Harga Emas Kembali Naik Oleh Dollar AS

By on July 18, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 1,504 kali
Harga Emas

Harga Emas Kembali Naik Oleh Dollar AS

Investasi Emas – Pada perdagangan pekan lalu harga emas kembali naik pada lantai bursa NYMEX, kenaikan tersebut ditopang dengan semakin melemahnya nilai Dolar AS yang mana respon pernyataan dari Gubernur Bank Central mengenai suku bunga dari The Federal Reserve akan tetap rendah dalam jangka beberapa waktu kedepan. Kebanyakan para investor memang tengah menunggu keputusan dari FOMC atau the Fed Open Market Committee’s untuk segera melakukan klarifikasi mengenai kapan waktu sebenarnya bagi The Fed Reserve untuk menghentikan atau mengurangi kebijakan dalam belanja obligasi. Seperti yang telah kita pahami sebelumnya, kebijakan dari bank sentral tersebut bisa menjadi pendorong untuk semakin naiknya harga emas.

Hasil dalam pertemuan yang sudah diumumkan beberapa waktu lalu, dapat diketahui ada banyak pendapat yang diutarakan oleh para gubernur di bank sentral AS tentang pengurangan biaya belanja obligasi. Kontrak untuk bulan depan misalnya, harga emas yang akan diperdagangkan naik menjadi $1.50 yaitu mengalami kenaikan sebesar 0.1% dari harga $1.247 pada bursa Comex. Dari pengumuman tersebut, harga dari emas naik ke $1.261/ons. Separuh dari 19 jumlah anggota dari The Fed menuturkan bahwa dukungan akan segera dihentikan untuk belanja obligasi akhir tahun ini yang mencapai 85milyar setiap bulannya. Sedangkan yang lainnya masih tetap bersikukuh menginginkan supaya pembelian obligasi tersebut dapat terus berlanjut sampai akhir tahun 2013 ini. Dengan melihat keadaan saat ini, harga emas diprediksikan akan mengalami pergerakan yang fluktuatif dalam rentan harga $1.200 sampai $1.300 per ons-nya. Untuk prospek dalam jangka panjangnya, kebijakan kuantitatif masih akan terus meruncing dan harga emas masih diyakini dapat naik lebih tinggi lagi. Bahkan bisa jadi pada tahun 2014 akan ada lagi kebijakan kuantitatif untuk jilid keempat atau diplesetkan menjadi Quadzilla. Dengan naiknya harga emas sekarang ini memang didorong oleh faktor melemahnya nilai Dolar AS karena kehilangan pijakan dari jenis mata uang besar yang lain.

Ben Bernanke selaku Gubernur dari Bank Sentral AS menegaskan apabila keadaan ekonomi Amerika akan segera membaik, maka untuk program pembelian suatu obligasi dapat ditekan alias dikurangi. Akan tetapi hasil dari pertemuan FOMC masih meyakini paling tidak di penghujung tahun ini tepatnya sekitar bulan september pembelian obligasi akan mulai untuk dikurangi. Sedangkan adanya tambahan daya untuk kenaikan turut disumbang dari data ekonomi China dimana untuk bulan lalu saja index konsumennya mengalami kenaikan yang signifikan. Akibatnya, harga saham dari CTF Jewelry menguat dan harganya hampir mencapai 2 kali lipat. Meskipun harga emas mengalami kenaikan, tetap perlu diwaspadai mengenai kemungkinan terjadinya koreksi serta aksi likuiditas khususnya didalam perdagangan emas ETF yang dilakukan oleh para investor kebanyakan. Untuk sekarang ini perdagangan pada emas ETF berada pada titik terendah yang telah terjadi semenjak tahun 2010 lalu atau mengalami penurunan 2.000 ton.