Hindari Jebakan Beraneka Ragam Jenis Diskon dan Voucher!

By on February 10, 2017 | Artikel ini Sudah di baca 246 kali
Boros

Perencanaan Keuangan – Promo voucher dan beragam tawaran diskon kerap menggoda pebelanja. Jadilah pebelanja yang cerdas dan jitu memanfaatkan peluang berhemat.

Berbelanja bagi kebanyakan orang memang kegiatan yang menyenangkan. Ada kepuasan tersendiri secara psikologis ketika seseorang berhasil membeli berbagai macam barang yang dia inginkan. Bahkan tidak sedikit orang yang akhirnya terjebak menjadi shopaholic atau pegila belanja.

Mungkin kamu termasuk kalangan ini. Acara berbelanja sering menjadi kegiatan yang mengasyikkan bahkan mampu menghilangkan kepenatan dari rutinitas hidup sehari-hari. Lebih-lebih dengan booming e-commerce saat ini yang memungkinkan kamu berbelanja hanya dari gadget seperti smartphone ataupun tablet. Online shopping menjadikan acara berbelanja tak kalah menyenangkan.

Bagi para pebelanja, tidak ada hal yang paling menyenangkan dibandingkan mendapatkan diskon atau potongan harga barang! Bagaimanapun, membeli sebuah barang idaman dengan harga murah adalah hal menguntungkan. Namun, apakah semua tawaran diskon atau promo voucher belanja itu benar-benar menguntungkan kantong kamu? Belum tentu, lho!

Bila tidak jeli menghitung dan mengamati, tawaran promo voucher, diskon harga, buy 1 get 1, buy 2 get 1, cashback, dan beraneka jenis marketing gimmick itu, bisa-bisa malah menjebak kamu bertindak boros dan konsumtif. Maka itu, sebelum terjebak bertindak boros, perhatikan dengan jeli segala macam tawaran promosi itu.

Berikut ini beberapa jenis tawaran diskon yang umum kita temui ketika berbelanja dan:

Promo Voucher

Kamu mungkin sering mendapatkan “hadiah” voucher setelah melakukan belanja di sebuah tempat, misalnya. Atau ketika menghadiri sebuah acara atau event. Voucher-voucher berupa potongan harga itu umumnya diberikan oleh  para sponsor acara.

Hadiah promo voucher biasanya menetapkan berbagai macam persyaratan. Misalnya, potongan harga Rp 50.000 untuk pembelian minimal Rp 250.000. Atau, potongan harga Rp 100.000 untuk pembelian kedua dengan nilai pembelian total minimal Rp 400.000, dan lain sebagainya. Jarang sekali promo voucher yang benar-benar gratis atau tanpa syarat.

Di sana terlihat, diskon harga baru dapat kamu nikmati ketika sudah berbelanja sejumlah tertentu. Intinya, kamu tetap harus berbelanja!

Promo voucher seperti ini bisa sangat bermanfaat bila memang barang yang dijual adalah barang yang kamu butuhkan. Misalnya, barang kebutuhan rutin bulanan seperti toilettries, kebutuhan dapur, dan lain-lain. Tapi, promo voucher itu menjadi jebakan boros bila tawarannya adalah barang yang sebenarnya kurang kamu butuhkan.

Jadi, supaya tidak terjebak bertindak boros, pastikan kamu hanya memanfaatkan promo voucher untuk membeli barang yang menjadi kebutuhan, ya.

Buy 1 Get 1

Promosi penjualan dalam bentuk Buy 1 Get 1 atau Buy 1 Get 2, sebenarnya bentuk lain dari promo voucher. Pebelanja intinya diajak untuk berbelanja bila ingin mendapatkan satu barang gratis yang sama.

Promo dengan format seperti ini banyak ditempuh oleh pemilik usaha untuk menggenjot omzet penjualan mereka. Bagi pebelanja, promo seperti ini bisa bermanfaat bila memang barang yang dipromosikan adalah kebutuhan penting. Tapi bila kurang penting, sebenarnya ini dapat menjebak seseorang untuk berbelanja sesuatu yang sebelumnya dia tidak terpikir membeli.

Bila kamu sering mendapat tawaran seperti ini, kamu bisa memanfaatkannya dengan mengajak teman kamu untuk sharing atau berbagi pembelian. Misalnya, kamu mendapatkan promo pembelian buy 1 get 1 di kedai kopi terkenal. Ajak saja temanmu untuk ikutan. Jadi, kamu dan teman kamu bisa menikmati sebuah barang dengan harga 50% lebih murah.

Promo Cashback

Promosi dengan iming-iming cashback atau uang kembali sekian rupiah atau sekian persen dari total pembelian, juga banyak diterapkan oleh pemilik toko. Promo cashback ini akan bermanfaat bila memang diterapkan bagi pembelian barang yang menjadi kebutuhan utama kamu. Misalnya, kamu hendak membeli gadget merek tertentu, atau saat berbelanja kebutuhan bulanan (groceries shopping) di sebuah supermarket.

Tapi, jangan jadikan iming-iming promo cashback ini sebagai alasan utama kamu berbelanja, ya. Pastikan kamu hanya membeli barang yang menjadi kebutuhan.

Promo Today’s Deal

Ini juga bentuk promo yang banyak ditawarkan oleh penjual. Mungkin kamu sering mengalami ketika tengah mendatangi sebuah toko atau pusat belanja baik offline maupun online, si pramuniaga menawarkan promo diskon hari ini. “Beli Rp 300.000 mendapatkan potongan Rp 50.000 untuk pembelian berikutnya senilai minimal Rp 200.000 khusus hari ini, Kakak..”

Format promosi seperti ini mensyaratkan kamu berbelanja minimal Rp 500.000 untuk bisa merasakan diskon harga Rp 50.000. Penekanan ada pada “Khusus hari ini saja”.

Bila tidak awas, pebelanja yang kurang jeli akan merasa tiba-tiba membutuhkan sesuatu yang dibeli mumpung ada diskon. Akhirnya, pebelanja bisa membeli hal-hal yang sebelumnya sebenarnya tidak dia butuhkan hanya karena sudah terlanjur terbuai dengan iming-iming diskon tersebut.

Itulah dia beraneka ragam jebakan boros dari tawaran-tawaran promo voucher dan diskon harga yang sering kita temui. Tetaplah jeli dalam mengelola uang!