Cara Mencegah Inflasi Menggerus Keuangan Kita

By on January 11, 2017 | Artikel ini Sudah di baca 146 kali

Perencanaan Keuangan – Inflasi  menjadi momok bagi setiap pemilik uang, dalam jumlah besar maupun kecil, dari kalangan pengusaha maupun pekerja di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Sebab inflasi atau kenaikan harga barang dan jasa, menyebabkan kenaikan biaya sehingga akan menggerus uang Anda.

Pekan ini (3/1), Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi selama 2016 mencapai 3,02%, lebih rendah dari inflasi tahunan pada 2015 sebesar 3,35%.

Selama 2016, tiga komoditi penyumbang inflasi ialah cabai merah, rokok kretek filter, dan bawang merah. Sedangkan di tahun sebelumnya, beras, rokok kretek filter, dan bawang merah. Tampak rokok selalu menyumbang inflasi sehingga pantas Anda hemat dengan mengurangi konsumsinya.

Berikut ini 10 komoditas penyumbang inflasi yang telah menggerus uang Anda selama 2015 dan 2017, dan perlu Anda hemat di tahun ini.

captureinflasi

*Data BPS

Menghemat pengeluaran sekaligus menjaga agar uang Anda tak tergerus inflasi di tahun  merupakan langkah keuangan yang mesti dilakukan tahun ini. Maklum, proyeksi inflasi tahun 2017 ini lebih tinggi dari 2016, yakni sebesar 4%, seperti tertulis di APBN 2017. Ini berarti, kenaikan harga tahun ini diperkirakan lebih tinggi dari tahun lalu.

Di awal Januari, sejumlah tarif dan harga pelayanan publik sudah naik. Ini jelas akan mempengaruhi isi kantong Anda. Check di sini apa saja tarif dan layanan yang naik mulai Januari.

Anda mungkin tidak dapat menghentikan laju inflasi tahun ini. Namun Anda bisa membuat strategi untuk menyiasati agar uang berkembang lebih besar dari laju inflasi. Pahamilah bagaimana inflasi tersebut mempengaruhi daya beli Anda, dan mulailah membangun strategi efektif untuk dapat melindungi keungan Anda.

Berikut ini 4 cara mudah untuk mengatasi inflasi agar nilai uang Anda tak tergerus, tapi bisa berkembang melebihi inflasi.

Berinvestasi

Investasi adalah salah satu cara terbaik untuk melindungi uang Anda dari efek inflasi. Dengan berani mengambil resiko dan menempatkan uang Anda dalam investasi di saham dan obligasi, uang Anda akan tumbuh lebih cepat dibandingkan Anda menaruh uang di rekening bank dalam bentuk tabungan dan deposito.

Mulailah lebih memperhatikan berita dan tren keuangan sehingga Anda tidak tertipu dengan investasi yang tidak bertanggung jawab.

Jika Anda tidak bisa mengendalikan sendiri investasi Anda di saham dan obligasi, Anda bisa mempercayakannya ke manajer investasi dengan membeli produk investasi dalam jangka menengah dan panjang. Pilihlah produk reksadana yang memberikan keuntungan tinggi, namun dikelola oleh manajer investasi yang kredibel dan berpengalaman.

Cicilan dengan Suku Bunga Tetap

Ketika inflasi tinggi datang, ini adalah musuh terbesar bagi Anda yang memiliki cicilan kredit. Sebab bank akan menaikkan bunga kredit sehingga cicilan Anda akan ikut naik. Sebab itu penting bagi Anda untuk memilih cicilan tetap agar tidak terkena imbas dari kenaikan inflasi.

Cicilan tetap ini bisa Anda dapatkan dari kredit tanpa agunan atau kredit dari bank syariah. Nilai cicilan Anda akan tetap hingga cicilan berakhir. Jika Anda telah memiliki cicilan di bank konvensional atau bank umum, untuk membeli rumah misalnya,  tidak ada salahnya Anda pertimbangkan untuk dipindahkan ke bank syariah untuk mengantisipasi inflasi.

Hidup Hemat

Strategi melawan laju inflasi juga bisa dilakukan dengan meminimalkan pengeluaran Anda alias berhemat.  Jagalah pengeluran Anda dengan berbagai cara. Misalnya Anda lebih memilih menggunakan transportasi umum daripada menggunakan mobil pribadi untuk pergi ke kantor. Atau Anda menggunakan kartu kredit untuk mendapatkan diskon saat membeli BBM sehingga Anda bisa menghemat pengeluaran Anda untuk membeli BBM agar Anda mendapatkan poin reward atau diskon. Atau, jika memungkinkan, membawa makan siang dari rumah daripada makan di kantin kantor.

Terbukalah dalam Pilihan

Seperti motto seorang pramuka, Anda harus selalu bersiap. Maksudnya, Anda selalu mempunyai rencana B ketika situasi memburuk. Aturlah anggaran pendapatan dan pengeluaran Anda dengan bijak agar keuangan keluarga Anda tetap stabil.

Jika anda terbuka dalam pilihan keuangan, Anda bersikap terbuka untuk mengubah pengelolaan keuangan. Misalnya mengubah gaya hidup demi menghemat pengeluaran dalam jangka waktu tertentu. Atau segera mengurangi aset Anda seperti menjual mobil untuk membayar utang kartu kredit.

Empat cara mengatasi inflasi di atas mudah diterapkan, namun mungkin sulit bagi sebagaian lainnya. Semua tergantung pada disiplin dan usaha keras Anda. Selamat melindungi dan mengembangkan uang Anda!!

 

 

Oleh: Umar Idris

Artikel ini dipersembahkan oleh HaloMoney

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty