Cara Membaca Fundamental dalam Ber-Trading Forex

By on July 1, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,049 kali
investasi forex

Cara Membaca Fundamental dalam Ber-Trading Forex

Mungkin sebagian dari kita sebenarnya masih belum bisa mengungkapkan trading yang kita lakukan secara dinamis. Entah dikarenakan belum bisa mengikuti arah pasar atau belum bisa melihat volaitlitas pasar yang terkadang cenderung fluktuatif karena terpengaruhi oleh fundamental. Oleh karena itu kali ini akan kami informasikan tentang suatu indikator-indikator ekonomi dan juga bagaimana cara membacanya dengan lebih mudah yang pada dasarnya sudah mewakili berita penting yang lain. Seorang trader diharapkan mampu memahami isi daripada suatu data rilis sehingga bisa mereka dapat berbuat dinamis di dalam sebuah pasar forex.

Umumnya ada banyak artikel penting fundamental yang bisa kita pelajari, bahkan semuanya menggunakan bahasa indonesia sehingga mudah untuk dipahami. Berikut ini ada beberapa berita ekonomi dan juga keterangan singkat maupun pengaruhnya kepada nilai mata uang yang perlu anda simak.

Apa penjelasan Indikator fundamental itu? suatu berita ekonomi yang bisa berpengaruh terhadap pergerakan dari mata uang dunia. Untuk mencapai keberhasilan pada dunia trading forex maka perlu memahami dan juga mengerti cara membaca suatu berita tentang ekonomi forex untuk analisa fundamental.

Untuk itu mari kita memperlajari cara untuk membaca suaaatu berita tentang ekonomi forex serta pengaruhnya. Misalnya unemployment change, inni dalah indikator yang bisa digunakan untuk mengukur jumlah pengangguran pada bulan lalu, apabila jumlah Unemployment change di amerika mengalami kenaikan maka dipastikan nilai dari mata uang USD juga mengalami penurunan.

Belajar menganalisa fundamental sendiri sebenarnya mempunyai banyak pola untuk menentukan “entry” sebab berita yang dikeluarkan dapat secara signifikan mempengaruhi seperti retrace atau berjangka. Diperlukannya wawasan luas untuk menjadi seorang fundamentalis agar dapat memperoleh suatu data perdagangan dan perekonomian. Sebenarnya istilah daripada fundamental sangatlah perlu untuk dipahami calon investor forex. Untuk melakukan analisis suatu berita trading forex, sebenarnya dari beberapa berita tersebut sangat berpengaruh akan bergeraknya nilai mata uang. Oleh karena itu disini ada beberapa istilah yang biasa digunakan dalam fundamental forex yang hampir selalu keluar dan perlu untuk anda ketahui:

  • RBA (Reserve Bank of Australia) ini merupakan suatu kebijakan untuk mengubah suku bunga dari bank central Australia.
  • GPD (Gross Domestic Product) ini merupakan informasi yang berpengaruh terhadap arus dari mata uang masing-masing negara dari GDP.
  • Retail Sales ini merupakan penjualan suatu barang yang mana dapat berpengaruh terhadap daya jual konsumen.
  • Commodity Prices ini merupakan indikator yang dapat mengukur nilai suatu pertumbuhan dari harga ekspor komoditi.
  • PMI ini adalah suatu indeks gabungan atas 5 indikator utama, yaitu tingkat persediaan, order, produksi, tenaga kerja dan pengiriman. Jika dari indeks angkanya di atas 50 maka industi mengalami suatu ekspansi, namun jika dibawah 50 maka industri mengalami kontraksi. Memang suatu indeks itu dinilai sebagai salah satu indikator tepenting serta terbaik untuk mengukur suatu tingkat produksi. Selain itu indeks juga bisa mendeteksi adanya inflasi dan aktivitas industri.
  • PHS (Pending Home Sales) ini merupakan suatu indikator yang bisa digunakan untuk menghitung pertumbuhan dari pemesanan sebuah rumah di suatu wilayah negara.
  • Nonfarm ini merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur tingkat produksi nasional atas jasa dan barang selain di sektor pertanian.
  • Unemployment Claims ini merupakan indikator yang dapat digunakan untuk menghitung orang yang tidak mendapat asuransi pengangguran saat pertama sampai minggu lalu.
  • CPI (Consumer Price Index) ini merupakan suatu indikator untuk mengukur kenaikan atas jasa dan barang yang dibebankan pada konsumen. Dari kenaikan tersebut bisa memicu naiknya inflasi yang akhirnya perlu mengimbanginya dengan cara menaikkan nilai suku bunga.
  • Import Price index ini merupakan indikator untuk menghitung besarnya presentasi inflasi atas barang import.
  • Prelim UoM Consumer ini merupakan indikator untuk menghitung suatu indeks gabungan atas dasar survey.