Ini Tips dan Trik Hemat Saat Mudik

By on June 5, 2017 | Artikel ini Sudah di baca 452 kali
Mudik Lebaran

Perencanaan Keuangan – Mudik menjadi ritual khas orang Indonesia setiap datang Hari Raya Idul Fitri. Mudik, konon berasal dari kata “menuju udik” atau berarti juga pulang ke kampung halaman. Sebuah tradisi tahunan yang berlangsung di kota-kota besar, ketika para penghuninya pulang kampung menuju daerah asal masing-masing. Tradisi ini tidak mengenal agama ataupun suku bangsa.

Ketika menjelang Lebaran, waktu libur pun dimanfaatkan banyak orang untuk pulang ke kampung halaman. Setiap tahun, jutaan orang yang merantau di kota-kota besar atau bahkan luar negeri, menempuh perjalanan sekian ratus kilometer menuju daerah asal mereka.

Namun, tradisi mudik bukanlah ritual tanpa biaya. Menempuh perjalanan sekian jauh ke kampung halaman, bukan cuma membutuhkan alokasi waktu dan energi khusus. Mudik juga membutuhkan uang tidak sedikit.

Bagaimana pengelolaan keuangan agar mudik 2017 ini tidak membuat kondisi keuangan berantakan? Simak jurus-jurus berikut ini:

Buatlah rencana anggaran

Mudik menjadi satu rangkaian yang sulit dipisahkan dengan kedatangan puasa Ramadan dan perayaan Hari Raya Idul Fitri. Supaya pengelolaan keuangan tidak berantakan karena kehadiran serentetan perayaan ini, ada baiknya kamu menyusun terlebih dulu rencana anggaran. Hal ini penting supaya kamu tahu persis apa saja pengeluaran yang akan kamu lakukan dan berapa anggaran yang tersedia.

Berkaitan dengan perayaan Lebaran dan mudik 2017, ada beberapa pos pengeluaran yang umum ada, antara lain:

Biaya konsumsi lebaran

Termasuk di sini adalah kebutuhan dana untuk pembelian suguhan Lebaran sebagai antisipasi ketika ada sanak kerabat bertandang ke rumah. Biaya ini dibutuhkan bila kamu memutuskan tidak mudik ke kampung halaman.

Biaya transportasi mudik

Ketika kamu memutuskan pulang ke kampung halaman untuk perayaan Lebaran, biaya mudik paling besar kemungkinan akan tersedot untuk biaya transportasi. Bila kamu memakai transportasi publik, biaya yang harus kamu keluarkan meliputi biaya pembelian tiket pulang pergi untuk sendiri atau seluruh keluarga yang turut. Belum lagi biaya konsumsi selama perjalanan mudik bila waktu tempuh mudik cukup lama.

Bila kamu mudik memakai kendaraan pribadi, ada biaya perawatan kendaraan yang perlu kamu siapkan agar kendaraan kamu prima mengantar hingga kampung halaman. Belum lagi ongkos bahan bakar atau BBM selama perjalanan.

Biaya selama di kampung halaman

Ketika kamu mudik, status kamu memang bersinggah di kampung, apakah itu di rumah orangtua atau saudara. Kendati begitu, kamu tetap harus menyiapkan biaya sendiri selama di sana, apakah untuk kebutuhan makan atau penginapan bila rumah kerabat tidak memadai. Usahakan tidak merepotkan orangtua ataupun kerabat yang kamu datangi, ya.

Biaya buah tangan alias oleh-oleh

Ini tradisi yang sangat khas Indonesia, yaitu memberi buah tangan pada para sanak saudara di kampung halaman. Perhitungkan berapa kebutuhan biaya untuk pos ini. Jangan lupa pula menimbang kebutuhan angpau Lebaran yang akan kamu bagi-bagikan pada sanak saudara di sana.

Biaya pasca mudik

Hidup setelah rangkaian perayaan selesai, mulai Ramadan hingga mudik Lebaran, tetap harus berjalan normal. Pastikan kamu memiliki persiapan dana untuk biaya hidup sekembalinya ke kota. Apalagi Lebaran tahun ini, masyarakat Indonesia menikmati cuti bersama sampai 4 hari, sehingga libur Lebaran bisa sepekan penuh!

Pastikan kamu tidak menghabis-habiskan semua dana yang kamu miliki sekadar untuk acara berlebaran dan  mudik ini. Siapkan dana untuk kebutuhan selepas mudik berakhir dan pastikan mencukupi hingga saatnya penghasilan kamu kembali bertambah.

