Bursa Saham Asia Melemah di Awal Bulan Juni 2013

By on June 3, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,561 kali

Bursa Saham Asia Melemah di Awal Bulan Juni 2013

Bursa saham Asia melemah tajam pada hari pertama perdagangan Juni 2013, mengikuti melemahnya Wall Street pada penutupan perdagangan pekan lalu. Investor sedang menunggu survei manufaktur HSBC China untuk menentukan arah pasar saham selanjutnya.

Dikutip dari CNBC, Senin 3 Juni 2013, para investor saat ini fokus menunggu China Purchasing Manager’s Indexs (PMI) Mei 2013. Survei HSBC dan PMI akan menentukan arah perdagangan di pasar saham.

Sementara itu, di bursa Wall Street mendapatkan kerugian terbesar pada penutupan perdagangan Mei 2013 akibat aksi ambil untung.

Indeks Nikkei Jepang memperpanjang koreksi dalam enam pekan terakhir. Nikkei dibuka melemah tiga persen dan saat ini berada di level 13.389,65.

Pelemahan indeks Nikkei karena berbagai perusahaan menahan rencana investasi dan menyoroti keterbatasan kebijakan stimulus Perdana Menteri Shinzo Abe.

Selain itu, investor akan melihat apakah mata uang yen tetap akan melemah terhadap dolar AS, sehingga akan menguntungkan eksportir Jepang. Namun, jika menguat, akan merugikan perusahaan Jepang.

Semnetara itu, indeks ASX 200 Australia juga melemah 0,44 persen di level 4.904,90. Data penjualan ritel lokal Mei 2013 yang akan dirlis memberikan gambaran kepada investor terkait kesehatan konsumen Australia.

Sentimen konsumen pada bulan lalu memburuk tajam, dan menimbulkan tantangan bagi bank sentral untuk memangkas suku bunga ke rekor terendah.

Indeks Kospi di Korea Selatan juga melandai 0,42 persen di level 1.992,69. Investor Korea mengambil posisi nyaman untuk mengambil rehat sejenak di tengah melemahnya bursa saham Asia dan Wall Street. (Iwan Kurniawan, VivaNews)