Besar Resikonya, Tetapi Inilah Keuntungan Investasi Reksadana Yang Bisa Anda Dapat

By on July 2, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 299 kali

Investasi Reksadana – Banyak orang yang masih ragu untuk berinvestasi sebagai salah satu cara untuk berbisnis dan mendatangkan keuntungan finansial. Padahal investasi sekarang ini bisa dilakukan dengan modal yang cukup rendah dan mudah dilakukan karena sudah banyak perusahaan yang siap menjadi partner Anda dalam berinvestasi apapun bentuknya. Salah satu investasi yang kini makin banyak diminati adalah investasi reksadana. Bermain investasi reksadana memang harus siap menanggung resiko kerugian karena ada banyak faktor yang tidak bisa Anda kontrol. Tetapi resiko investasi juga diimbangi dengan keuntungan yang Anda bisa nikmati jika berinvestasi di lahan ini. (Baca: Investasi Reksadana Cocok untuk Usia Muda)

Tidak perlu ribet karena dikelola oleh manajemen profesional

Jika Anda berpikir berinvestasi reksadana maka Anda harus melakukan semuanya sendirian, Anda salah. Beirnvestasi reksadana justru harus melalui suatu perusahaan yang dinamakan dengan Manajer Investasi yang telah memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menghimpun dana dari masyarakat (investor) lalu dikelola atau diinvestasikan di berbagai jenis instrument investasi seperti surat hutang, pasar mata uang, atau saham.

Manajer Investasi memang mengkhususkan perusahaannya untuk mengelola dana dari investor. Dalam berinvestasi, seorang investor tentu haru memantau kinerja dari perusahaan atau produk yang diinvestasikan padahal ada keterbatasan waktu dan tenaga. Oleh karena itu MI berfungsi sebagai mata dan telinga Anda untuk menganalisa harga efek serta akses informasi ke pasar modal. Inilah salah satukeuntungan investasi reksadana.

Meminimalisir resiko investasi

Keuntungan yang Anda dapat dari investasi memang bisa besar, tergantung dari resiko yang siap Anda tanggung. Semakin besar resiko yang Anda ambil semakin besar pula nilai return yang bisa Anda dapatkan. Dengan investasi reksadana, resiko itu bisa dibagi ke dalam beberapa instrument investasi. Dengan berinvestasi reksadana, MI akan menyalurkan dana Anda ke instrument investasi seperti pasar uang, obligasi, atau saham dengan besaran seseuai dengan jenis reksadana yang Anda pilih. Resiko investasi yang terbagi ini tentu akan lebih baik daripada harus menanggung resiko investasi secara individu. (Baca: Inilah Jenis Jenis Reksadana Yang Bisa Anda Pilih Sesuai Profil Anda)

Informasinya transparan

Keuntungan investasi reksadana selanjutnya adalah transparansi informasi yang wajib diberikan dan dipublikasikan kepada publik umumnya lewat surat kabar. Informasi yang diberikan meliputi perkembangan portofolio misalnya nilai saham secara berkelanjutan sehingga para investor dan MI dapat menganalisa resiko dan keuntungan. Selain mengumumkan Nilai Aktiva Bersih setiap hari, reksadana juga wajib melaporkan laporan keuangannya secara tahunan serta prospektus secara rutin sebagai bahan analisa bagi investor. Informasi yang mudah didapatkan dan terus di-update akan memudahkan investor dan MI dalam mengalokasikan dana investasinya sesuai dengan kinerja dari perusahaan tersebut.

Biaya investasi rendah

Reksadana merupakan wadah dari pengumpulan dana yang berasal dari masyarakat dan dikelola oleh Manajer Investasi yang berkompeten dan resmi. Oleh karena itu untuk bisa menjadi bagian dari investor suatu instrument investasi, biaya yang Anda keluarkan bisa kecil tergantung dari minimal yang menjadi kebijakan masing-masing MI atau agen penjual reksadana. Berinvestasi reksadana bahkan bisa dilakukan dengan modal Rp 100.000 bagi Anda yang pemula dan ingin mencoba bermain reksadana. Besar modal yang Anda tanamkan ini kemudian akan menentukan besar bagian keuntungan yang Anda terima saat pembagian keuntungan atau dividen. Oleh karena itu semakin besar dana yang Anda setorkan maka akan semakin besar nilai return, tetapi semakin besar pula resikonya. Pilihan ada sepenuhnya di tangan investor.