Hitung kesiapan dompet

Mudik memang menjadi harapan hampir semua orang perantau yang memiliki ikatan kuat dengan kampung halaman mereka. Namun, selalu ingat, mudik bukan hal yang wajib kamu lakukan. Bila kondisi kantong tidak memungkinkan bagi kamu untuk pulang ke kampung halaman, tidak perlu memaksakan diri.

Kamu bisa mengukur kesiapan dompet melalui penyusunan anggaran mudik tersebut sehingga kamu bisa melihat pos mana yang bisa kamu hemat atau bahkan dihapus.

Misalnya, membawa oleh-oleh atau angpao sebenarnya bukanlah hal wajib bila memang dompet tidak memungkinkan. Tapi, bila kamu sungguh-sungguh ingin memberi sesuatu bagi kerabat di kampung, pilihlah yang sederhana saja atau dalam jumlah secukupnya.

Manfaatkan tawaran diskon

Tentu kamu tahu memasuki bulan puasa Ramadan hingga perayaan Lebaran sebagai puncaknya nanti, para peritel berlomba menawarkan beragam diskon menarik. Memang, diskon yang diberikan oleh para peritel di Indonesia kadangkala bukanlah harga diskon yang sebenarnya. Maka itu, kamu harus jeli melihat tawaran diskon mana yang memang benar-benar ekonomis dan termasuk “good deals“.

Manfaatkan diskon-diskon tersebut untuk memenuhi beragam kebutuhan seputar Lebaran dan Mudik 2017 ini. Misalnya, untuk membeli oleh-oleh Lebaran, membeli tiket mudik, membayar penginapan, dan lain sebagainya.

Update informasi promo kartu kredit

Bila kamu saat ini memiliki kartu kredit, jangan lupa memanfaatkan berbagai macam promo berupa diskon harga, cashback, dan lain sebagainya, untuk transaksi seputar kebutuhan Lebaran dan mudik 2017. Misalnya, promo pembelian tiket pesawat untuk mudik.

Yang terbaru, maskapa penerbangan milik negara yaitu Garuda Indonesia, menggelar promo menarik bagi pemegang kartu kredit BNI, Bank BRI, Bank BTN dan Bank Mandiri, berupa cashback Rp 150.000 dari Allianz. Berikut syaarat dan ketentuan yang berlaku:

Berlaku untuk pembelian dengan menggunakan kode promo: FLYMUDIK
Berlaku untuk pembelian di website dan Mobile Application Garuda Indonesia
Berlaku untuk periode pemesanan : 19 Mei 2017 – 31 Mei 2017
Berlaku untuk periode perjalanan : 19 Mei 2017 – 17 Juli 2017
Berlaku untuk semua rute domestic dan internasional keluar Indonesia (Kecuali Jeddah dan Madinah)

Ketentuan refund, reissued dan reschedule dari tiket pesawat berlaku sebagaimana aturan yang berlaku di Garuda Indonesia sesuai sub-class tiket masing-masing.

Selain promo kartu kredit untuk pembelian tiket maskapai penerbangan, kamu juga bisa bisa memanfaatkan kartu kredit untuk mendapatkan tawaran diskon harga, cashback atau point rewards untuk transaksi lain mulai belanja kebutuhan dapur untuk Lebaran, belanja fesyen untuk pakaian Lebaran, sampai transaksi dining untuk keperluan buka puasa bersama dan makan Lebaran.

Manfaatkan juga promo kartu kredit untuk menghemat biaya pembelian bahan bakar atau BBM kendaraan mudik kamu. Juga, diskon untuk transaksi hotel kamu di kampung halaman. Kamu bisa update informasi promo-promo seputar kartu kredit di sini.

Optimalkan transaksi nontunai

Saat ini, hampir semua industri mendorong pengoptimalan transaksi nontunai. Dalam upaya itu, peritel tak segan memberikan pemanis atau iming-iming agar kamu bertransaksi dengan cashless. Misalnya, jasa transportasi online.

Kamu bisa mengoptimalkan kanal pembayaran nontunai jasa transportasi online tersebut sehingga bisa menghemat biaya. Pakai Go-Pay atau GrabPay untuk bertransaksi memakai platform tersebut. Bisa juga kamu manfaatkan promo kartu kredit untuk mendapatkan diskon harga spesial berkendara dengan jasa transportasi online. Tentu dengan catatan, di kampung halaman kamu sudah tersedia jasa transportasi online ini.

Itulah jurus berhemat agar acara mudik kamu tahun ini bisa berjalan lancar, Moneysavers. Selamat merencanakan perjalanan mudik. Hati senang, kantong tetap aman.

 

 

Sumber: halomoney.co.id

Incoming search terms: