp. 200 ribu tiap bulannya.

  • Minimalnya tingkat Resiko

Karena reksa dana memiliki jumlah dana yang besar, maka cara untuk akses diversifikasi investasi menjadi besar pula. Dengan demikian kemungkinan resiko yang ada juga semakin kecil.

  • Likuiditas yang Terjaga

Investasi kita bisa cairkan setiap harinya pada hari bursa atau hari yang telah ditetapkan oleh bursa efek. Hal ini akan memberi kemudahan serta keleluasaan dalam mengatur setiap investasi berdasarkan kebutuhan anda.

  • Investasi yang Transparan

Semua investasi pada reksa dana dilakukan secara transparan. Sehingga kita bisa mengetahui investasi kita di investasikan pada aset apa, dan juga sang manajer investasi harus menginformasikan pada investor mengenai resiko maupun biaya apa saja yang dibebankan.

Disamping itu, setiap sesuatu selain memiliki kelebihan tentu juga pasti memiliki resiko yang mungkin kita hadapi, baik yang dapat diperkirakan maupun yang tidak kita perkirakan. Hal ini juga terdapat pada investasi reksa dana. Beberapa resiko itu diantaranya:

  • Jumlah Unit Penyertaan semakin berkurang
    Hal ini menjadi resiko utama dalam investasi di reksa dana. Jumlah unit penyertaan yang berkurang biasanya disebabkan oleh fluktuasi pada harga aset serta kondisi politik dan ekonomi juga turut menjadi faktor yang mempengaruhinya.
  • Adanya Risiko Kredit
    Risiko ini muncul pada instrumen pasar dan efek utang yang dikarenakan pihak penerbit utang tidak sanggup melakukan pembayaran. hal ini biasa dikenal dengan sebutan wanprestasi. Faktor ini tentu akan berpengaruh pada aset reksa dana yang berakibat berkurangnya hasil investasi bagi para investor.
  • Adanya Risiko Likuiditas
    Risiko likuiditas disebabkan karena manajer tidak kunjung melunasi penjualan. sehingga untuk meminimalkan risiko tersebut BAPEPAM juga turut mengatur manajer untuk segera melunasi dengan jangka waktu paling lama 7 hari. Jadi sebaiknya anda hitung mundur sejak proses pencairan dana supaya uang cair sesuai dengan jadwalnya. Namun , apabila terjadi kasus diluar kapasitas manajer investasi yang diperkirakan maupun yang tidak maka transaksi penjualan prosesnya bisa dihentikan untuk sementara waktu.