Kesalahan Fatal Ber-Trading Saham

By on July 5, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,215 kali
Investasi Saham

Keselahan Fatal Ber-Trading Saham

Dengan menentukan waktu serta pengambilan suatu keputusan yang tepat untuk menjual saham merupakan hal yang paling sulit saat bertrading saham. Demikian ini hampir pernah dialami oleh kebanyakan investor saham, baik itu untuk investor dalam jangka waktu yang panjang ataupun pendek. Selain dengan memanfaatkan beberapa indikator yang sering dipergunakan para trader yang telah profesional, pastinya tidak ada kepastian yang bisa lagi dipergunakan dalam menentukan waktu yang paling tepat untuk melakukan keputusan menjual saham. Yang paling penting dari semua itu ialah kita harus mau mempelajari pengalaman serta kesalahan dari orang lain, karena hal ini sangat bermanfaat untuk kita khususnya seorang trader yang masih pemula agar terhindar dari kesalahan-kesalahan yang pernah terjadi sebelumnya. Misalnya saja ketika sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian saham maka perlu diperhatikan alasan pembelian saham tersebut. Contohnya apabila terdapat perusahaan yang fundamentalnya bagus namun kenyataannya malah harga saham mengalami penurunan secara spiral. Oleh karena itu diperlukan sebuah petunjuk ataupun informasi terbaru untuk mengetahui penyebabnya serta bagaimana pengaruh yang ditimbulkannya terhadap sektor saham tersebut.

Dari penjelasan singkat diatas merupakan suatu gambaran mengenai permasalahan yang kerap kali dialami oleh beberapa trader saham. Lantas apakah pada dasarnya terjadinya kesalahan yang fatal tersebut sering kali dilakukan ? Untuk menjawabnya maka berikut ini terdapat beberapa kesalahan fatal yang sering dilakukan saat bertrading :

1. Pembelian saham di sektor yang mengalami keterpurukan
Suatu saham atas perusahaan yang mempunyai keuntungan yang besar serta dengan nilai hutang relatif kecil maka bisa menjadi suatu saham yang buruk pada saat sektor dari saham tersebut mengalami keterpurukan. Pada kondisi yang demikian, suatu perusahaan yang bagus pun tidak dapat memberi jaminan bahwa saham yang dimilikinya dalam kondisi yang aman untuk kita pilih. Maksudnya, pada keadaan bearish suatu saham dari sebuah perusahaan dengan fundamental yang bagus pun bisa menjadi suatu saham yang bahaya. Walaupun kita tahu bahwa saat kondisi pasar dalam keadaan bearish maka ada banyak saham dijual dengan harga yang murah. Akan tetapi perlu kewaspadaan serta mengetahui cara maupun strategi dalam melakukan pembelian saham saat pasar tengah bearish. Jadi untuk menghindari suatu kerugian uang disebabkan karena kesalahan yang fatal ketika pengambilan suatu keputusan.

2. Melibatkan Emosi disetiap melakukan transaksi
Saat kita melibatkan emosi disetiap melakukan transaksi saham, disini maksudnya yaitu ketika kita sudah sangat jatuh cinta dan fanatik kemudian mengagungkan sebuah saham tertentu sehingga kita tidak lagi mempedulikan kondisi pergerakan pasar, baik itu naik maupun turun namun kita tetap berkeyakinan bahwa saham tersebut pasti akan tetap bagus. Justru hal demikian akan menjadi boomerang bagi kita sendiri. Karena pastinya kita belum tentu mampu untuk mewujudkan keuntungan serta meminimalisir dari kerugian apabila kita tidak mau melepaskan saham tersebut terlebih jika kondisi harga pasar dalam keadaan yang bagus ataupun sedang turun. Pada dasarnya kita diperbolehkan fanatik terhadap suatu saham, tapi yang perlu di ingat apabila saham tersebut masih bisa memberikan kita suatu keuntungan karena jika tidak maka itu tidak ada gunanya dan sebaiknya dijual kembali.

3. Tidak siap dalam mengambil suatu keuntungan pada saat kesempatan itu ada
Memang sering kita lebih memilih untuk menahan saham-saham milik kita pada saat kondisi pergerakan pasar sedang naik. Demikian ini memang bagus asalkan yang perlu anda perhatikan adalah tidak selamanya harga saham itu mengalami kenaikan jadi ada saatnya juga harga saham itu menurun. Oleh karena itu sebaiknya kita berani melepaskan paling tidak sepertiga dari total saham milik kita pada saat harga saham mengalami kenaikan yang signifikan. Jadi dengan begitu keuntungan bisa kita dapatkan tanpa perlu kehilangan semua portofolio dari saham milik kita.