Ini Perbedaan Utama Antara Deposito dan Tabungan

By on November 1, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 348 kali

Perencanaan Keuangan – Masih banyak masyarakat belum tahu apa sebenarnya perbedaan antara menabung dan deposito, mungkin begitu pun dengan Anda. Namun, sudah ada sebagian masyarakat yang sudeh melek, dengan persepsi bunga deposito lebih tinggi dan uang yang didepositokan tidak bisa diambil kapan saja.

Pola pikir mendasar di atas sebenarnya sudah mengarah ke perbedaan dan persamaan kedua produk bank tersebut. Untuk lebih jelasnya Anda bisa mempelajari ulasan lengkap berikut ini:

1. Waktu Penarikan

Secara konsep, perbedaan mendasar deposito dan tabungan adalah dari sisi sistem pengambilan dana. Kalau Anda menyimpan uang dalam bentuk tabungan, maka dana Anda bisa diambil kapan saja, sedangkan jika simpanan Anda dalam bentuk deposito, maka hanya bisa diambil dalam jangka waktu tertentu karena deposito merupakan simpanan yang berjangka. Jadi, salah satu perbedaan yang paling mendasar dari keduanya adalah fleksibilitas pada penarikannya.

Deposito ini dirancang dengan tenor jangka waktu tertentu. Ada beberapa pilihan waktu mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, hingga 12 bulan. Apabila tabungan Anda disimpan di deposito 3 bulan, maka secara otomatis Anda tidak bisa mengambilnya sebelum 3 bulan, begitupun seterusnya.

Jika dana di dalam tabungan bisa ditarik kapan saja di semua ATM, sedangkan penarikan Deposito ini juga tidak bisa dilakukan di mana saja. Artinya simpanan dalam bentuk deposito ini hanya akan dapat ditarik dari bank di mana Anda mendaftarkan simpanan deposito tersebut.

Tujuan produk deposito dan tabungan juga berbeda. Anda harus bisa memanfaatkannya dengan baik sesuai rencana keuangan. Salah satu metode yang bisa digunakan adalah dengan cara memisahkan antara dana jangka panjang dengan kebutuhan rutin dan darurat.

Masukkan dana darurat dan kebutuhan harian ke produk tabungan, sedangkan dana untuk tujuan jangka panjang bisa dimasukkan ke dalam produk deposito.

Jika dana untuk kebutuhan jangka panjang disimpan pada rekening tabungan yang sama dengan dana untuk kebutuhan rutin, dikhawatirkan nantinya dana akan terpakai untuk membayar keinginan sesaat sehingga mengganggu tujuan keuangan jangka panjang Anda.

2. Bunga

Sebagai produk simpanan berjangka, tentu saja deposito memiliki tingkat suku bunga yang lebih tinggi daripada tabungan biasa.

Misalnya saja, kalau Anda hanya menyimpan uang di tabungan biasa, bunga yang didapatkan biasanya di bawah 1 persen, sedangkan pada bunga deposito rupiah dengan jangka waktu penyimpanan 1 bulan saja sudah mencapai hingga 7,5 persen.

Kekurangan produk tabungan adalah bunga tabungan Anda biasanya habis tersedot oleh biaya administrasi, sedangkan deposito dengan suku bunga seperti di atas, tentu saja ada keuntungan dalam bentuk bunga deposito walaupun sudah dikurangi biaya administrasi.

Skema tabungan dan deposito juga ada dalam sistem perbankan syariah. Perbedaan dengan bank konvensional terletak pada pemberian manfaat bagi nasabah.

Rekening tabungan biasanya berskema wadi’ah atau titipan, dimana prinsipnya adalah Anda itu menitipkan sejumlah uang di bank, kemudian bank akan memberikan bonus pada Anda sejumlah tertentu.

Sedangkan deposito di bank syariah berskema mudharabah (bagi hasil). Anda sebagai pemilik dana menaruh uang di bank untuk disalurkan oleh bank ke pembiayaan (kredit).

Keuntungan bank dari penyaluran itu akan dibagi dengan Anda sebagai nasabah berdasarkan proporsi tertentu. Hal ini lebih menjamin nasabah untuk terhindar dari praktek riba yang biasa terdapat dalam bentuk prosesntase bunga dalam sistem bank konvensional.

3. Jenis Produk

Dilihat dari besarnya imbal balik dalam bentuk bunga, maka deposito masuk kategori investasi sedangkan tabungan hanyalah simpanan biasa.

Deposito yang memiliki bunga jauh lebih besar dibandingkan tabungan termasuk dalam golongan instrumen investasi, sebagaimana juga saham, reksadana, obligasi, forex, properti, dan juga emas.

Dengan melihat uraian di atas, jelaslah sudah bahwa kedua produk simpanan di bank tersebut berbeda secara konsep dan aplikasinya. Anda harus bisa memanfaatkan keduanya sesuai dengan tujuan keuangan Anda.

 

 

 

 

Sumber: ekonomi.kompas.com

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty