Kapan Seharusnya Memiliki Kartu Kredit?

By on January 24, 2017 | Artikel ini Sudah di baca 287 kali

Perencanaan Keuangan – Kartu kredit adalah alat transaksi yang memiliki banyak manfaat bila kita mengetahui cara terbaik dalam pemanfaatannya. Lalu, kapan waktu yang tepat untuk memiliki kartu kredit?

Memiliki kartu kredit di zaman sekarang, boleh jadi tidak sesulit zaman dahulu. Beberapa tahun lalu, kartu kredit menjadi produk bank yang tidak mudah didapatkan oleh seseorang. Hanya orang-orang berkocek tebal saja yang memiliki kesempatan lebih besar menjadi nasabah kartu kredit.

Maklum, ketika itu pendekatan perbankan dalam menjaring nasabah kartu kredit adalah berdasarkan tingkat pendapatan nasabah. Ruddy Martono, Head of Segments Retail Banking Standard Chartered Indonesia, menuturkan kepada HaloMoney.co.id, di awal-awal perkembangan industri kartu kredit di Indonesia, kebanyakan bank memakai pendekatan penghasilan calon nasabah kartu kredit.

Namun, seiring pergantian zaman, pendekatan bank pun berubah dan tidak lagi terpaku pada besar pendapatan nasabah. Syarat penghasilan minimal memang penting. Namun, saat ini bank lebih fokus membuat produk berdasarkan kebutuhan konsumen (consumer oriented). Termasuk untuk produk kartu kredit. Maka, lahirlah kartu kredit khusus untuk penyuka travelling, penggila belanja, kartu kredit khusus untuk pehobi kuliner atau dining, dan lain sebagainya.

Syarat minimal penghasilan untuk menjadi nasabah kartu kredit pun  relatif tidak besar. Banyak penyedia kartu kredit yang mensyaratkan minimal penghasilan Rp 3 juta per bulan. Selain itu, kanal atau saluran pengajuan diri menjadi nasabah kartu kredit juga semakin banyak.

Bukan hanya bank yang membuka pintu bagi mereka yang ingin menjadi nasabah kartu kredit. Perkembangan teknologi juga memungkinkan seseorang menjadi nasabah kartu kredit melalui perusahaan teknologi finansial (fintech) yang fokus pada perbandingan produk bank seperti HaloMoney.co.id. Anda tidak perlu berpanas-panas pergi ke bank untuk mendapatkan produk kartu kredit yang paling tepat bagi kebutuhan.

Nah, pertanyaannya, kapankah waktu yang tepat bagi seseorang untuk memiliki kartu kredit? Apa saja tanda-tanda Anda sudah memerlukan sebuah kartu kredit di dompet?

Anda sudah waktunya memiliki kartu kredit bila memenuhi salah satu kriteria di bawah ini:

1. Penyuka kepraktisan dalam bertransaksi

Bila Anda adalah pribadi yang senang kepraktisan dalam bertransaksi dan membayar segala bentuk tagihan, memiliki kartu kredit mungkin pilihan yang tepat bagi Anda.

“Ada sebagian orang yang membutuhkan alat transaksi praktis, orang yang tidak senang membawa uang tunai terlalu banyak. Bila Anda seperti ini, memiliki kartu kredit bisa menjadi pertimbangan,” terang Ruddy.

2. Butuh biaya lebih murah untuk mendukung gaya hidup

Apabila Anda memiliki konsistensi gaya hidup tertentu, misalnya, menyukai travelling, senang berbelanja, sering wisata kuliner atau dining, Anda bisa menimbang memiliki kartu kredit. Mengapa? Dengan kartu kredit yang menyediakan banyak fitur promo, gaya hidup Anda bisa Anda jalankan dengan biaya lebih murah.

Misalnya, Anda senang bepergian atau traveling memakai pesawat terbang. Memiliki kartu kredit berjenis travel card akan menguntungkan Anda. Pasalnya, dengan travel card, Anda bisa mendapatkan akumulasi berupa airmiles dan kelak bisa Anda tukarkan menjadi tiket.

Hal yang sama berlaku untuk penganut gaya hidup lain seperti senang belanja online, suka beraktivitas makan di luar (dine out), groceries, dan lain-lain. Anda bisa memanfaatkan kartu kredit untuk mendukung gaya hidup tersebut. Bila bijak memanfaatkan, kartu kredit bisa sangat berguna dan membantu Anda lebih hemat.

3. Menyukai rasanya memiliki kekuasaan

Anda sudah waktunya memiliki kartu kredit bila ingin merasakan sensasi memiliki kuasa. Ya, kita tahu, kartu kredit adalah  nama lain dari kartu utang. Tapi, tagihannya tidak perlu selalu dicicil kan? Tidak sedikit juga kalangan yang selalu membayar lunas tagihan kartu kredit mereka.

Beberapa kalangan merasa memiliki kekuasaan yang dilahirkan dari selembar kartu kredit. Kekuasaan seperti apa, gerangan? “Pemegang limit besar, kan, bisa dalam seketika mengeluarkan uang Rp 100 juta hingga Rp 200 juta hanya dengan memakai kartu kredit. Kartu kredit itu masalah sensasi kekuasaan juga,” terang Ruddy.

Pemilik kartu kredit dengan limit kartu sangat besar biasanya juga mendapatkan berbagai privelege atau kemudahan yang diberikan oleh penerbit kartu. Misalnya, fasilitas dan layanan nomer satu untuk airport lounge, akomodasi hotel, dan lain sebagainya. Di sini, kartu kredit menjelma menjadi simbol status dan kelas.

Nah, bila Anda memiliki salah satu kriteria di atas, menurut Ruddy, Anda sudah waktunya memiliki kartu kredit.

Tapi, bagaimana bila seperti ini: Anda merasa perlu kartu kredit agar bisa membeli barang yang tidak mampu Anda beli dengan cara tunai. Menurut Ruddy, bila demikian alasannya, sebenarnya yang Anda butuhkan bukanlah kartu kredit. “Anda lebih tepat memakai pinjaman kredit tanpa agunan (KTA) atau personal loan,” tandas Ruddy.

Mengapa pinjaman KTA lebih tepat?

Karena kebutuhan Anda adalah uang pinjaman dengan nilai spesifik, jangka waktu berutang dan besar cicilan yang sekiranya bisa Anda tanggung juga sudah jelas. Memilih pinjaman KTA untuk kebutuhan ini lebih tepat karena bunga pinjaman KTA relatif lebih murah dibanding kartu kredit. Bunga pinjaman KTA bahkan ada yang di bawah 10% setahun, lho!. Anda bisa melihat daftar pinjaman KTA dengan bunga terendah tahun 2017 di sini.

Selain itu, Anda juga dipaksa lebih disiplin membayar tagihan pinjaman KTA. Sedangkan bila Anda berutang memakai kartu kredit, Anda memiliki opsi membayar minimal yaitu 10% dari tagihan, itu hanya akan membuat Anda terlena dan akhirnya utang Anda malah membengkak. Risiko bagi kesehatan keuangan Anda jelas lebih besar.

Nah, selamat menimbang dan memutuskan!

 

 

 

 

 

Artikel ini dipersembahkan oleh HaloMoney

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty