Bertrading atau Berinvestasi, Manakah yang Lebih Menguntungkan?

By on May 29, 2017 | Artikel ini Sudah di baca 470 kali

Edukasi – Hampir setiap orang memiliki tujuan hidup yang sama, membangun kekayaan finansial untuk masa depan. Mungkin Anda juga merupakan salah satunya. Lalu, apakah yang Anda lakukan untuk mencapai tujuan ini? Apakah mencari uang dengan bekerja? Atau dengan menabung? Rasanya menabung saja tidak cukup untuk dapat mencapai cita-cita Anda tersebut. Inflasi dapat mempengaruhi nilai dari mata uang. Misalnya saja Anda ingin membeli rumah seharga 50 juta. Untuk itu, Anda harus menabung selama 5 tahun. Namun ternyata harga rumah tersebut sudah naik menjadi 70 juta karena harga properti semakin naik dari tahun ke tahun.

Karena menabung dirasa kurang efektif, bagaimana kalau Anda mencoba pilihan yang lain? Bertrading atau berinvestasi? Ya, trading dan investasi adalah jalan keluar dalam melawan arus inflasi sekarang ini. Jika orang yang melakukan trading disebut dengan trader, maka orang yang melakukan investasi disebut dengan investor. Tetapi manakah yang ingin Anda pilih? Bertrading atau berinvestasi?

Sebelumnya Anda harus terlebih dahulu mengerti dasar dari bertrading dan berinvestasi, lalu kemudian menentukan mana yang lebih cocok untuk Anda. Masih banyak orang yang menganggap trading dan saham memiliki substansi yang mirip. Memang benar keduanya mirip, namun tentu ada pembeda diantaranya.

Berinvestasi dapat dikatakan sebagai kegiatan membeli salah satu instrumen saham, untuk kemudian disimpan dan dijual kembali dimasa mendatang. Prinsip dari investasi adalah Buy and Hold, jadi instrumen investasi ini disimpan dalam jangka waktu yang lama, bisa dalam hitungan bulan atau tahun. Strategi yang biasa dipakai dalam berinvestasi adalah memilih instrumen investasi yang berfundamental baik dan sehat tanpa memperdulikan fluktuasi harga. Dalam mengetahui manakah instrumen dan produk investasi yang berkinerja baik, investor selalu menggunakan analisis fundamental. Ketika butuh uang, investor akan segera menjual apa yang ia investasikan. Ada juga beberapa instrumen investasi yang menghasilkan penghasilan pasif.

Sedangkan bertrading dapat diartikan sebagai kegiatan membeli sebuah produk untuk kemudian dijual kembali dalam jangka waktu yang pendek. Prinsip yang dipakai dalam trading adalah Buy and Sell. Jadi trader tidak menyimpan produk tersebut terlalu lama untuk mendapatkan keuntungan yang jangka pendek. Trader biasanya memfokuskan diri ke potensi nilai produk tersebut dapat naik dalam waktu yang tepat. Kadang kesehatan dan kinerja produk tersebut juga diperhatikan, namun tidak dijadikan poin utama. Analisis teknikal adalah strategi yang biasa dipakai dalam bertrading.

Pemilihan dalah bertrading atau berinvestasi harus dibarengi dengan tujuan dan tingkat toleransi resiko yang Anda miliki. Dapat dikatakan jika trading ini lebih beresiko daripada investasi. Jika dengan bertrading Anda bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal, maka dengan berinvestasi Anda mempunyai keuntungan yang konsisten.

Incoming search terms: