Ingin Menjadi Broker Saham??

By on July 9, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 4,686 kali
Saham

Ingin Menjadi Broker Saham??

WPPE (Wakil Perantara Perdagangan Efek ) adalah seseorang yang mempunyai pekerjaan sebagai seorang perantara di dalam perdagangan efek. Saat ini seorang WPPE lebih dikenal dengan sebutan broker saham. Seperti yang kita ketahui profesi dari seorang broker saham memang menarik, karena mereka itu akan menjembatani antara seorang pelaku investasi saham dengan sekuritas. Apabila ada seorang investor yang menginginkan untuk berinvestasi akan tetapi masih bingung mengenai caranya melakukan transaksi, maka disinilah peran seorang broker sangat penting karena broker juga akan membantu investor untuk menjelaskannya serta memberikan informasi seputar pasar saham. Selain itu broker juga turut membantu seorang investor dalam melakukan suatu order transaksi baik itu jual maupun beli saham serta membantu dalam menilai suatu saham apakah cocok dengan keuangan investor maupun menilai profil risikonya. Tugas daripada seorang trader ini memang sangatlah membantu, seorang investor tentu akan senang karena mereka seakan memiliki “asisten” dalam melakukan transaksi saham, sedangkan seorang broker juga akan memperoleh fee atas transaksi yang dilakukan pelaku investasi. Pihak dari perusahaan efek senang sebab mereka memperoleh orderan dari seorang broker serta nasabah yang menunjuk sekuritas tersebut turut terbantu. Jadi disini semua akan merasa diuntungkan.

Untuk jumlah dari broker di Indonesia sendiri sekarang ini juga belum banyak, berdasarkan catatan dari BAPEPAM-LK saat ini jumlah broker hanya sekitar 10.000 orang saja. Padahal kita tahu bahwa tenaga dari seorang broker ini sangatlah dibutuhkan ditengah semakin pesatnya perkembangan pasar modal. Jadi tidak mengherankan apabila perusahaan-perusahaan sekuritas saat ini sangat mencari seorang broker saham. Lantas bagaimana apabila kita ingin menjadi seorang WPPE / broker saham? memang yang pertama kali harus dilakukan adalah memiliki lisensi dahulu, khususnya untuk seorang mahasiswa sangat baik untuk memulai mempelajari tentang pasar modal walaupun saat ini belum mempunyai dana untuk berinvestasi. Mempelajari pasar modal memang sangat menguntungkan karena selain kita bisa menjadi investor juga dapat menjadi seorang broker. Selain itu kita juga dapat mempelajari banyak hal mengenai saham, selain itu tentunya juga bisa memperoleh penghasilan yang mencukupi. Dengan jumlah gaji pokok sebesar 1,5 hingga 2 juta rupiah, tapi seorang broker dapat mendapatkan total penghasilan puluhan juta setiap akhir bulannya. Bagaimana bisa? Banyak dari seorang broker yang mengakui mengenai penghasilan perbulannya bisa mencapai puluhan juta apabila sudah lebih dari setahun bekerja. Berbicara mengenai lisensi seorang broker memanglah menjadi kunci utama untuk terjun di dunia pasar modal. Ujian seorang WPPE sendiri dilakukan oleh pihak panitia standart profesi setiap tahun sebanyak 3 kali, dan informasi dari ujian tersebut dapat anda lihat pada www.standardprofesi.or.id . Biasanya ujian dilaksanakan pada bulan Maret, bulan Juli dan bulan November. Seorang WPPE untuk bisa lolos ujian, diwajibkan menjawab soal yang diberikan dengan tepat paling tidak sebanyak 65 soal dari keseluruhan (100 soal). Target ini memang terlihat sulit untuk bisa meraihnya sehingga banyak juga yang tidak bisa lulus. Bahkan menurut catatan dari sekitar 2000 peserta lebih yang menjalani ujian tersebut selama tahun 2010 misalnya, hanya terdapat 492 yang mampu lulus. Hal ini menjadi bukti bahwa dari tingkat kesulitan pada soal yang diberikan memang cukup tinggi. Jadi bagi siapa saja yang ingin menjadi broker dan memiliki lisensi maka sebaiknya belajar terlebih dahulu dengan sungguh-sungguh.

Umumnya broker saham yang bagus adalah seorang broker yang telah teredukasi baik itu mengenai pasar modal ataupun strategi saham. Selain itu juga jujur di setiap pekerjaannya. Seorang broker saham yang jujur biasanya tidak akan pernah memainkan akun milik nasabah serta akan merekomendasikan saham yang terbaik pula. Meskipun ada juga broker saham yang memberikan rekomendasi saham dengan asal-asalan untuk mendongkrak profit itu karena broker tersebut tidak teredukasi. Seorang broker yang baik tidak akan pernah memberi janji-janji keuntungan akan tetapi justru menyadarkan akan risiko yang mungkin terjadi ketika bertrading saham. Namun tidak mudah juga menemukan broker seperti itu, jadi apabila ada broker yang tidak sempurna ya harap dimaklumi. Karena yang terpenting dia jujur serta bisa membantu investasi yang kita lakukan dengan objektif.