Kebutuhan di Dapur pun Bisa Dihemat, Berikut Tipsnya

By on June 1, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 2,758 kali

Perencanaan Keuangan – Hanya dengan mengubah beberapa kebiasaan yang berhubungan dengan masak-memasak, Anda sudah melakukan penghematan, lho. Tidak percaya? Simak ulasan berikut.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghemat pengeluaran rumah tangga. Salah satu langkah yang cukup signifikan adalah mengurangi kebiasaan makan di luar dan memasak sendiri di rumah.

Namun, memasak di rumah juga tidak selamanya bebas dari risiko pemborosan. Agar hal itu tidak terjadi pada Anda, perhatikan tips-tips di bawah ini:

1. Membuat daftar menu dan daftar belanja

Buatlah daftar menu untuk satu minggu, lalu susun daftar belanja berdasarkan menu-menu tersebut.

Dengan berpegangan pada daftar yang sudah dibuat, Anda terhindar dari kemungkinan berbelanja berlebihan yang berujung pada kebiasaan membuang-buang bahan makanan.

2. Membeli secukupnya dan gunakan kartu kredit dengan tepat

Harga diskon dan paket promo sering membuat orang terdorong untuk membeli dalam jumlah besar. Padahal belum tentu sesuai kebutuhan dan akhirnya terbuang sia-sia.

Misalnya, buah-buahan. Jika buah yang dijual memang sedang musim, ada kemungkinan supermarket kelebihan stok dan kemudian menjual dengan harga sangat murah.

Tapi, perlukah Anda membeli jeruk sampai dua kilogram (kg) kalau di rumah hanya ada Anda dan pasangan? Jeruk itu bisa sudah busuk sebelum habis dimakan.

Maksud hati ingin berhemat, tapi faktanya Anda malah melakukan pemborosan.

Ketika hendak memutuskan untuk pergi berbelanja, terlebih dahulu cek apakah kartu kredit anda memiliki promo dengan salah satu supermarket atau hipermarket tertentu.

Saat ini banyak kartu kredit yang bekerja sama dengan supermarket dan hipermarket untuk memberikan diskon kepada pelanggan. Kamu akan terkejut besarnya uang yang bisa kamu hemat.

3. Mengecek persediaan sebelum berbelanja

Sebelum pergi berbelanja, sebaiknya periksa dulu persediaan barang-barang di rumah. Jangan sampai Anda membeli bumbu-bumbu lagi, padahal persediaan masih banyak.

Mubazir, kan? Atau sebaliknya, sudah berencana membuat soto ayam, tapi lupa kalau bawang putih dan bawang merah sudah habis.

Akibatnya Anda harus kembali ke pasar atau supermarket, deh. Buang-buang waktu dan tenaga. Belum lagi kalau Anda tergoda untuk membeli barang-barang lain di luar daftar. .

4. Memasak dan menyajikan sesuai porsi yang dibutuhkan

Tidak sedikit orang yang berprinsip  “lebih baik lebih, daripada kurang”. Akibatnya, banyak sisa makanan yang terbuang percuma.

Karena itu, biasakanlah untuk memasak sesuai porsi yang dibutuhkan. Kecuali jika Anda memang berencana memasak untuk beberapa kali  makan sekaligus.

5. Menyimpan dengan baik

Bahan makanan seperti daging, buah, dan sayur-sayuran cepat kedaluwarsa. Karena itu, pastikan menyimpan semuanya dengan baik, misalnya dimasukkan ke wadah kedap udara lalu diletakkan di freezer.

Setiap jenis bahan makanan punya cara penyimpanannya sendiri-sendiri. Banyak-banyaklah mencari informasi agar tidak ada bahan makanan yang terbuang percuma hanya karena salah menyimpan.

6. Memahami trik-trik memasak

Banyak “jurus” dalam proses masak-memasak yang bisa membantu Anda berhemat. Ini beberapa di antaranya:

– Tutup panci kalau merebus sesuatu untuk mencegah panas terbuang. Menutup panci juga akan mempercepat waktu pemanasan dan itu artinya menghemat gas.

– Ketika menumis, matikan api sesaat sebelum sayur masak. Proses pematangan akan terus berlanjut dengan sisa panas dari peralatan masak. Dengan trik ini, Anda sudah melakukan penghematan gas.

7. Memilih cara memasak dan bahan masakan

Mengolah masakan dengan cara ditumis akan lebih cepat dan itu artinya menghemat gas. Selain itu, menumis juga lebih sehat karena hanya menggunakan sedikit minyak.

Untuk bahan makanan, Anda juga bisa mengakali, misalnya dengan mengganti daging sapi ke daging ayam, tahu, cumi, atau udang.
Daging sapi membutuhkan waktu pengolahan lebih lama dan menghabiskan lebih banyak gas.

8. Mengolah kembali

Sisa makanan atau leftovers bisa dimanfaatkan untuk membuat makanan baru. Dari ayam goreng bisa jadi nasi goreng ayam gurih. Memasak sop tapi kuahnya habis lebih dulu? Dengan menambahkan tepung terigu dan telur, sisa sayur bisa diolah kembali menjadi bakwan. Lumayan, untuk camilan sore-sore.

Untuk detailnya, Anda bisa mencari resep-resep pengolahan sisa makanan di internet.

9. Mendaftar menjadi member

Banyak supermarket yang menawarkan kartu anggota. Jika memang Anda berbelanja rutin di supermarket tertentu, kenapa  tidak mendaftarkan diri menjadi anggotanya?

Biasanya akan ada program khusus yang memungkinkan anggota berbelanja dengan harga lebih murah. Atau, ada sistem pengumpulan poin yang nantinya bisa ditukar dengan barang tertentu.

10. Menghindari berbelanja saat lapar

Jika berbelanja dalam keadaan perut kosong, Anda akan cenderung kalap. Rasa lapar mendorong Anda mengambil barang-barang, terutama makanan, yang sebenarnya tidak Anda butuhkan. Jadi, pastikan perut sudah terisi sebelum berbelanja.