Harga Emas Naik, Investor Mulai Berburu Emas

By on August 20, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,852 kali
Pasar Emas

Harga Emas Naik, Investor Mulai Berburu Emas

Investasi Emas – Spekulan mulai melirik emas dan menjadikan sebagai tujuan investasi untuk pertama kalinya dalam dua bulan. Hal ini terjadi karena harga emas naik ke level tertinggi sejak pertengahan Juni, karena adanya tanda-tanda kenaikan permintaan fisik emas di India dan China.

“Orang-orang tertarik memegang emas karena harga turun,” kata Tom Stringfellow, presiden Frost Investment Advisors LLC di San Antonio kepada Bloomberg. Harga emas yang turun membuat pembeli emas di India dan China melakukan pembelian.

World Gold Council (WGC) mengatakan, permintaan emas kuartal II naik ke posisi tertinggi sejak 2008. Pekan lalu, harga emas melonjak 4,5% menjadi US$ 1.371 per ounce di Comex, New York. Harga naik tertinggiu sejak 12 Juli.

Sementara itu, The Standard & Poor GSCI Spot naik 2,4% pekan lalu. MSCI All-Country World Index dari ekuitas turun 1%. Sementara itu, penjualan koin emas dan emas batangan naik 78% di kuartal terakhir menjadi 507,6 metrik ton, karena permintaan lebih dari dua kali lipat di India dan China.

WGC menyebutkan, permintaan emas untuk perhiasan melonjak 37% menjadi 575,5 ton. Konsumsi China naik 54% menjadi 706,4 ton pada semester I, dan bisa menyalip India sebagai konsumen emas terbesar dunia.

Selain kenaikan permintaan, harga emas berpeluang naik karena ada kemungkinan pemogokan pekerja tambang emas di Afrika Selatan. Hal ini bisa mempengaruhi harga 4 sampai 5 minggu ke depan. JPMorgan Chase & Co mengatakan, harga emas bisa reli ke US$ 1.420 pada akhir tahun ini.

(Asnil Bambani Amri, Kontan)