Investment Link VS Unit Link

By on July 9, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,174 kali
investasi reksadana

Investment Link VS Unit Link

Mungkin kalau untuk Reksadana vs Unit Link sudah sering kali dibahas di berbagai media. Umumnya, saat membeli seorang investor sangat disarankan memilih investasi dan proteksi dengan cara terpisah, hal ini bertujuan agar fungsi dari investasi dan proteksi lebih maksimal. Akan tetapi dilain sisi biasanya untuk Unit Link akan menawarkan suatu manfaat perlindungan asuransi secara lengkap. Dengan demikian sampai sekarang ini masih bingung untuk menentukan yang lebih baik antara keduanya. Oleh karena itu ada banyak pro kontra yang tengah beredar. Namun kalau untuk Investment Link vs Unit Link?

Dengan semakin berkembangnya zaman, seorang manajer investasi dan juga para investor di dalam perindustrian reksadana tentu juga lebih kreatif. Di saat banyak sekali argumen mengenai mana yang terbaik, maka seorang manajer investasi terus memperbaiki dan juga mengembangkan suatu produk agar lebih maksimal sehingga bisa meningkatkan proteksi dan juga manaatnya kepada calon investor. Dengan pemikiran seperti itu maka berkembanglah Investment Link. Maksud dari Investment Link disini yaitu reksadana yang dapat memberi suatu manfaat asuransi. Lalu seperti apa jenis investment link yang baik?

Investment Link

Spereti yang sudah sedikit dibahas, Investment Link merupakan jenis reksadana yang bisa memberikan suatu manfaat asuransi kepada si pemegang unit penyertaan. Bedanya, untuk produk yang satu ini bisa memberi penekanan terhadap suatu investasi bila dibanding dengan fitur asuransinya. Untuk manfaat asuransi tersebut akan diberikan kepada pelaku investasi dengan memperhatikan beberapa syarat diantaranya angka minimum dari investasi yang dilakukan serta lamanya waktu untuk berinvestasi. Akhir-akhir ini untuk produk seperti ini memang sudah dikembangkan seorang manajer investasi, akan tetapi mungkin masih belum dikenal secara umum oleh masyarakat. Selain itu konsep daripada asuransi ini juga tidak begitu jelas dan masih belum mampu menjawab suatu kebutuhan dari pemegang unit.

Untuk contohnya, kebutuhan akan asuransi perorangan bisa dikategorikan seperti ini :

  • Asuransi Jiwa

Manfaat disini yaitu memberikan uang pertanggungan ketika ada yang meninggal dunia. Biasanya uang yang diberikan untuk pertanggungan tersebut setidaknya setara dengan penghasilan yang bisa diberikan ketika semasa hidupnya.

  • Asuransi Kecelakaan

Suatu asuransi dengan memberikan uang pengganti ketika mengalami suatu kecelakaan. Di sini peran jamsostek telah mengkover Asuransi Kecelakaan dan Asuransi Jiwa. Jadi di dalam produk Unit Link, walaupun kedua dari asuransi tersebut berbeda, biasanya memang sudah dijadikan satu.

  • Asuransi Kesehatan

Manfaatnya yaitu untuk memberi uang pengganti atas dana yang dibebankan selama masuk di Rumah Sakit, baik itu biaya rawat inap atau bahkan biaya operasi. Dari asuransi tersebut sebenarnya juga telah ada di dalam jamsostek maupun tunjangan dari perusahaan. Dan itu semua menyesuaikan dengan premi yang diambil.

  • Asuransi penyakit kritis

Ini adalah jenis asuransi yang diberikan apabila seseorang menderita penyakit yang sudah kritis. Untuk besarnya uang yang diberikan tergantung dari besarnya premi serta kondisi dari penyakit yang di derita.

  • Asuransi Pendidikan

Jenis ini favorit orang tua, jadi asuransi ini memberikan manfaat untuk perencanaan cash flow berupa distribusi cash flow ketika anak mulai masuk ke bangku sekolah.

Sebenarnya Investment link bisa dibilang baik jika dapat menggabungkan antara reksadana dengan asuransi-asuransi tersebut.

Unit Link

Untuk Unit Link sendiri merupakan bagian dari variasi jenis produk asuransi yang mana produk tersebut telah menggabungkan Investasi dengan asuransi. Umumnya pada saat unit link di pasarkan maka akan mengutamakan fitur-fitur asuransi ketimbang investasi. Demikian ini dapat kita lihat melalui penawaran dengan menyebutkan nominal uang untuk pertanggungan. Untuk manfaat pemberiannya juga beragam, ada yang hingga umur 70 tahun atau bahkan ada yang 99 tahun, ini sesuai dengan perusahaan asuransi masing-masing.