Kelemahan Investasi Reksadana yang Harus Anda Ketahui

By on December 19, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 626 kali

Investasi Reksadana – Investasi banyak sekali jenisnya, mulai dari yang paling sederhana seperti tabungan atau deposito sampai dengan yang paling high-risk seperti investasi saham. Dari sekian banyaknya pilihan berinvestasi, ada salah satu jenis investasi yang cocok untuk pemula namun keuntungan yang didapatkan bisa jauh lebih besar dari tabungan atau deposito. Investasi ini dikenal dengan investasi Reksadana.

Sudah banyak orang yang paham jika investasi Reksadana ini berpotensi menghasilkan untung yang besar. Namun Anda pasti tahu jika setiap investasi mempunyai kekurangannya tersendiri. Banyak sekali kelemahan investasi Reksadana yang bisa saja mengubah cara berpikir Anda mengenai jenis investasi yang satu ini. Mau tau apa saja kelemahan investasi Reksadana?

1. Tingkat Return Yang Fluktuatif

Kelemahan investasi Reksadana yang paling pertama adalah tingkat return yang tidak dapat terjamin. Dewasanya, kondisi dari investasi Reksadana dipengaruhi oleh kondisi pasar modal dan pasar uang nasional, berbeda dengan deposito. Selain itu, investor juga tidak akan mendapatkan apa-apa ketika terjadi hal-hal yang tidak direncanakan seperti perusahaan bangkrut atau krisis ekonomi. Bagi Anda calon investor, kelemahan investasi Reksadana yang satu ini harus menjadi perhatian Anda. Selalu tanamkan pada diri Anda untuk terlebih dahulu melakukan analisa sebelum memutuskan untuk menginvestasikan uang Anda.

2. Biaya

Dalam melayani para investor, Manajer Investasi lah yang mendukung investasi Reksadana ini untuk dapat berjalan. Bagaimana pun juga, sudah dapat dipastikan jika investor harus mengeluarkan sejumlah dana untuk ini. Ketika berinvestasi Reksadana, ada dua kategori biaya yang harus dikeluarkan yaitu annual fee dan shareholder fee. Dapat disimpulkan jika kedua biaya ini harus ditanggung oleh sang investor terlepas dari performance produk dari Reksadana yang dia miliki. Kelemahan investasi Reksadana ini dapat menambah kerugian yang dialami oleh investor. Tujuan dari semua dana yang harus dikeluarkan ini tentu saja karena perusahaan yang mengeluarkan Reksdana juga ingin untung.

3. Diversifikasi

Meskipun pada dasarnya diversifikasi ini merupakan kunci untuk mencapai kesuksesan bagi para investor Reksadana, tidak menutup kemungkinan jika banyak investor yang melakukan overdiversifikasi. Nah, ini dia yang bahaya. Apa sih yang dimaksud dengan overdiversifikasi? Intinya, kelemahan investasi Reksadana yang satu ini adalah keadaan dimana seorang investor menanamkan modal pada beberapa instrumen investasi Reksadana yang masih berkaitan atau saling mempengaruhi.

Selain tiga kelemahan investasi Reksadana yang sudah terlebih dahulu disebutkan, masih banyak kelemahan investasi Reksadana yang lainnya yang mungkin Anda temui dalam proses berinvestasi. Meskipun begitu, ini tidak berarti investasi Reksadana ini tidak baik. Perlu diingat jika setiap hal memiliki dua sisi layaknya uang koin. Jika Reksadana memiliki banyak kekurangan, tentu ada juga kelebihan didalamnya.

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty