Jepang Berencana Memasok Modal Ke Pasar Obligasi Asia

By on April 29, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,997 kali

Jepang Berencana Memasok Modal Ke Pasar Obligasi Asia

Jepang akan menerapkan sebuah kerangka kerja finansial . Inilah cara baru Jepang menyatakan dukungannya bagi Asean.

Harian Nikkei pada Jumat menerbitkan laporan mengenai kerangka kerja finansial yang menggunakan cadangan mata uang asing untuk membeli obligasi pemerintah negara-negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean). Disebutkan, kerja sama antara Jepang dan Asean ini akan diumumkan pada 3 Mei di India.

Jepang berencana menyokong pertumbuhan Asean dengan memasok modal ke pasar obligasi Asia. Likuiditas di pasar ini jauh lebih kecil ketimbang negara-negara maju. Di bawah kesepakatan ini, Jepang akan mengakuisisi kepemilikan di reksa dana terdaftar yang memiliki investasi dalam pasar obligasi pemerintah Asia. Langkah tersebut bertujuan untuk mempromosikan pendanaan yang stabil bagi anggota Asean.

Pada saat yang sama, Jepang akan mengawali atau memperluas kesepakatan swap atau tukar guling dolar dengan Thailand, Malaysia, Singapura, Indonesia, dan Filipina. Kesepakatan terbaru ini akan memungkinkan pertukaran yang lebih fleksibel antara Jepang dan anggota Asean.

Untuk menyokong pendanaan via perusahaan Jepang yang beroperasi di Asia, Negeri Sakura dan Asean akan merancang struktur khusus. Struktur ini akan membantu perusahaan Jepang memperoleh dana dari bank sentral setempat. Secara spesifik, bank-bank Jepang akan menerima mata uang lokal dari bank sentral setempat dengan menawarkan obligasi pemerintah Jepang sebagai jaminan.

Menteri Keuangan Jepang Taro Aso dan Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda menjadi wakil Jepang dalam pertemuan yang akan digelar di sela-sela rapat tahunan Bank Pembangunan Asia 2013 itu.

(Sap)