Inspirasi Usaha: Barang Bekas Menjadi Keuntungan Berlipat

By on November 7, 2014 | Artikel ini Sudah di baca 3,245 kali
Maria Goretti Erit Mandiri

Inspirasi – Semuanya berawal dari tumpukan karung beras di depot milik ibunya. Saat itu, Maria, panggilan akrab Maria Goretti Erit Mandiri, merasa karung-karug itu hanya menjadi sampah. Namun lama-kelamaan, terbersit ide untuk membuatnya berbeda. Dengan kemampuan melukisnya, ia memulas karung beras dengan coretan-coretan tintanya.

Puas dengan hasil lukisannya di atas “kanvas” karung beras, iseng-iseng ia memposting hasil karyanya tersebut dalam blog pribadi. “Ternyata banyak banget yang komen bagus. Malah ada yang nanya, lukisan itu dijual atau nggak,” ujar lulusan DKV ITS tersebut.

Melihat banyaknya animo, Maria kemudian melihat adanya peluang bisnis. Terlebih lagi, James, salah seorang kawannya dari Inggris, menantangnya untuk menjadikan lukisan di atas karung beras itu menjadi sebuah tas.

“Dia memesan tas karung beras tersebut khusus untuk hadiah sepupunya di Australia. Dan ternyata teman-teman sepupunya juga menyukai produk saya. Hingga banyak dari mereka ikut memesan,” ceritanya.

Meski menekuninya di tahun 2007, namun Maria Goretti terbilang fokus membesarkan usahanya tersebut pada tahun 2010. Hal ini dikarenakan pada tahun 2007 hingga 2009, usaha fesyen yang diberi nama Maritjee ini hanya bersifat usaha sampingan di tengah waktu luangnya sebagai seorang desainer sepatu anak dan wanita di pabrik fesyen.

Mengawali usaha ini, menurutnya, modal awal yang digunakan tak sampai Rp 500 ribu. “Modal tersebut pun merupakan uang pemberian James saat memesan tas untuk sepupunya,” jelas sulung dari dua bersaudara tersebut.

Ada banyak jenis produk tas yang dibuatnya, mulai dari ransel, tas selempang, totte bag, hingga mini travel bag. Bahkan ia juga menyediakan produk lainnya, seperti dompet, case gadget, hingga organizer. Tak hanya itu, ia pun mengembangkan inovasi produk dengan memadupadankan karung goni dan karung beras dengan berbagai bahan baku lain, seperti kain batik, tenun, dan denim.

“Bagi saya sebuah inovasi produk merupakan hal penting untuk mengembangkan sebuah usaha. Karena dengan adanya inovasi, selain menciptakan produk yang tak monoton, sekaligus mampu menembus persaingan pasar,” jelas wanita usia 29 tahun ini.

Target pasar produk Maritjee sendiri awalnya untuk kaum hawa, khususnya kalangan remaja dan wanita dewasa. Namun seiring waktu, Maria Goretti sudah menciptakan produk tas untuk para pria, meskipun jumlahnya masih terbatas. Harga yang ditawarkan dari produk-produk ala Maritjee bekisar Rp 75 ribu hingga Rp 450 ribu per buah.

Bahkan ia pernah menjual produk dengan kisaran harga jutaan rupiah untuk satu produk saja. Menurutnya, harga produk yang ditawarkannya tersebut tergantung dari desain, bahan baku, serta kedetailan dalam proses produksi.

Saat ini produk tas dan dompet buatan Maria Goretti tidak hanya digandrungi konsumen Indonesia, tetapi sudah merambah pasar ekspor. Sebut saja Australia, Inggris, New Zealand, Virginia, bahkan beberapa negara di Afrika pun mengagumi keunikan dan keindahan produk produksi Maritjee. Tak mengherankan, saat ini Maria pun mampu meraup pundi-pundi penghasilan puluhan juta rupiah di setiap bulannya.

Menurut Maria, hal yang membuatnya sukses saat ini, tak lepas dari usaha dan dukungan orang-orang terdekatnya. Diceritakannya, dulu ia sempat down, karena beberapa orang yang mencemooh usaha ini, terlebuh dari segi lukisan yang ia buat. Namun dengan kesungguhan hati, ia pun mampu mendobrak rasa putus asanya menjadi sebuah optimisme yang besar. “Dari sesuatu yang kecil, kita bisa menciptkan hal-hal besar, bahkan bisa menginspirasi orang lain. Jadi jangan sepelekan itu,” terangnya.

Jadi, jangan pandang sebelah mata lagi barang-barang bekas di rumah Anda. Dan coba mulailah membongkar gudang atau kamar Anda, siapa tahu menemukan barang-barang bekas yang bisa  Anda sulap menjadi barang berkelas.

 

 

 

 

 

Sumber: dompetpintar.com

 

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.