Cermati, Apa yang Harus Dilakukan dan Tidak Dilakukan Dalam Start-Up Bisnis

By on February 18, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 3,652 kali

Cermati, Apa yang Harus Dilakukan dan Tidak Dilakukan Dalam Start-Up BisnisStart-Up Bisnis – Dalam berbisnis, pasti ada sesuatu yang harus Anda lakukan dan sesuatu yang tidak boleh Anda lakukan. Sekarang, kita akan memberikan cara apa yang tidak boleh dilakukan dan harus Anda lakukan dalam menjual bisnis Anda. Beberapa pebisnis pemula yang tidak mengetahui dan malah melakukan hal yang seharusnya tidak dilakukan. Nah, dibawah ini akan ada beberapa hal, do’s dan don’t dalam berbisnis.

Don’ts:
Jangan lakukan sendiri

Menjual produk Anda adalah hal yang sangat sulit, Anda harus benar-benar membutuhkan orang atau konsultan bagaimana menjual produk yang baik. Tetapi opsi untuk berkonsultasi dengan konsultan adalah pilihan terakhir, karena selain membutuhkan dana yang mahal, Anda akan membutuhkan konsultan ketika bisnis Anda sudah cukup besar. Lalu, untuk opsi Anda harus merekrut karyawan adalah hal yang wajib. Usahakan karyawan tersebut mempunyai fokus dalam bagian penjualan. Dengan begitu, target penjualan yang ditetapkan pun dapat tercapai dan meraih hasil yang maksimal.

Jangan tergesa-tergesa

Ini juga penting, dalam strategi penjualan, jangan tergesa-gesa dalam memasuki pasar. Usahakan Anda sudah mempunyai strategi yang matang dan riset pasar yang kuat. Semakin kuat riset pasar Anda dan strategi penjualan, semakin besar pula kemungkinan produk Anda akan laku di pasaran. Dengan memilih strategi pemasaran yang tepat maka Anda akan mendapat keuntungan yang besar dari penjualan produk.

Jangan sembunyikan kelemahan Anda

Aneh bukan? Tetapi konsumen akan dapat dengan mudah membandingkan mana perusahaan atau bisnis yang tidak hanya menonjolkan kelebihannya. Tetapi bukan berarti Anda mengumbar kelemahan Anda, dengan menunjukkan produk yang baik, konsumen akan dapat dengan mudah membandingkan apakah produk Anda ini memang layak atau tidak.

Jangan sembunyikan cerita Anda

Apakah Anda pecaya bahwa pembeli akan melihat bagaimana bisnis Anda telah berkembang atau cerita dibalik bisnis Anda. Semakin menarik dan semakin ‘banyak’ masalah dari bisnis Anda, maka pelanggan Anda akan datang dengan sendirinya. Anda pasti senang kan membeli barang dari perusahaan yang dulunya sempat bangkrut atau ada cerita menarik misalnya ternyata barang tersebut sangat laku di luar negeri.

Do!:
Anda tahu nilai Anda

Sebelum mengeluarkan produk, usahakan Anda tahu bagaimana nilai dari produk Anda tersebut. Jangan sampai Anda menjual barang yang memang tidak layak untuk dijual. Maka dari itu Anda membutuhkan riset untuk melihat kualitas dari barang Anda tersebut.

Anda tahu rencana kedepan

Setelah Anda menjual produk Anda, Anda harus tahu apa rencana kedepan selanjutnya. Apakah Anda ingin mengeluarkan produk kembali, atau Anda menghentikan penjualan dari produk tersebut. Anda harus mencoba membuat rencana selama satu bulan atau satu tahun kedepan agar Anda dapat mempersiapkan tim secara matang.

Anda harus meminta restu keluarga

Ini adalah hal sederhana yang harus Anda lakukan. Anda harus mendapatkan restu dari keluarga. Keluarga adalah segala-galanya. Anda bisa memegang bisnis ini, ‘family come first, business come second’

Anda harus networking

Setelah Anda mendapat restu keluarga, yang kemudian harus Anda lakukan adalah jangan sampai networking Anda terputus. Anda tidak boleh berhenti belajar dan mengeruk pengalaman dari orang yang sudah sukses. Anda bisa bertanya, apa tips sukses dan apa tips untuk menghindari hal-hal buruk yang mungkin bisa terjadi.

 

Sumber: studentpreneur.co