Cara Mengetahui Legalitas dari Reksadana

By on July 2, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,887 kali

Cara Mengetahui Legalitas dari Reksadana

Seringkali seorang calon investor menanyakan tentang kelegalan suatu reksadana. Meskipun hal itu sudah sering kali dijelaskan, namun pertanyaan seperti itu sangatlah wajar menyadari semakin bertambahnya pendapatan sehingga banyak orang diluar sana yang ingin mengembangkan uang mereka. Akan tetapi sayangnya aksi penipuan berkedok investasi sekarang ini cukup agresif dan lebih menarik apabila kita bandingkan dengan jenis investasi yang legal. Lebih menariknya lagi adalah dengan memberikan janji penawaran keuntungan mencapai beberapa persen bahkan hingga belasan persen tiap bulannya. Nah, sementara untuk di reksadana sendiri tidaklah demikian. Karena reksadana paling tidak hanya mengindikasikan saja, itupun untuk jenis reksadana yang terproteksi saja. Alhasil banyak orang yang lebih mengenal suatu produk ilegal dan akhirnya tertipu serta menjadikannya berpandangan negatif terhadap semua jenis produk investasi.

Oleh karena itu, artikel ini akan membahas bagaimana mengetahui suatu investasi khususnya reksadana itu apakah legal atau tidak. Selain itu disini juga akan kami kenalkan hotline yang biasa di sediakan regulator untuk menjawab dan membantu dalam mengetahui kelegalan investasi reksadana. Pada dasarnya perbedaan yang bisa kita lihat sebagai indikatornya yaitu adakah keuntungan yang dijanjikan itu secara pasti. Sebab hampir semua jenis investasi yang legal maka tidak bisa menjanjikan suatu keuntungan secara pasti dengan pengecualian apabila telah disebutkan pada prospektusnya. Disini hanya terdapat pada obligasi serta reksadana terproteksi, itupun sebenarnya hanya boleh diindikasikan. Maksudnya saat pelaksanaannya bisa saja lebih rendah ataupun lebih tinggi. Berbicara mengenai aspek legalitas, untuk saat ini sudah disediakannya hotmail yang akan memudahkan dan juga dengan adanya website yang bisa membantu anda dalam pemantauan yang dilakukan pada kinerja reksadana. Nah, untuk mengetahuinya apakah reksadana tersebut legal apa tidak sebenarnya terdapat 4 aspek yang bisa dijadikan bahan pertimbangan.

  • Manajer investasi dari perusahaan tersebut juga harus legal
  • Jenis produk reksadana disana juga harus terdaftar
  • Apabila penjualan dilakukan melalui agen, maka agen penjual / perusahaan tersebut harus sudah memiliki perizinan.
  • Apabila melalui wakil agen, maka juga harus memiliki perizinan.

Sebenarnya walupun dijual langsung melalui agen ataupun langsung secara personal maka yang melakukan tersebut haruslah mempunyai izin dari WAPERD . Untuk saat ini izin WAPERD tidaklah melekat pada perseorangan, maksudnya apabila seseorang telah mempunyai izin dari WAPERD namun tidak bekerja di Manajer Investasi maupun pada bank suatu agen penjualan, maka tetap saja tidak bisa melakukan penawaran reksadana. Sehingga suatu reksadana yang dapat dikatakan legal apabila penjualannya dilakukan secara langsung oleh sang Manajer Investasi.

Untuk pengembangan pelayanan dengan adanya website , sebenarnya sudah terbilang bagus, namun hal ini baru dikembangkan beberapa waktu terakhir. Sehingga alhasil masih terdapat sebagian data yang kurang begitu update khususnya pada bagian wakil agen penjualan. Kekurangan ini masih dalam tahap wajar karena mengingat banyaknya orang yang memegang surat perizinan dari WAPERD sangatlah banyak bahkan mencapai puluhan ribu. Selain itu update informasi dari manajer investasi maupun bank memang sangatlah diperlukan supaya bisa mempermudah pengguna layanan tersebut. Hal tersebut tentu menjadi PR untuk pihak yang memiliki wewenang agar website yang disediakan tersebut untuk kedepannya lebih berkualitas dan mampu menjawab pertanyaan masyarakat mengenai kelegalan suatu investasi. Untuk poin yang terakhir tadi mengenai perizinan wakil agen apabila belum disertakan pada website pelayanan maka anda bisa meminta langsung untuk menunjukkan surat izin dari yang bersangkutan