Ciri-Ciri Anda Memiliki Bakat Seorang Enterpreneur

By on April 1, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 3,487 kali

Ciri-Ciri Anda Memiliki Bakat Seorang EnterpreneurStart-Up Bisnis – Apakah benar semua orang dilahirkan menjadi seorang enterprenur? Semua orang memang dilahirkan memiliki bakat untuk menjadi enterpreneur namun hanya satu yang bisa memutuskan apakah Anda akan menjadi seorang enterpreneur atau hanya seseorang yang bekerja sebagai pegawai perusahaan besar. Satu hal yang membuat Anda tidak ingin mengembangkan bakat enterpreneur dalam diri Anda adalah kenyamanan menjadi pegawai dengan gaji besar, Anda menjadi keenakan tiap bulan akan menerima gaji dan tidak ingin keluar dari zona nyaman tersebut. Hal semacam tersebut yang membuat orang-orang tidak ingin menjadi enterpreneur.

Sudah beratus-ratus artikel yang menjelaskan tentang bagaimana nikmat dan bahagianya menjadi seorang entrepreneur. Jika Anda sadari, bahwa hampir semua orang terkaya di dunia adalah seorang entrepreneur. Orang-orang yang ada disekitar kita pun secara tidak sadar menjadi faktor utama untuk menjadikan Anda seorang entrepreneur, entah itu keluarga, teman atau mungkin pasangan. Dan secara tidak sadar lagi, banyak tindakan Anda yang menunjukkan bahwa Anda adalah seorang entrepreneur. Dan yang menyakitkan Anda tidak sadar. Maka untuk membuat Anda sadar dan berada di jalur yang benar, ini ada beberapa ciri-ciri bahwa Anda dilahirkan untuk menjadi seorang entrepreneur.

Anda suka bertindak

Anda adalah ciri-ciri orang yang tidak suka membiarkan semuanya tidak berjalan semestinya. Contoh yang paling sederhana adalah Anda tidak suka melihat sesuatu yang kotor. Anda tidak sekedar membersihkan sesuatu yang kotor tersebut, tapi membuat bagaimana cara agar mereka tidak kembali kotor. Itu masih ciri yang sederhana, ada ciri yang lebih konseptual. Anda mempunyai ide untuk membuat bisnis, tetapi suntuk karena setiap hari Anda harus memikirkan ide-ide tersebut.

“Saya benci dengan entrepreneur yang mempunyai bisnis plan yang sempurna” terang Barbara Corcoran, CEO The Corcoran Group.

Kata-kata Barbara tentu mempunyai arti bahwa sekarang banyak orang yang hanya memikirkan ide, ide dan ide. Ide adalah barang langka, tetapi menjadi barang tidak berguna ketika tidak ada eksekusi. Jika Anda adalah tipe orang yang suka mengesekusi ide, Anda telah lolos ciri-ciri entrepreneur tahap pertama.

Anda seorang yang resourceful

Bingung menjelaskan dengan bahasa Indonesia, apa itu resourceful. JIka Anda pada waktu kecil suka melihat serial televisi MacGyver, dan Anda ingin sekali seperti MacGyver, itu berarti Anda seorang yang resourceful. Anda tentu tidak memiliki semuanya, dan Anda harus memilih apakah akan hidup seperti ini atau berubah.

“Di serial televisi tersebut terlihat MacGyver tidak mempunyai segalanya yang dia butuhkan, tetapi dia benar-benar memanfaatkan yang ada disekitarnya secara maksimal. Dia bisa berpikir bahwa semuanya bisa berjalan. Itu adalah ciri seoran entrepreneur” Tony Hsiesh, CEO Zappos.

Anda sangat berhati-hati dengan uang

Brainshark adalah perusahaan pembuat software yang cukup besar di Amerika Serikat. Sang pendiri yaitu Joe Gustafson mengatakan bahwa ada kalanya dia harus memutar otak untuk berpikir bagaimana untuk hidup karena gajinya habis.

