Gunakan THR Dengan Bijak!!

By on June 24, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 317 kali

Perencanaan Keuangan – Bulan puasa telah tiba, dan itu artinya sebentar lagi hari raya lebaran yang dinanti-nantikan oleh umat muslim akan segera datang. Nah, itu artinya bagi Anda yang bekerja akan mendapatkan tunjangan hari raya (THR). Saat Anda mendapatkan THR, Anda wajib mengelolanya dengan benar sehingga pemanfaatannya tepat. Dan tentunya saat bulan puasa dan menjelang hari raya lebaran, banyak orang yang mengeluhkan meningkatnya harga sembako mendekati hari raya.

Bukankah setiap tahun memang kejadiannya selalu terulang begitu? Bukankah kita sudah tahu memang ada pengeluaran-pengeluaran besar yang terjadi setiap datangnya hari raya? Kalau sudah ada pengalaman seperti itu, harusnya kita tidak kaget lagi.

Lalu, bagaimana sebaiknya mengelola THR dengan bijak? Dalam perencanaan keuangan (financial planning), THR ini masuk sebagai penghasilan tahunan. Maka, penggunaan THR sebaiknya tidak untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran bulanan.

Sebaiknya, penghasilan tahunan tetap Anda gunakan untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran tahunan. Dengan cara seperti ini, kita dapat selalu membuat perkiraan biaya yang sesuai dengan dana yang tersedia.

Ada beberapa pengeluaran rutin tahunan menjelang hari raya yang bisa terjadi. Mari kita urai satu per satu.

Pengeluaran mudik

Mudik sudah menjadi suatu kebutuhan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia pada Hari Raya Idul Fitri. Sebagian besar dana THR Anda sebaiknya dialokasikan untuk membiayai perjalanan mudik ini. Jika memang biaya mudik sangat besar, sebaiknya, Anda sudah menabung di luar dana THR. Jika ternyata dana yang terkumpul masih juga tidak mencukupi untuk mudik, Anda harus siap menghadapi kenyataan kalau suatu waktu Anda terpaksa tidak mudik saat Lebaran.

Pengeluaran hari raya

Selain biaya mudik, tentu ada juga biaya hari raya. Biaya hari raya ini bukan hanya berupa pembelian pakaian baru, tetapi mungkin juga berwujud biaya pembelian makanan yang akan meningkat jumlahnya. Soalnya, selama hari raya, kita mungkin perlu mengirim buah tangan atau melaksanakan open house di rumah.

THR untuk para pekerja

Tentu saja apabila Anda memiliki pekerja di rumah, seperti pembantu, baby sitter, sopir, atau tukang kebun, Anda perlu menyediakan sebagian dana THR untuk mereka. Jangan lupa juga untuk mengalokasikan dana jika Anda ingin memberikan hadiah kepada mereka agar dapat turut serta gembira merayakan Lebaran.

Zakat dan sedekah

Jangan sampai Anda melupakan pengeluaran yang sangat penting di Hari Raya Idul Fitri, yakni zakat fitrah, sedekah, dan biaya fidiah bagi kaum perempuan. Pengeluaran zakat dan sedekah ini seharusnya tidak mengambil alokasi terlalu besar dari dana THR Anda.

Namun, sebetulnya, ada satu lagi pengeluaran yang sering terlupakan alokasinya, yaitu biaya hewan kurban untuk Hari Raya Idul Adha. Jangan sampai saat waktunya di Hari Raya Kurban, Anda tidak memiliki dana yang cukup untuk berkurban hanya gara-gara tidak mengalokasikan dana dari THR Anda.

Nah, berbagai uraian tersebut menunjukkan, Anda sebetulnya sudah dapat memperkirakan biaya apa saja yang akan terjadi di sekitar hari raya. Kemudian, Anda dapat membandingkannya dengan dana yang tersedia dari THR yang Anda dapatkan setiap tahun menjelang hari raya.

Jika Anda seorang wiraswasta atau bekerja secara freelance, Anda perlu membuat tabungan khusus. Tujuannya, tabungan ini dapat Anda jadikan THR pada diri sendiri setiap tahunnya.

Dengan perencanaan yang baik, saya berharap Anda dapat merasakan manfaat yang sebesar-besarnya dari dana THR yang memang menjadi hak Anda setiap tahun.