Harga Emas Kembali Turun Terseret Laporan Ekonomi AS yang Positif

By on June 26, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 3,197 kali
Emas

Harga Emas Kembali Turun Terseret Laporan Ekonomi AS yang Positif

Harga emas kembali susut pada perdagangan Rabu (26/6/2013) ini, setelah laporan data perekonomian Amerika Serikat (AS) yang baik berhasil mendorong kembali pasar saham di negara tersebut.

Juga berkaitan dengan dukungan rencana Federal Reserve untuk kembali melanjutkan skala pembelian obligasi dalam beberapa bulan ke depan.

Harga emas di pasar Spot turun hampir 0,1% menjadi US$ 1.275,71 per ounce. Sementara harga emas di pasar AS naik tipis menjadi US$ 1.275,30 per ounce.

Mengutip laman CNBC, harga emas terus merosot sejak pekan lalu hingga mencapai kisaran 8% atau senilai US$ 113 per ounce.

Harga emas meluncur sejak Kepala the Fed Ben Bernanke menyatakan akan kembali menata strategi tentang pembelian obligasi bulanan senilai US$ 85 miliar sebagai bagian dari pemulihan ekonomi di AS.

Sementara itu, berdasarkan laporan menyebutkan jika kepercayaan konsumen AS melonjak pada bulan Juni ke level tertinggi lebih dari 5 tahun. Sementara penjualan rumah AS naik ke tingkat tertinggi dalam hampir 5 tahun di bulan Mei.

Keuntungan lebih lanjut di pasar saham global tahun ini juga diprediksi akan menjadi sebuah rambu dari kerugian lebih untuk emas, menurut analis, mengutip korelasi negatif kembali terjalin antara dua aset.

Di India, Bank Sentral negara ini mengatakan bank regionalnya tidak akan lagi memberikan pinjaman untuk emas perhiasan dan koin.

Hal ini merupakan langkah terbaru untuk mencegah pembelian emas karena pemerintah berusaha untuk mengurangi defisit transaksi berjalan di India. (Nurmayanti, Liputan6 News)