Ilmuwan Ungkap Asal-Usul Emas

By on July 25, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,550 kali
Emas-Batang

Ilmuwan Ungkap Asal-Usul Emas

Investasi Emas – Emas masih cukup konclong untuk dikoleksi sebagian investor. Tapi, tahukah Anda darimana asal-usul emas sehingga menjadi logam mulia yang belakangan harganya terseok-seok.

Menurut ilmuwan dari Universitas Harvard, Amerika Serikat emas diproduksi oleh tabrakan dua bintang yang sangat langka. Ini kali pertama penelitian mengungkap tentang asal terbentuknya emas di Bumi.

Sekadar catatan, peneliti terdahulu mencatat bintang diciptakan oleh beberapa unsur-unsur ringan. Ketika bintang meledak pada akhir masa hidupnya, biasanya bintang akan mengeluarkan unsur kalsium, zat besi, serta karbon, dan mengirimkannya ke alam semesta.

Mereka mengamati peristiwa astronomi yang tidak biasa saat emas dikirimkan dari luar angkasa yang belakangan diketahui berhubungan dengan keberadaan logam mulia di planet manusia.

The Christian Science Monitor, 18 Juli 2013 melansir kehancuran sebuah bintang belum menemukan apakah juga mengeluarkan unsur-unsur berat seperti emas dan besi yang kemudian sampai ke Bumi.

Namun, sebuah studi dari tim astronom dari Universitas Harvard telah memberikan data alternatif mengenai pembentukan logam mulia. Emas diproduksi oleh penggabungan dua bintang yang tidak biasa, atau disebut bintang neutron.

“Dalam arti luas, emas mungkin berasal dari Supernova, atau kematian dari bintang yang meledak. Tapi, itu masih diperdebatkan di beberapa komunitas ilmiah,” kata Wen-fai Fong, mahasiswa pascasarjana di Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics.

Temuan yang dipublikasi oleh Astrophysical Journal Letter tersebut sangat berpotensi memberikan data alternatif atau pun dominan, mengenai mekanisme produksi emas.

Peneliti menambahkan, sebuah ledakan sinar gamma pendek yang dikenal sebagai GRB 130603B itu terjadi pada jarak 3,9 miliar tahun cahaya dari Bumi. Dan menurut catatan, jarak ledakan itu merupakan yang terdekat dengan Bumi.

“Emas diproduksi dengan cara tersebut, dan Bumi akhirnya memiliki kandungan emas. Tata Surya dibentuk oleh beberapa partikel, dan akhirnya emas berhasil masuk ke Bumi,” tutur pemimpin penelitian yang merupakan profesor astronomi di Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, Edo Berger.

(Vina, Ipotnews)