Bisnis Investasi Properti Bukan Bisnis yang Instan

By on January 26, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 3,449 kali

Bisnis Investasi Properti Bukan Bisnis yang InstanInvestasi properti seringkali menimbulkan polemik di masyarakat yang sering dikatakan bahwa investasi jenis properti adalah sebuah investasi yang bisa dihasilkan keuntungannya secara instan. Mungkin sekilas dari berbagai pernyataan tersebut benar, namun yang harus diperhatikan adalah penghasilan instan yang seperti apa? Mungkin kalimat dari berbagai pernyataan yang menyebutkan bahwa bisnis properti ini bisa dihasilkan secara instan harus diklarifikasi agar pemahaman tersebut tidak menjadi luas kemana-mana. Karena yang kita ketahui saat ini adalah berinvestasi melalui properti ini perlu waktu banyak dan sebenarnya melalui berbagai macam proses yang cukup panjang. Bisnis properti ini akan bisa kita dapatkan secara instan jika kita sudah mengerti jalan dan berbagai proses yang harus kita lalui. Sesuatu hal yang sangat tidak mungkin jika kita bisa menjalankan suatu bisnis dengan cara yang sebelumnya kita ketahui namun bisa langsung kita rasakan keuntungannya dalam beberapa waktu saja.

Jika kita melihat sebuah contoh para bisnis properti salah satunya ada sosok cipto, beliau adalah dulunya seorang guru besar kemudian menjajaki bisnis properti sejak tahun 1990 dan berusian 23 tahun. Memang jika dilihat dari namanya tidak cukup kita kenal seperti entrepreneur properti besar seperti Ciputra, Trihatma, atau Rudy Margono. Cipto Sulistyo nama lengkapnya karirnya dimulai dengan menjadi seorang kontraktor dan kemudian hingga berjalannya waktu sekarang ini dia menjadi pemiliki dari Grup Nusuno. Pada saat dia menjadi entrepreneur pernah mengalami kerugian besar dengan munculnya krisis moneter pada tahun 1997 dengan kerugian mencpai 15 miliar, namun motivasinya menjadi seorang entrepreneur sejati akhirnya dia kembali bangkit untuk menekuni bisnis di bidang propertinya tersebut. Hingga sampai saat ini dia dikenal sebagai salah satu sosok inspirasi yang sukses besar dalam menjalankan bisnis propertinya, padahal bukan dari golongan keluarga pebisnis namun saat ini beliau bisa menjadi seorang businessman yang sukses di bidang investasi properti.

Melihat sosok Cipto tersebut tentunya kita bisa menyimpulkan bahwa ternyata menjalankan bisnis investasi properti tidak cukup instan seperti yang kita bayangkan. Tentunya cerita panjang tidak hanya terjadi pada Cipto saja, entrepreneur besar seperti ciputrapun juga demikian, beliau juga pernah mengalami masa-masa sulit untuk mencapai kejayaan seperti sekarang ini. Jika anda bisa mengambil kesimpulan dari cerita sosok Cipto tersebut harusnya bisa menjadi motovasi tersendiri agar anda bisa serius dan tekun jika memang bisnis properti adalah pilihan anda sendiri. Jangan menjadi seorang entrepereneur yang latah, dalam arti latah adalah seperti ini, ada seorang wirausaha yang sukses di bidang A kita akan mengikuti jejaknya kemudian di tengah jalan anda megalami kerugian dan dengan bersamaan kerugian anda tersebut ada si B yang mempunyai usaha dan sukses besar andapun mengikuti jejaknya pula. Maka yang terjadi jika anda menjadi seorang entrepreneur yang latah seperti ini tentunya sukses akan juga menghambat anda karena perjalanan yang anda lakukan adalah setengah-setengah. Lihat saja cipto dan para pebisnis properti lainnya memerlukan waktu yang cukup lama dan panjang juga.