Dalam 10 Hari, Indeks S&P 500 Sudah Rekor 9 Kali

By on May 16, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,684 kali

Dalam 10 Hari, Indeks S&P 500 Sudah Rekor 9 Kali

Saham-saham di bursa Amerika Serikat terungkit lagi menembus rekor baru. Data manufaktur menunjukkan pelemahan sehingga pelaku pasar berspekulasi bahwa Federal Reserves belum akan bergegas mengurangi stimulus.

Alhasil, saham-saham finansial reli. JPMorgan & Chase Co. melompat 1,7% ke level terbaiknya sejak Juni 2007. Indeks sektor consumer pun melejit ke rekor baru dengan Procter & Gamble Co. yang melaju 1,5%.

Macy’s Inc. melesat 2,5% setelah melaporkan laba bersih yang mengalahkan prediksi. Netflix Inc. naik 4% melengkapi reli enam hari penuh. Cisco Systems Inc. mendaki 8,5% bersama laporan kinerjanya yang melampaui perkiraan.

Reli saham-saham itu mendorong indeks Standard & Poor’s 500 terangkat 0,5% ke 1.658,78. Ini merupakan rekor baru kesembilan dalam sepuluh hari terakhir.

Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 60,44 poin atau 0,4% ke rekor 15.275,69. Nilai transaksi di Wall Street kemarin mencapai 6,5 miliar saham, atau 3,5% di atas rata-rata transaksi hariannya.

“Proyeksi ekonomi global memberi dukungan atas pemikiran bahwa lebih banyak lagi stimulus yang akan diberikan, terutama dengan inflasi yang lunak,” kata Oliver Pursche, co-manager GMG Defensive Beta Fund dan Presiden Gary Goldberg Financial Services di New York.

Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan harga wholesale merosot April lalu. Penurunannya itu merupakan yang terbesar dalam tiga tahun akibat penurunan harga bahan bakar. Namun, hal ini membantu menjaga laba perusahaan.

Selain itu, produksi industri AS juga melemah terdalam selama delapan bulan terakhir. Ini berarti terjadi pemangkasan produksi pabrik dan mengindikasikan bahwa manufaktur AS hanya memberi dukungan kecil bagi ekonomi. (Rika Theo, Kontan)