IHSG Diprediksi Melemah Pasca Cetak Rekor Tertinggi

By on April 19, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,588 kali

IHSG Diprediksi Melemah Pasca Cetak Rekor Tertinggi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin mencetak rekor tertinggi sepanjang masa setelah menguat 13 poin. Pencetakan rekor kali ini berkat penguatan saham-saham lapis dua.

Menutup perdagangan, Kamis (18/4/2013), IHSG menguat 13,985 poin (0,28%) ke level 5.012,638. Sementara Indeks LQ45 naik 1,653 poin (0,19%) ke level 849,547.

Indeks juga menembus rekor intraday tertingginya sepanjang masa pada perdagangan kemarin. Rekor intraday tertinggi yang bisa diraih IHSG sebelumnya ada di level 4.998,653 pada penutupan perdagangan Rabu 17 April 2013.

Semalam, Wall Street kembali terkena koreksi menyusul mixed-nya laporan kinerja emiten. Pelemahan juga didorong data-data indikator ekonomi yang mengkhawatirkan.

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Dow Jones turun 81,45 poin (0,56%) ke level 14.537,14. Indeks S&P 500 melemah 10,40 poin (0,67%) ke level 1.541,61, sementara Indeks Komposit Nasdaq berkurang 38,31 poin (1,20%) ke level 3.166,36.

Hari ini, IHSG diprediksi akan melemah pasca cetak rekor tertinggi. Posisi indeks yang sudah cukup tinggi bisa dimanfaatkan investor untuk mengambil untung. (Angga Aliya, Detikfinance)