GAPS dalam Forex

By on July 5, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 3,935 kali
investasi forex

GAPS dalam Forex

Pada dasarnya gap pada grafik merupakan sebuah celah kosong yang ada di antara periode trading sebelumnya dengan periode trading yang sekarang. Biasanya gap ada karena sebuah kondisi dan materi yang penting baik secara fundamental layaknya laporan keuangan ataupun data ekonomi. Demikian ini terjadi pada saat adanya suatu perbedaan diantara pembukaan harga dalam periode trading dengan penutupan harga trading pada sebelumnya, maupun saat harga paling tinggi yang terjadi. Untuk pergerakan dari harga gap dapat kita temui dalam bar chart serta candlestick, namun hal itu tidak bisa kita temui dalam point-and-figure serta line cahrt. Mengapa demikian? sebab dalam setiap titik dalam point-and-figure chart serta line chart itu saling berhubungan. Banyak yang mengatakan bahwa gap yang tengah terjadi suatu saat nanti dapat terisi lagi, maksudnya harga tersebut kembali bergerak serta akan menutupi paling tidak pada trading yang tengah kosong. Akan tetapi, sebelum dilakukannya transaksi agar dapat memperoleh suatu peluang akan hal tersebut, perlu kita ingat bahwa demikian ini belum tentu akan terjadi bahkan dapat memerlukan waktu agak lama supaya gap bisa terisi lagi.
Gap sendiri dibagi menjadi 4 bagian, untuk lebih jelasnya apa saja dan bagaimana penjelasannya simak dibawah ini:

1. Common GAPS
Common jenis ini kerap kali kita temui, suatu gaps yang dapat langsung tertutup kemudian. Untuk contohnya yaitu kejadian gaps yang tertutup secara langsung atau dengan istilah closing windows. Umumnya common gaps muncul saat kondisi dari harga mendapati pergerakan ke range suatu harga tertentu ataupun dalam kondisi area yang mengalami suatu tekanan kuat untuk kembali bergerak sehingga are tersebut menjadi tertahan. Untuk itu dengan mewaspadai common gaps ini merupakan langkah terbaik namun apabila anda ragu dalam pergerakan ini, maka ini dapat memberikan peluang bagi anda.

2. Breakaway GAPS
Breakaway gaps ini terbilang cukup menarik.  jenis ini terjadi saat harga melonjak hingga menembus area yang tertahan atau range trading. Dalam memahaminya, seorang perlu memahami suatu proses yang alami dalam area yang tertahan tersebut ( harga yang mengalami pergerakan ke dalam range harga tertentu untuk beberapa periode). Suatu titik yang mana harganya mendapati breakout itu adalah harga support, selain itu apabila sedang mendapati breakout ke bawah yang mana dari harga baru yang bisa ditempuh akan menjadi suatu resistence. Dengan konfirmasi terbaik atas trading gaps ada baiknya juga melihatnya dari dekat seperti layaknya formasi itu terbentuk. Contohnya saat terjadi pressure harga pada sautu titik yang maan sudah mendekati support, sebaiknya perlu untuk anda perhatikan atas kejadian ini.

3. Runaway GAPS
Runaway Gaps ini dapat menggambarkan dengan begitu jelas mengenai terjadinya rekanan yang besar serta bisa mempengaruhi adanya pergerakan dari harga ketika harga mengalami pergerakan yang tajam. Bahkan berdasarkan pernyataan atas seorang trader mengenai runaway ini merupakan ukuran dalam memutuskan lamanya waktu trend tersebut akan berhenti. Dari teori tersebut menyatakan bahwa dari suatu ukuran gap merupakan stagnan atas pergerakannya. Walaupun terbilang tidak mudah untuk membuktikannya, tapi paling tidak dapat membantu kita agar menjadi waspada ketika melakukan sebuah transaksi.

4. Exhaustion
Exhaustion gaps ini merupakan suatu pergerakan yang mana dalam harga tersebut hampir mencapai titik akhir atas pergerakan dari trend yang turun maupun trend yang naik. Adanya signal yang terjadi beberapa kali itu memperlihatkan bahwa trend tersebut akan segera berakhir, dan salah satunya ialah Exhaustion Gaps. Perbedaan antara Exhaustion gaps dengan runaway gaps ini adalah terletak pada gaps yang mana gaps merupakan euphoria atas pergerakan dari harga yang belum mampu untuk kembali dilanjutkan.

Itu tadi penjelasan mengenai gaps yang ada di dalam dunia trading forex.