Cara Menghitung Karat Dan Tingkat Kemurnian Emas

By on February 28, 2017 | Artikel ini Sudah di baca 426 kali

Investasi Emas – Apakah yang dimaksud dengan karat? Karat adalah satuan untuk menyatakan kadar emas dalam suatu benda yang terbuat dari emas. Karat berbeda dengan berat. Kian tinggi kadar emas suatu benda maka harganya akan kian mahal. Satu gram emas 22 karat lebih mahal dibanding emas 18 karat. Untuk satuan berat negara Indonesia menerapkan satuan metric gram (gr) dan kilogram (kg). Satuan berat tersebut berbeda-beda di tiap-tiap negara, sebagai contoh di Amerika dan Negara-negara Eropa mereka memakai satuan oz.

Konversi satuan berat oz ke gram
1 oz = 31,10347689 gr
1000 gr = 32,1507465 oz

Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) no : SNI 13-3487-2005 standar karat emas dapat ditentukan seperti di bawah ini :

Karat /Tingkat kemurnian

24 K 99.00% -99.99%
23 K 94.80% -98.89%
22 K 90,60% -94,79%
21 K 86,50% -90,59%
20 K 82,30% -86,49%
19 K 78,20% -82,29%
18 K 75,40% -78,19%

Misalnya Anda memiliki emas seberat 10 gr -22K artinya Anda mempunyai : 22 / 24 dikali 10 gr = 9,1 gr emas murni. Sisa 0,9 gr merupakan bahan campuran yang menjadikan nilai emas Anda 22 K. Semakin rendah karat emas, semakin banyak logam campuran yang ada di dalamnya. Pada perhiasaan 18 K campuran tersebut dapat berbentuk perak dan atau tembaga. Inilah yang membuat harga emas dengan karat dibawah 24K berbeda antara satu toko dan toko lainnya,

Rumus menghitung berat emas murni berdasarkan karat :
Karat emas / 24 x berat emas = berat emas murni, tergantung pula bagaimana toko menaksir kadar emas. Kebanyakan jika menggunakan campuran perak, maka harga emas akan lebih mahal dibanding jika menggunakan logam lain. Standar karat pada perhiasaan pada umumnya berkisar pada 18 K -22 K. Hal ini dimaksudkan supaya perhiasan emas tak gampang rusak, sebab emas murni mempunyai tingkat kelenturan yang tinggi. Emas murni sebenarnya mudah patah atau rusak, maka dibutuhkan logam lain untuk memperkuat.

Bila Anda memiliki kalung emas seberat 5 gr -18 K, bagaimanakah cara Anda mengetahui bahwa kalung tersebut memang mengandung emas murni seberat 3,75 gr? Di sini Anda akan menjumpai kesulitan. Tidak ada jaminan kepastian bahwa memang benar emas yang terkandung telah sesuai dengan ketentuan dari Standar Nasional Indonesia. Rata-rata perhiasan emas 18K tak memiliki sertifikat yang menjamin keaslian serta kadar emas yang terkandung di dalamnya. Dampak dari tidak adanya sertifikat adalah bisa saja sewaktu Anda hendak menjual kembali, Anda akan memperoleh harga yang jauh lebih rendah dengan alasan kadar emas perhiasan Anda tidak sama seperti yang Anda sampaikan. Anda tidak memiliki bukti yang kuat karena tidak adanya sertifikat.

Sementara itu emas logam mulia adalah emas 24K (.9999) yang telah disertai dengan sertifikat yang menyatakan spesifikasi dan keaslian produk. Sertifikat tersebut tak dapat dikeluarkan oleh perusahaan secara sembarangan, hanya badan pemurnian emas yang memegang akreditasi oleh 4 asosiasi pedagang emas logam mulia dunia yang berhak memurnikan dan mengeluarkan sertifikat keaslian.

Keempat asosiasi yang dimaksud adalah:
New York Mercantile Exchange (NYMEX), COMEX. Division
London Bullion Market Association (LBMA)
Dubai Multi Commodities Centre (DMCC)
Tokyo Commodity Exchange (TOCOM)

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty