Bursa Asia Terinspirasi Rekor Wall Street

By on May 6, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,446 kali

Bursa Asia Terinspirasi Rekor Wall Street

Saham-saham Asia bangkit di awal pekan ini. Investor bersemangat dengan laporan data tenaga kerja Amerika Serikat yang di akhir pekan lalu mendorong Wall Street ke rekor terbaik sepanjang sejarah.

Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang menanjak 0,5%. Indeks utama Australia melompat lebih dari 1% dan indeks acuan Korea Selatan terangkat 0,7%.

Bursa Jepang sendiri libur hari ini dan akan buka lagi besok.

Kenaikan indeks Asia terdorong oleh data tenaga kerja AS di bulan April yang melesat lebih dari perkiraan. Alhasil, rilis data yang terbit Jumat lalu ini meredakan kecemasan investor akan perlambatan AS.

Namun sebenarnya, data AS lainnya termasuk survei sektor jasa tidak terlalu bagus. Karenanya, investor berspekulasi bahwa Federal Reserves akan terus melakukan pembelian aset.

“Kita melihat data tenaga kerja April berhubungan dengan data lain yang mendukung Fed melanjutkan program pembelian asetnya. Pasar tenaga kerja dan tren inflasi cukup lunak untuk mengurangi kemungkinan penurunan pembelian aset, namun cukup untuk mencegah Fed menambah laju pembelian asetnya,” kata laporan riset Barclays Capital.

Dara itu juga mengangkat imbal hasil alias yield surat utang AS (U.S Treasury). Dengan demikian, dollar akan menguat terhadap yen yang memiliki yield rendah. Jumat lalu, dollar reli lebih dari 1% terhadap yen ke level 99,11 yen. (Rika Theo, Kontan)