Ini Cara Mengendalikan Pasangan Anda yang Boros

By on July 27, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 545 kali

Perencanaan Keuangan – Pasangan Anda boros? Nah, sepertinya Anda harus berbuat sesuatu untuk mengendalikan keborosannya itu. Masalahnya kalau terus dibiarkan, bisa-bisa keuangan rumah tangga bisa berantakan.

Mengendalikan pasangan yang boros tidak mudah karena berhubungan dengan perasaan. Butuh strategi ekstra hati-hati untuk bisa menyadarkannya kalau sifat boros itu tidaklah baik.

Kalau cara yang diambil salah, pasti pasangan akan sering mengalami pertengkaran. Berikut ada enam strategi yang bisa Anda lakukan untuk mengendalikan sifat boros pasangan. Siapa tahu ada strategi yang cocok untuk Anda.

1. Membuat perencanaan keuangan bersama

Tidak semua pasangan beruntung memiliki kondisi keuangan yang baik. Ada kalanya kondisi keuangan cenderung pas-pasan dan akan lebih buruk bila pasangan bersifat boros. Bagus atau tidaknya kondisi keuangan bisa diketahui dari perencanaan keuangan atau bahasa kerennya financial planning.

Anda bisa mengajak pasangan melakukan perencanaan keuangan minimal sebulan sekali untuk mengetahui cash flow keuangan keluarga, termasuk pemasukan dan pengeluaran melalui cara ini.

Dengan mengetahui kondisi keuangan, si dia lambat laun akan menyadari kalau sifat borosnya akan mengakibatkan masalah serius dalam perencanaan keuangan tersebut.

2. Transparan soal keuangan

Untuk keluarga yang memiliki hanya satu pemasukan, misalnya dari istri atau suami, dibutuhkan transparansi pada pasangan bahwa gaji yang didapatkan hanya “sekian”. Cara ini cukup jitu karena kejujuran terhadap pasangan soal pemasukan akan membuat mereka berhati-hati untuk boros.

3. Ada hutang yang harus dibayar

Berikan penjelasan pada pasangan kalau ada hutang yang harus dibayar, seperti hutang cicilan rumah, kartu kredit, dan angsuran asuransi yang menjadi beban bersama. Mengunakan kata “bersama” di sini secara tidak langsung akan menyadarkan pasangan untuk mengurangi sifat borosnya karena dia pun merasa bertanggung jawab untuk melunasi hutang-hutang tersebut.

4. Gunakan angka besar

Sadarkan pasangan dengan mengunakan angka besar karena terkadang ini jadi cara paling jitu untuk menyadarkan sifat borosnya tersebut. Misalnya pasangan gemar menghabiskan uang untuk makan di restoran dengan teman-temannya seminggu dua kali.

Nah, tunjukkan kalau sekali saja dia ke restoran menghabiskan Rp150 ribu, maka dalam seminggu dia menghabiskan Rp300 ribu. Kalau ditotal maka si dia akan menghabiskan uang Rp1,2 juta rupiah sebulan hanya untuk makan di restoran! Bayangkan kalau selama setahun? Dijamin angka besar itu akan membuatnya berpikir panjang untuk boros.

5. Kurangi akses ke ATM dan kartu kredit

Terkadang mengurangi akses pasangan ke mesin ATM dan juga mengurangi penggunaan kartu kredit akan membantu pasangan mengurangi sifat borosnya. Bujuk pasangan untuk meninggalkan kartu ATM dan kartu kreditnya di rumah dan hanya mengandalkan uang cash saja di dompetnya.

Kalau bisa isi dompet si dia dengan uang kontan untuk kebutuhan selama satu hari, sehingga si dia akan berpikir-pikir untuk boros atau belanja hal yang tidak perlu.

6. Minta nasihat orang ketiga

Kalau berbagai cara sudah dilakukan tetapi gagal untuk menyadarkan pasangan Anda, maka Anda harus mengambil cara ini. Mintalah tolong pada anggota keluarga yang disegani pasangan untuk memberinya nasihat bahwa sifat borosnya tidak baik dan harus dihilangkan.

Terkadang cara ini termasuk manjur karena si dia akan merasa malu dan tidak mau mengurangi kebiasaannya itu. Mengubah sifat dari pasangan yang kita cintai memang tidak mudah. Tetapi, selama itu dijalankan dengan penuh kesabaran, pasti akan berhasil.

 

Artikel ini dipersembahkan oleh HaloMoney