Jumlah Minimum Investasi Reksadana untuk Memulai

By on October 7, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 3,547 kali
investasi reksadana

Jumlah Minimum Investasi Reksadana untuk Memulai

Reksadana merupakan salah satu jenis investasi dengan jumlah minimum investasi reksadana yang lumayan mudah dimulai. Produk reksadana sendiri merupakan produk investasi dimana dana dikumpulkan secara kolektif dari para pemodal. Kemudian, dana yang terkumpul tersebut akan diinvestasikan lagi ke dalam sebuah portofolio investasi. Semua dana ini dikelola oleh pihak manajer investasi dengan KIK atau Kontrak Investasi Kolektif bersama dengan bank kustodian. Sementara itu, pihak pemodal tidak perlu lagi menghitung karena semua dilakukan oleh pihak manajer investasi. Pihak Bank Kustodian sendiri mempunyai tugas untuk publikasi NAB (Nilai Aktiva Bersih) dari setiap unit reksadana. Nilai Aktiva bersih atau NAS merupakan nilai aset yang dibagi menjadi sejumlah unit penyertaan.

Anda yang ingin mulai berinvestasi ke Reksadana dapat menyiapkan jumlah minimum investasi reksadana yakni Rp 100ribu saja! Dengan catatan, pihak pemodal akan dikenakan beberapa biaya tersebut yakni biaya pengelolaan oleh manajer investasi, biaya pembelian-penjualan, biaya bank kustodian dan biaya administrasi. Untuk biaya pengelolaan oleh manajer investasi, dikenakan 1% dari total dana yang Anda investasikan setiap tahunnya. Kemudian, Anda selaku investor akan dikirimkan laporan kerja secara berkala dari modal yang sudah Anda tanamkan.

Beragam Jenis Investasi Reksadana

Tahukah Anda ternyata investasi reksadana juga dibagi menjadi beberapa kategori lagi. Sesuaikan dengan kebutuhan dan mana yang Anda rasa cocok. Berikut beberapa kategori tersebut dan juga jumlah mininum investasi reksadana dari tiap kategori:

1. Reksadana pasar uang

Reksadana pasar uang masih hampir mirip dengan deposito. Risikonya juga lebih kecil dibandingkan dengan jenis reksadana lainnya. Namun kelebihannya dari deposito adalah dapat ditarik kapan saja tanpa menunggu jatuh tempo. Pengembaliannya adalah sekitar 0,5% per bulan. Tidak ada ketentuan jumlah minimum investasi reksadana dan tidak ada biaya-biaya seperti biaya pembelian dan penjualan.

2. Reksadana pendapatan tetap

Reksadana ini cocok bagi Anda yang ingin berinvestasi dalam jangka waktu menengah yakni 1-3 tahun. Keuntungan yang Anda perolehpun mencapai 7-12% pertahunnya. Berbeda dengan reksadana pasar uang, pada reksadana ini terdapat biaya-biaya yang dikenakan dengan beban sekitar 0,5% – 3%.

3. Reksadana tipe campuran

Risiko pada reksadana ini adalah yang paling tinggi namun juga memberikan pengembalian paling tinggi pula. Anda bisa mendapatkan return sebesar 9% – 18% setiap tahunnya. Anda yang ingin berinvestasi jangka panjang bisa mengambil jenis reksadana ini yakni di atas 3 tahun.