Istilah Dalam Gadai Emas

By on July 15, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 3,322 kali
Emas

Istilah Dalam Gadai Emas

Investasi Emas – Dengan kondisi harga emas sekarang ini, gadai emas memang semakin marak dilakukan. Layanan gadai ini pun tidak hanya merupakan monopoli perum pegadaian saja, bahkan sudah menjadi fitur yang harus ada pada semua jenis bank syariah sekarang ini. Nah, bagi anda yang hendak mencoba untuk melakukan gadai emas baik itu di Bank syariah maupun di perum pegadaian, maka sebaiknya anda mengetahui semua istilah-istilah secara umum di dalam pegadaian emas. Perhatikan dibawah ini :

  • Nilai atau harga taksir

Istilah yang satu ini digunakan untuk menilai maupun menaksir emas yang hendak di gadaikan. Walaupun ada harga emas yang dapat kita jadikan acuan dari Antam, tapi bank memiliki nilai harga tersendiri yang akan digunakan untuk memberi harga emas tersebut. Umumnya akan sedikit lebih rendah apabila dibandingkan dengan harga emas yang ada di Antam.

  • Nilai gadai maksimal

Ini maksudnya yaitu nilai maksimal gadai atau pinjaman yang dapat diberikan bank untuk kita. Umumnya maksimalnya sekitar 80-93% atas nilai taksir, hal ini tergantung dari kebijakan tiap-tiap bank. Misalnya nilai taksir dari emas yang digadaikan 10.500.000 lalu nilai gadai yang bisa didapatkan sekitar 90%, dengan demikian maksimal yang dapat diterima yaitu 9.450.000 atau sekitar 90% dari nilai taksir.

  • Biaya titip

Biaya titip maksudnya yaitu biaya yang harus dibayarkan selama masa gadai yang kita lakukan. Biasanya ini dihitung berdasarkan per gram dan per hari menggunakan hitungan batas harian tertentu. Misalnya: 3500 per gram per 10 hari. walaupun kita melakukan gadai selama 21 hari maka kita akan dibebankan biaya titip sebesar 3500 per gram x 3. Biaya tersebut besarnya juga tidak sama tiap-tiap bank. Biasanya Bank syariah akan memperoleh keuntungan melalui biaya titip ini atas emas yang digadaikan.

  • Biaya administrasi

Biaya ini akan dikenakan untuk setiap dikeluarkannya sertifikat gadai. Jadi setiap kita melakukan gadai, maka saat itu pula akan dibuatkan sertifikat gadai yang nantinya akan kita gunakan untuk menebus emas gadai. Sertifikat tersebut lebih semacam tanda terima. Jadi bank akan mengenakan biaya untuk diterbitkannya sertifikat tersebut dan besarnya juga variatif.

  • Lama gadai atau titip

Ini adalah lama waktu yang kita tentukan dalam menggadai emas. Umumnya waktu maksimal yang bisa di pilih yaitu 120 hari, apabila lebih dari 120 hari maka kita bisa memperpanjang kembali atau bisa menebusnya.

Dengan mengetahui istilah yang ada dalam gadai emas, mudah-mudahan kita bisa memahami dan juga dapat memilih Bank atau pegadaian mana yang sekiranya bisa menjadi mitra yang baik dalam bergadai emas.

Prosedur dalam gadai emas

Biasanya cara kerja dari gadai emas yaitu kita mula-mula datang ke bank dengan membawa emas yang hendak kita gadaikan, minimal emas 18 karat. Lalu bank tersebut akan memberikan harga taksir dari emas yang kita gadai. Kemudian bank mengeluarkan nilai gadai berdasarkan harga taksir yang telah ditentukan.

Misalnya emas yang kita gadai mendapatkan harga taksir Rp. 4 juta, jadi nilai gadainya adalah Rp. 3,6 juta (90%). Dan nilai gadai tersebutlah yang bisa kita dapatkan. Apabila kita menyetujuinya maka kita diminta untuk mengisi formulir serta akan dibebankan biaya Ramadhan yang sudah ditentukan. Selain itu juga ada yang dinamakan biaya titip gadai dan biaya titip gadai tersebut dibebankan berdasarkan emas yang digadaikan.