Dibandingkan Deposito, Investasi Reksadana Lebih Menguntungkan

By on December 23, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 530 kali

Investasi Reksadana – Sekarang ini adalah waktunya untuk merubah pola pikir Anda mengenai cara mempertahankan dan bahkan menambah kekayaan. Dahulu, kita mungkin sudah akrab dengan kegiatan menabung yang diajarkan sejak kecil. Setelah besar, kegiatan ini berlangsung namun ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu menabung di bank yang bisa mendapatkan keuntungan dari bunga. Setelah itu, muncul deposito yang keuntungannya lebih besar dari sekedar menabung.

Sayangnya, deposito bukanlah cara paling maksimal untuk mempertahankan dan menambah kekayaan Anda. Sekarang ini, waktunya bagi masyarakat Indonesia untuk melirik investasi. Banyak sekali instrumen investasi yang bisa dipilih, termasuk Reksadana. Instrumen investasi ini dikatakan mudah untuk digunakan, baik untuk yang baru saja terjun ke dunia investasi sekalipun. Adakah alasannya untuk beralih ke reksadana? Alasannya, dibandingkan deposito, investasi Reksadana lebih menguntungkan. Hal ini jelas terlihat pada tingkat return atau imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan deposito dan tabungan.

Sebenarnya, membandingkan kedua instrumen investasi in sangatlah tidak imbang. Dalam bahasa kerennya mungkin tidak apple-to-apple. Jika diibaratkan, bagaikan membandingkan mobil MPV dan mobil sedan. Jika saja ditanya manakah yang lebih baik diantara keduanya, semua tergantung kepada tujuan masing-masing. Misalnya, lebih enak naik MPV kalau pergi beramai-ramai, namun enakan naik sedan ketika pergi sendiri. Begitulah yang terjadi begitu membandingkan Reksadana dan juga deposito.

Meskipun lebih menguntungkan dari deposito sekalipun, Reksadana juga tidak bisa mengelak dari resiko. Segala instrumen investasi yang ada pasti memiliki tingkat return dan resikonya tersendiri. Semakin besar tingkat keuntungannya, maka makin besar pula resikonya. Begitu membicarakan Reksadana, produk yang memiliki resiko paling rendah adalah Reksadana Pasar Uang. Memang keuntungan yang diberikan juga kecil, namun setidaknya lebih baik daripada deposito. Sedangkan jenis Reksadana yang memiliki keuntungan tinggi dan resiko yang tinggi pula adalah Reksadana Saham.

Dibandingkan deposito, investasi Reksadana lebih menguntungkan juga dikarenakan faktor inflasi. Hal ini bisa dijelaskan dalam ilustrasi berikut. Bpk. Edi memiliki uang sebesar Rp. 15 juta dan menempatkannya ke deposito dengan return sekitar 6% per tahun. Dalam lima tahun ke depan, Bpk. Edi mendapat mendapatkan tambahan income kurang lebih Rp 14 juta. Namun, apakah tingkat inflasinya masih sama dengan lima tahun yang lalu? Tentu saja tidak. Namun, dengan menempatkan uang tersebut ke Reksadana Saham yang imbal balik per tahunnya dapat mencapai 20%, keuntungan yang di dapat bisa mencapai Rp. 61 juta Rupiah dalam 5 tahun mendatang.

Dapat disimpulkan, investasi lebih tahan terhadap inflasi daripada deposito dan tabungan. Itu dia sedikit info menarik antara deposito dan juga investasi Reksadana. Ayo, tunggu apalagi. Tanam pohon uang Anda sendiri dengan berinvestasi. Semoga bermanfaat.

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty