Bisnis Rental Mobil Dengan Dana Terbatas

By on November 26, 2014 | Artikel ini Sudah di baca 2,998 kali
Bisnis Rental Mobil

Anda tentunya menyadari bahwa di bulan desember ini menjelang hari libur natal dan tahun baru, bisnis yang cukup ramai menuai pelanggan adalah persewaan mobil. Ya, bisnis persewaan mobil memang memiliki prospek yang cukup menarik dan menjanjikan. Namun, resiko yang ditanggung juga cukup besar lantaran modal yang dikeluarkan pun besar.

Kebanyakan orang memulai bisnis rental mobil dengan membeli mobil dari dana pribadi dengan sistem kredit. Harapannya, mereka hanya perlu membayar uang muka dan hasil dari menyewakan itulah yang akan disalurkan untuk membayar cicilan setiap bulannya, sebelum menjadi keuntungan bersih. Namun, jika tidak dibarengi dengan strategi pemasaran yang bagus, harapan ini akan musnah yang lantas berujung kepada aksi gulung tikar alias bangkrut.

Hal inilah yang membuat banyak orang ketakutan dan tidak bernyali untuk mengeluarkan modal besar membeli mobil demi mendanai bisnis rental mobil ini. Padahal, ada cara-cara tersendiri untuk mengelola bisnis ini dengan biaya yang relatif kecil. Penasaran? Yuk simak beberapa tips DompetPintar.com berikut :

Pergunakan mobil orang lain

Jika saat ini Anda tidak memiliki moil atau hanya memiliki satu mobil, cobalah untuk mengajak relasi atau saudara Anda yang memiliki mobil atau dana lebih untuk ikut membangun bisnis rental ini bersama Anda. Ajukan model kerjasama revenue sharing, dimana Anda berbagi keuntungan dari persewaan mobil kepada partner bisnis Anda. Misalkan saudara Anda memiliki mobil yang jarang dipergunakan sehingga daripada terus bertengger di garasi, saudara Anda dapat memanfaatkannya untuk mendulang uang. Jika dalam sebulan mobil tersebut disewa selama 15 hari dengan harga sewa Rp 300.000 per hari, maka dalam sebulan mobil tersebut menghasilkan dana sekitar 4,5 juta. Dengan skema bagi hasil 70 : 30 untuk pemilik mobil, maka saudara Anda dapat menghasilkan uang senilai Rp 3.150.000. Sedangkan Anda akan mendapatkan Rp 1.350.000 untuk usaha marketing dan operasional.
 
Pilih Mobil Favorit

Tidak dapat dipungkiri, mobil yang paling laku di semua persewaan mobil adalah Avanza dan Xenia. Untuk itu, bekerjasamalah dengan rekan-rekan yang telah memiliki mobil jenis ini untuk disewakan karena akan memperbesar kemungkinan laku untuk disewakan.

Strategi Marketing

Jika Anda telah memiliki banyak rekanan penyedia mobil, yang harus Anda pikirkan berikutnya adalah strategi marketing. Bagaimana supaya bisnis Anda dikenal banyak orang sehingga jika siapa saja yang membutuhkan jasa sewa mobil di kota Anda akan menghubungi Anda dan bukan orang lain. Salah satu cara tradisional adalah membuat kartu nama, brosur dan menyebarkannya di berbagai tempat di kota Anda seperti agen travel, terminal, dan di berbagai tempat komunitas lainnya. Namun, mulailah menggunakan jasa internet untuk memasarkan produk Anda. Buatlah website mengenai usaha rental mobil Anda tersebut, dan mulailah bergerilya di berbagai situs komunitas ataupun turistik (TripAdvisor, Lonely Planet) untuk menyebarkan informasi mengenai jasa Anda.

Asuransi

Untuk menghindari resiko-resiko yang mungkin terjadi, mintalah kepada pemilik mobil untuk mengasuransikan mobil mereka masing-masing. Karena mobil nantinya akan dipergunakan oleh orang lain, jangan pergunakan hanya asuransi pribadi karena klaim akan dibatalkan jika diketahui pada saat terjadinya kecelakaan/pencurian yang sedang mengendarai mobil bukanlah pemegang polis. Akan lebih baik jika asuransi yang diambil adalah asuransi khusus untuk perusahaan rental mobil.

Pilih Sopir yang Berpengalaman

Jika Anda berencana untuk menyediakan jasa sopir, sebisa mungkin pilihlah sopir yang memiliki pengalaman dengan mesin, tahu jalan serta tidak ugal-ugalan. Dengan demikian, mobil akan lebih terawat serta konsumen pun puas.

 

 

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.