“Selama 8 tahun perusahaan berdiri, setidaknya 7 kali saya tidak punya uang, bahkan dari gaji dan tabungan”

Itulah yang menjadi faktor, yaitu uang. JIka Anda benar-benar ingin berbisnis, Anda akan selektif dalam melakukan pengeluaran bahkan mengarah ke freak. Semuanya pengeluaran Anda catat dan Anda ingin segera membuat sesuatu yang besar dengan keuntungan Anda setiap harinya.

Anda tipe pemberontak

Sekarang ada quote dari Stephane Bourque CEO dari Incognito Software. “Seorang entrepreneur tidak pernah puas dengan status quo”

Stephane menjelaskan dia tidak ingin mempunyai karyawan yang bertindak sesuai yang dikehendakinya, Stephane ingin para karyawannya bertindak secara pemberontak dengan caranya sendiri. Pemberontak disini bukan mengarah ke anarkis atau kejahatan. Tetapi membebaskan mereka untuk berkerja sekreatif mungkin bahkan sampai membuat masalah.

“Saya ingin karyawan saya mendapatkan masalah”

Itu berarti mereka menunjukkan bahwa kesempatan tidak hanya ada disitu, dan itu baik bagi perusahaan dan diri mereka sendiri.

Anda sangat terbuka atas perubahan “Jika di otak Anda hanya bisa menerima satu perubahan, berarti kesempatan Anda akan semakin kecil”

Sekarang datang dari CEO Halo Blow Dry Bars, yaitu Rosemary Composan sebuah salon yang berada di Sillicon Valley.  Rosemary membuka salon dikawasan teknologi, tentu aneh. Ketika pertama kali dibuka, tentu banyak kekurangan dari salon tersebut. Tetapi Rosemary orangnya suka dengan perubahan, dia mendengarkan semua masukan dari pelanggannya. Sekarang, Halo Blow Dry Bars telah menjadi salon terbesar di California karena memiliki fasilitas internet yang sangat cepat.

“kita membantu perempuan untuk tetap tampil modis, tetapi dia bisa tetap bekerja sambil nyalon”

Anda suka tantangan

Menjadi seorang entrepreneur dan membuka bisnis  jangan harap pekerjaan tersebut akan mulus. Anda akan menghapi puluhan tantangan yang membuat Anda muak. Setiap tantangan yang datang, tentu tidak akan sekedar menjadi tantangan. Pengalaman dan kemampuan Anda akan meningkat ketika Anda bisa melalui tantangan tersebut.

“setiap entrepreneur tidak akan berpikir semuanya dapat diatasi, tetapi akan banyak tantangan lain yang harus dihadapi” ujar CEO Sky Zone Park, Jeff Piatt.

Setiap entrepreneur akan menganggap semua tantangan bukan untuk hanya untuk diatasi tetapi juga dihadapi. Benar sekali, tantangan tidak hanya hadir untuk diatasi, tetapi bagaimana cara Anda menghadapinya.

Anda tidak gampang galau

Barbaran Corcoran kembali mengatakan, dalam dunia entrepreneur yang dibutuhkan adalah orang yang jatuh secara cepat dan bangkit secara terus menerus. Tidak ada gunanya penyesalan di dunia entrepreneur. Jangan terbawa penyesalan terus menerus, bangkit dan berubah adalah cara satu-satunya.

Fokus bagaimanapun caranya

Fokus disini Anda berarti mempunyai tujuan. Tujuan itulah yang bisa membuat Anda fokus. Dan disini bukan hanya dituntut untuk sekedar fokus, tetapi bagaimana caranya Anda bisa fokus. Ini akan berhubungan dengan tantangan, kegagalan dan risiko yang akan Anda hadapi. Ketika semua faktor diatas bisa hadapi, Anda tinggal fokus untuk mencapai tujuan.

 

Sumber: studentpreneur.co